26.7 C
Jakarta
Jumat, Mei 1, 2026

Latest Posts

TPT Ambruk di Bantaran Sungai Cisuda, Dua Rumah Warga Terdampak

Wartain.com || Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berada di bantaran Sungai Cisuda, tepatnya di Jalan Baros, Kampung Tugu RT 5/RW 4, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, dilaporkan runtuh pada Jumat (3/4/2026) sekitar dini hari. Kejadian ini mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan, serta sebagian aliran sungai tertutup material longsoran.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 WIB. Ia menyebut, kondisi struktur TPT yang sudah retak menjadi faktor utama penyebab ambruknya bangunan tersebut, diperparah oleh tekanan dari bangunan di atasnya serta rembesan air sungai.

“Struktur TPT sebelumnya sudah mengalami keretakan. Ditambah beban dari bangunan di atas serta rembesan air, akhirnya tidak mampu menahan tekanan dan runtuh,” ungkap Yoseph, Sabtu (4/4/2026).

Akibat kejadian ini, dua rumah warga mengalami kerusakan cukup signifikan. Satu rumah terdampak pada bagian dapur dan kamar mandi dengan ukuran kurang lebih 5×7 meter, sementara rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian dapur seluas sekitar 3×3 meter.

Selain merusak bangunan, longsoran material juga menutup sebagian aliran Sungai Cisuda. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi terjadinya banjir apabila tidak segera ditangani.

BPBD Kota Sukabumi langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan, serta berkoordinasi dengan sejumlah pihak, di antaranya Tagana Dinas Sosial, Babinsa, aparat wilayah, dan warga setempat.

“Data sementara, ada satu kepala keluarga dengan tiga jiwa yang terdampak, yakni keluarga Ibu Hj. Kakay Kartika. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” jelasnya.

Saat ini, kebutuhan mendesak di lokasi meliputi terpal, semen, serta material bangunan seperti batu dan pasir untuk penanganan lanjutan. Proses evakuasi material longsoran juga menjadi prioritas agar aliran sungai kembali normal.

“Penanganan harus segera dilakukan, terutama untuk membersihkan material yang menutup aliran sungai. Jika dibiarkan, berpotensi menimbulkan banjir dan membahayakan bangunan lain di sekitar,” pungkas Yoseph.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.