Wartain.com || Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus persiapan stratifikasi Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) yang berlangsung pada 13–17 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kesehatan, pihak sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan secara daring.
Mengusung tema “Sekolah Sehat, Generasi Kuat. Bersama Puskesmas Wujudkan UKS/M Berkualitas”, program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, menegaskan bahwa stratifikasi UKS/M tidak semata-mata berorientasi pada penilaian administratif, melainkan sebagai langkah strategis untuk memastikan standar layanan kesehatan di setiap sekolah dapat berjalan secara konsisten.
“Melalui stratifikasi ini, kami ingin memastikan seluruh sekolah memiliki standar pelayanan kesehatan yang jelas dan berkelanjutan. Ini penting untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat sejak dini,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan, peran puskesmas sangat krusial dalam mendampingi sekolah, mulai dari edukasi kesehatan, pembinaan lingkungan sekolah, hingga monitoring pelaksanaan program UKS/M. Sinergi antara tenaga kesehatan dan pihak sekolah dinilai menjadi kunci keberhasilan implementasi program tersebut.
Selain sebagai sarana sosialisasi, kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi antar puskesmas dalam menyamakan persepsi dan strategi pelaksanaan UKS/M di lapangan. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan setiap sekolah mampu mencapai strata tertinggi dalam indikator sekolah sehat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi optimistis, penguatan UKS/M yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas generasi muda.
“Investasi kesehatan di lingkungan sekolah adalah investasi jangka panjang. Kami ingin melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan produktif, sekaligus menjadikan Sukabumi sebagai contoh pelaksanaan UKS/M yang berkualitas,” pungkasnya.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
