Wartain.com || Kabupaten Sukabumi terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para pelajar. Salah satu penyedia makanan dalam program ini adalah Dapur 99 Patuguran Yayasan Generasi yang berlokasi di Palabuhanratu. Pada Jumat (4/10/2025).
Dapur tersebut menyiapkan menu bergizi berisi nasi putih, tahu bulat, col water mayo, jeli coco, dan distiorade.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur 99 Patuguran, Pajar Nugraha, menjelaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab penuh terhadap produksi hingga distribusi makanan ke sekolah penerima manfaat. Ia memastikan seluruh sajian yang diberikan telah memenuhi standar gizi yang ditetapkan pemerintah.
“Secara teknis seluruh menu sudah sesuai standar gizi. Mungkin dari segi variasi belum terlalu beragam, tapi kandungan gizinya mencukupi kebutuhan siswa. Ini bukan soal kemewahan, tapi keseimbangan gizi,” ujar Pajar.
Dalam pelaksanaannya, anggaran program ditetapkan sebesar Rp10.000 per porsi untuk siswa SD kelas 4 hingga SMA, dan Rp8.000 per porsi untuk PAUD hingga kelas 3 SD. Setiap hari, Dapur 99 memproduksi 3.725 porsi makanan untuk 10 sekolah, yang terdiri atas enam SD, dua TK, satu PAUD, dan satu SMP.
Proses produksi dilakukan secara disiplin sejak tengah malam. “Kami mulai memasak pukul 12 malam, lalu pemorsian dilakukan pukul 03.00 dini hari. Pengiriman maksimal sejauh enam kilometer dan harus tiba di sekolah dalam waktu 20 menit. Makanan juga harus dikonsumsi paling lambat enam jam setelah diterima,” jelasnya.
Sebagai bentuk antisipasi, Pajar menyebut pihaknya telah memiliki prosedur penanganan darurat bila terjadi keracunan atau KLB pangan. Dapur 99 juga telah memiliki sertifikat kelayakan pangan, SLHS, dan sertifikat makanan sebagai jaminan mutu.
“Jika sampai ada kasus, kami akan telusuri sumbernya—apakah dari dapur, distribusi, atau faktor luar. Bila terbukti dari dapur, itu menjadi tanggung jawab saya sebagai kepala dan ahli gizi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pajar menuturkan bahwa komposisi gizi pada program MBG telah dihitung sesuai kebutuhan usia siswa. Energi yang diberikan untuk PAUD hingga SD kelas 3 mencapai 1.232 kkal, SD kelas 4–6 sebesar 1.848 kkal, dan SMP–SMA sebanyak 2.156 kkal. Proporsi protein, lemak, dan karbohidrat juga diatur agar seimbang sesuai standar gizi nasional.
“Kami berkomitmen menyediakan makanan yang aman, bergizi, dan tepat sasaran agar anak-anak tumbuh sehat serta siap belajar,” pungkasnya.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
