Wartain.com – Kemunculan seekor monyet ekor panjang di kawasan permukiman warga menghebohkan penghuni Perumahan Sukaraja Indah Regency, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Rabu (10/6/2026) pagi. Satwa liar tersebut bahkan sempat masuk ke dalam rumah warga hingga membuat penghuni panik.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, pemilik rumah bernama Yudi Irwanda tengah membersihkan rumahnya. Tanpa diduga, ia melihat seekor monyet berada di sekitar tembok rumah dan bergerak menuju area dapur.
Komandan Regu Posko VI Sukaraja Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, Ade Feri, mengatakan awalnya pemilik rumah hanya melihat bayangan bergerak di sekitar bangunan. Namun setelah diperiksa, ternyata bayangan tersebut merupakan seekor monyet liar.
“Ketika didekati warga, monyet itu menunjukkan perilaku agresif dengan menyeringai seperti hendak menyerang, sehingga pemilik rumah memilih menjauh dan meminta bantuan petugas,” ujar Ade.
Diduga satwa bernama latin Macaca fascicularis itu tertarik masuk ke lingkungan rumah karena mencium aroma makanan dari dapur. Dalam kondisi kebingungan, monyet tersebut kemudian berpindah ke kamar mandi.
Melihat kesempatan tersebut, pemilik rumah segera menutup pintu kamar mandi untuk mencegah hewan itu berkeliaran ke area lain sambil menunggu petugas datang ke lokasi.
Menerima laporan warga, petugas Damkar Posko VI Sukaraja langsung melakukan evakuasi. Proses pengamanan berlangsung tanpa kendala dan monyet berhasil diamankan dalam kondisi selamat.
Menurut Ade, kemungkinan besar monyet tersebut merupakan satwa liar yang terpisah dari kelompoknya. Kondisi itu membuat hewan tersebut mencari sumber makanan hingga masuk ke kawasan permukiman penduduk.
“Biasanya kalau terpisah atau dikucilkan dari kelompoknya, satwa akan bergerak sendiri mencari makan. Saat mencium aroma makanan dari lingkungan warga, kemungkinan dia mendekati area tersebut,” jelasnya.
Berdasarkan karakteristik dan perilakunya, petugas menduga monyet itu berasal dari habitat alami di kawasan pegunungan sekitar Gunung Gede Pangrango.
Saat ini hewan tersebut masih berada dalam pengawasan petugas di Posko VI Sukaraja untuk proses pemulihan kondisi. Setelah dinilai cukup stabil, monyet akan dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di kawasan pegunungan Selabintana.
“Untuk sementara masih kami amankan. Rencananya dalam satu sampai tiga hari ke depan akan kami lepasliarkan kembali ke kawasan pegunungan arah Gunung Gede agar bisa kembali ke habitatnya,” pungkas Ade.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
