Wartain.com || Objek wisata Curug Larangan yang terletak di Kampung Cisaar, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi primadona kunjungan wisatawan pada libur peringatan wafat Isa Al-Masih, Jumat (3/4/2026). Air terjun yang tersohor dengan keindahan alamnya ini terpantau dipadati pengunjung, baik dari masyarakat lokal Sukabumi maupun pelancong dari luar daerah yang ingin memanfaatkan hari libur nasional.
Keindahan aliran air yang jatuh di antara tebing batu eksotis menjadi daya tarik utama mengapa destinasi ini selalu ramai. Tak hanya menawarkan udara yang sejuk, Curug Larangan juga menyediakan berbagai spot foto estetik yang menjadi incaran para pencinta fotografi dan pengguna media sosial. Keasrian alam di Desa Girimukti ini dinilai mampu memberikan ketenangan bagi pengunjung yang ingin melepas penat dari rutinitas perkotaan.
Peningkatan volume kunjungan ini dikonfirmasi oleh warga setempat yang menyaksikan antusiasme wisatawan sejak matahari terbit. Wandi, salah seorang warga sekitar, menuturkan bahwa kepadatan arus lalu lintas menuju area curug sudah mulai terlihat sejak pagi hari.
“Hari ini dari pagi sudah banyak kendaraan yang keluar masuk, ramai sekali yang mau berwisata ke curug,” ujar Wandi saat ditemui di sekitar lokasi Kampung Cisaar.
Menurut Wandi, fenomena membeludaknya pengunjung ini sebenarnya bukan hal baru bagi warga Desa Girimukti. Curug Larangan memang telah menjadi tujuan favorit yang konsisten menarik minat massa setiap kali kalender menunjukkan tanggal merah.
“Tidak hanya hari ini saja, biasanya di setiap akhir pekan juga kondisinya sama, selalu ramai didatangi orang dari mana-mana,” tambahnya.
Hingga sore hari, arus kendaraan roda dua maupun roda empat masih terpantau memadati area parkiran. Pihak pengelola lokal pun terus bersiaga untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan. Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, Curug Larangan kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan dalam peta pariwisata Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
