26.7 C
Jakarta
Sabtu, Mei 23, 2026

Latest Posts

DPRD Kota Sukabumi Soroti Turunnya Transfer Dana dari Pemprov Jabar, Nilainya Disebut Jauh Menyusut

Wartain.com – Anggota DPRD Kota Sukabumi, Henry Slamet, menyoroti menurunnya alokasi bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi pada periode kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi. Menurutnya, nilai transfer yang diterima saat ini mengalami penurunan signifikan dibanding periode sebelumnya.

Henry menyebut, total bantuan keuangan yang diterima Kota Sukabumi dari Pemprov Jabar saat ini hanya sekitar Rp1,5 miliar. Angka tersebut jauh lebih kecil dibandingkan masa pemerintahan sebelumnya.

“Sekarang kita cuma menerima dana bantuan dari provinsi itu hanya Rp1,5 miliar dari Rp80 miliar di kepemimpinan Ridwan Kamil,” kata Henry, Sabtu (23/5/2026).

Ia menjelaskan, tren penyaluran bantuan keuangan dari pemerintah provinsi ke Kota Sukabumi memang terus mengalami perubahan dari satu periode kepemimpinan ke periode berikutnya.

Berdasarkan data yang disampaikan Henry, pada masa kepemimpinan Ahmad Heryawan, Kota Sukabumi menerima transfer dana sebesar Rp113 miliar.
Kemudian pada era Ridwan Kamil jumlah tersebut berada di angka Rp80 miliar, sementara pada periode Dedi Mulyadi turun menjadi Rp1,5 miliar.

Menurutnya, penyesuaian anggaran karena efisiensi masih dapat dipahami, namun besaran pengurangan dinilai terlalu tajam dan berdampak pada ruang gerak pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan.

“Kalau pun ada pengurangan jangan sampai Rp1,5 miliar banget. Idealnya meski karena efisiensi minimal Rp40 miliar atau Rp50 miliar-lah, jangan dari Rp80 miliar langsung turun ke Rp1,5 miliar supaya kita ada dana tambahan sedikit untuk program-program itu ada anggarannya,” ujarnya.

Selain menyinggung transfer keuangan, Henry juga menyoroti tidak adanya alokasi bantuan iuran BPJS dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi pada tahun ini.

Ia menyebut, pada tahun-tahun sebelumnya Kota Sukabumi masih mendapatkan dukungan pembiayaan dari provinsi, termasuk untuk sektor kesehatan.

“BPJS bantuan provinsi untuk Kota Sukabumi tahun ini tidak ada, biasanya kita dapat bantuan 40 persen kini tidak. Kita lebih memerlukan bantuan untuk orang sakit daripada ada program arak-arakan naik kuda seperti raja,” tutup Henry.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.