Wartain.com || Upaya penanganan stunting di Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, dilakukan dengan cara yang tak biasa. Melalui inovasi Gerakan Sejati Wanci (Sedekah Jelantah dan Sampah Plastik Menjadi Nutrisi Warga Cikondang), limbah rumah tangga diolah menjadi sumber manfaat bagi kesehatan masyarakat.
Program ini mengajak warga mengumpulkan minyak jelantah dan sampah plastik untuk kemudian disetorkan ke Bank Sammi. Selanjutnya, limbah tersebut diolah dan dikonversi menjadi minyak goreng layak pakai yang hasilnya disalurkan ke Posyandu.
Lurah Cikondang, Aden Dendalaga, menjelaskan bahwa gerakan ini tidak hanya fokus pada pengurangan sampah, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya dalam upaya menekan angka stunting.
“Kami sudah mensosialisasikan ini kepada para Ketua RT dan RW. Kami mengharapkan sedekah jelantah dan sampahnya yang nanti akan dikelola oleh TP-PKK dan Posyandu,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Ia menambahkan, program ini diinisiasi oleh kader TP-PKK bersama Posyandu, dengan melibatkan berbagai pihak melalui kolaborasi pentahelix, termasuk akademisi dan Bank Sampah Sukabumi sebagai mitra pengolahan limbah.
Camat Citamiang, Aries, turut mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, pendekatan yang menggabungkan isu lingkungan dan kesehatan ini menjadi inovasi yang relevan di tengah tantangan masyarakat saat ini.
“Ini merupakan bukti bahwa warga Kecamatan Citamiang, khususnya Cikondang ingin mewujudkan masyarakat yang sehat, bersih dan sejahtera,” ucapnya.
Selain membantu mengurangi volume sampah, program ini juga membuka peluang pemanfaatan limbah menjadi sesuatu yang bernilai guna. Pemerintah setempat berharap gerakan ini dapat meningkatkan kesadaran warga sekaligus memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dengan pendekatan tersebut, Cikondang mencoba membuktikan bahwa persoalan lingkungan dan kesehatan bisa ditangani secara bersamaan melalui inovasi berbasis partisipasi warga.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
