26.7 C
Jakarta
Kamis, April 30, 2026

Latest Posts

Ekonomi Tumbuh 5,32 Persen, Pemkot Sukabumi Fokus Tekan Pengangguran dan Kemiskinan di 2027

Wartain.com || Pemerintah Kota Sukabumi mencatat sejumlah capaian positif pada indikator makro pembangunan sepanjang tahun 2025. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota yang digelar di Gedung Juang, Rabu (8/4/2026).

Dalam paparannya, Ayep Zaki mengungkapkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi mencapai 5,32 persen, melampaui rata-rata provinsi maupun nasional. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan menjadi 78,23.

Tak hanya itu, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 6,90 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 8,19 persen. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam meningkatkan kapasitas fiskal daerah.

“Salah satu tantangan yang dihadapi adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang tahun ini ditargetkan naik sebesar 8,98 persen,” ujarnya.

Untuk arah pembangunan ke depan, Pemerintah Kota Sukabumi telah menetapkan lima isu prioritas dalam perencanaan tahun 2027. Kelima fokus tersebut meliputi penurunan angka pengangguran, pengelolaan sampah berbasis modern, pengentasan kemiskinan, pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur publik, hingga pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Selain itu, terdapat pula sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian, di antaranya rencana operasional Tol Bocimi Seksi 3, penyiapan kawasan industri, serta optimalisasi pusat ekonomi baru di wilayah kota.

Ayep Zaki juga menyoroti potensi dampak dinamika global terhadap kondisi keuangan daerah. Ia berharap dukungan pemerintah pusat, khususnya dalam penyaluran dana transfer, dapat membantu menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Tantangan ke depan cukup besar, terutama akibat situasi global. Kami berharap dana transfer dari pemerintah pusat bisa segera terealisasi untuk menjaga stabilitas fiskal daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Bappeda Kota Sukabumi, Asep Supriadi, menjelaskan bahwa Musrenbang menjadi wadah untuk menghimpun aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya telah menampung sebanyak 316 usulan dari masyarakat, dengan 296 di antaranya direncanakan untuk direalisasikan. Dari jumlah tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang menjadi perangkat daerah dengan usulan terbanyak, yakni mencapai 168 program.

“Seluruh usulan tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp1,2 triliun,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.