26.7 C
Jakarta
Minggu, Juni 7, 2026

Latest Posts

Inflasi Kota Sukabumi Lebih Rendah dari Jawa Barat dan Nasional, Pengendalian Harga Dinilai Efektif

Wartain.com – Kinerja pengendalian inflasi di Kota Sukabumi menunjukkan hasil positif. Pada Mei 2026, tingkat inflasi di Kota Sukabumi tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Barat maupun nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi bulanan atau month to month (mtm) Kota Sukabumi pada Mei 2026 berada di angka 0,14 persen. Sementara inflasi tahunan atau year on year (yoy) tercatat sebesar 2,88 persen.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Jawa Barat yang mencapai 0,24 persen secara bulanan dan 3,07 persen secara tahunan. Adapun inflasi nasional tercatat sebesar 0,28 persen secara bulanan dan 3,08 persen secara tahunan.

Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Sukabumi menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah pengendalian harga yang dilakukan pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan.

Meski demikian, tekanan inflasi pada Mei lalu tetap terjadi akibat kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, terutama cabai merah dan bawang merah. Kenaikan harga kedua komoditas tersebut dipengaruhi faktor musiman menjelang dan saat peringatan Hari Raya Iduladha.

Selain itu, gejolak harga energi di tingkat global juga turut memberikan kontribusi terhadap kenaikan harga barang dan jasa di daerah.

Di sisi lain, tren penurunan harga emas dunia dinilai turut membantu menahan laju inflasi sehingga tidak mengalami kenaikan yang lebih tinggi.

Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat koordinasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Berbagai program juga terus digulirkan, mulai dari gerakan pangan murah, pemantauan harga kebutuhan pokok secara berkala, hingga penguatan sinergi lintas sektor dalam menjaga ketersediaan pasokan.

Langkah-langkah tersebut dinilai berperan dalam menjaga inflasi Kota Sukabumi tetap terkendali di tengah berbagai tekanan ekonomi dan fluktuasi harga komoditas yang terjadi sepanjang Mei 2026.

Capaian ini sekaligus menjadi indikator bahwa stabilitas harga di Kota Sukabumi masih relatif terjaga, sehingga daya beli masyarakat dapat dipertahankan di tengah dinamika perekonomian nasional maupun global.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.