Wartain.com – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) yang ke-156 pada tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial bagi pemerintah daerah, tetapi juga momentum refleksi penting bagi masyarakat luas. Perayaan yang khidmat ini diisi dengan berbagai kegiatan budaya guna memperkuat rasa kebersamaan di tengah dinamika zaman.
Di balik kemeriahan hari jadi tersebut, denyut nadi kehidupan warga di lapangan menyuarakan berbagai realitas sosial-ekonomi yang tengah dihadapi. Momen pertambahan usia kabupaten ini menjadi pengingat akan pentingnya pemerataan hasil pembangunan agar dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat lapisan bawah.
Salah satu warga Palabuhanratu, Bapak Albah (56), mengungkapkan curahan hatinya mengenai kondisi ekonomi masyarakat saat ini yang dirasakannya semakin menantang. Ia menilai bahwa perputaran roda usaha di tengah masyarakat sedang mengalami perlambatan yang cukup terasa dalam aktivitas harian.
“Kalau kayak sekarang ini kan keadaan usaha mah agak sepi, apa itu masalah ekonomi apa di mana, pokoknya keraslah kurangnya omset sehari-hari,” ujar Bapak Albah saat ditemui di lokasi kegiatan di Sukabumi., Kamis 10/09/2026.
Kendati demikian, di tengah himpitan tantangan ekonomi yang dirasakan, terselip secercah harapan besar dari warga terhadap masa depan daerahnya. Bapak Albah sangat mengharapkan adanya perubaha positif demi perbaikan taraf hidup masyarakat ke depannya.
“Jadi mudah-mudahan buat kedepannya, adalah perubahan. Semuanya juga mengharapkan, semoga Sukabumi ini semakin maju dan semakin jaya,” pungkasnya penuh optimisme.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
