Wartain.com || Arus mudik dari arah Jabodetabek tujuan Sukabumi dan sekitarnya, yang melewati tol Bocimi seksi 3 secara fungsional, terutama yang menggunakan kendaraan pribadi dengan mobil kecil terpantau mulai lengang memasuki sehari menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah atau H-1 Lebaran, Jumat 20/03/2026.
Berbeda dengan sehari sebelumnya, kendaraan yang keluar dari pintu tol sementara Karangtengah, dikabarkan padat merayap, dengan volume kendaraan 5-6 mobil per menit.
Kepada wartain.com, seorang pengendara asal Tangerang Selatan Ahmad Badrudin, di pintu keluar tol Karangtengah, menyampaikan mudik mendekati hari raya sengaja dipilih untuk menghindari kepadatan kendaraan di jalan tol Bocimi yang terkenal sangat macet, setelah keluar pintu tol Parungkuda sampai melewati pasar Cibadak.
“Lihat berita macet panjang kemarin di daerah Parungkuda sampai Cibadak, kami putuskan mundur, kami mulai perjalanan pada hari ini berangkat siang. Sekarang sudah masuk pintu tol Karangtengah menjelang sore, termasuk cepat karena jalan lancar, tidak terlalu macet,” kata Badrudin.
Ia menilai dibukanya secara fungsional tol Bocimi seksi 3 keluar Karangtengah, dianggap cukup membantu bagi kelancaran arus lalu lintas, sekaligus mempersingkat waktu perjalanan.
“Alhamdulillah, walaupun hanya beberapa kilometer dari Parungkuda, tapi cukup membantu kelancaran bagi pemudik, jadi Kami tidak lagi kena macet di Parungkuda dan Cibadak,” tambah warga Cireunghas, Kabupaten Sukabumi ini.
Sebelum ada tol Bocimi seksi 3, sebut Badrudin, dibutuhkan waktu sekitar 2-3 jam dari Parungkuda melewati Pasar Cibadak melalui jalan Nasional III. Saat ini dengan hadirnya layanan tol fungsional Bocimi seksi 3, pemudik hanya butuh waktu 10 menit saja dari Parungkuda sampai Karangtengah.
Senada, Herman pemudik asal Kota Bekasi mengungkapkan, keberadaan tol fungsional Bocimi seksi 3 dari Parungkuda ke arah Sukabumi lewat Karangtengah turut menghemat waktu dan jarak tempuh.
“Biasanya mau masuk dan keluar Parungkuda sampai pasar Cibadak selalu padat, sekarang pemudik yang melakukan perjalanan siang hari tidak perlu keluar pintu tol Parungkuda untuk menghindari kemacetan di area Pasar Cibadak, langsung saja keluar Karangtengah,” ungkap Herman.
Herman berharap pemerintah mempercepat konektivitas jalan tol dari Parungkuda ke Kota Sukabumi dan sekitarnya. Mengingat, jalan Nasional III Parungkuda melewati pasar Cibadak, di wilayah tersebut kerap terjadi kemacetan karena kepadatan kendaraan yang melalui jalan utama itu.
“Saya berharap, jalan tol Bocimi seksi 3 ini segera selesai, dan bisa dilewati oleh seluruh kendaraan yang menuju Sukabumi dan sekitarnya,” pungkas Herman.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
