Wartain.com – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pegunungan ditunjukkan Polres Sukabumi Kota bersama relawan Panthera, BPBD Kota Sukabumi, dan sejumlah jurnalis melalui kegiatan operasi bersih di kawasan Alun-alun Suryakencana, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Dalam kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut, para peserta berhasil mengumpulkan sedikitnya 15 karung sampah yang tersebar di kawasan padang savana Alun-alun Suryakencana, salah satu destinasi favorit para pendaki Gunung Gede.
Sebanyak 50 peserta terlibat dalam aksi tersebut. Mereka harus berjalan kaki sejauh sekitar 11 kilometer melalui jalur pendakian Resort PTN Selabintana untuk mencapai lokasi yang berada pada ketinggian sekitar 2.750 meter di atas permukaan laut.
Perjalanan yang menanjak dan medan yang cukup berat tidak menyurutkan semangat para peserta untuk membersihkan kawasan konservasi yang kerap dijadikan lokasi berkemah oleh para pendaki.
Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, mengatakan sampah yang berhasil dikumpulkan didominasi oleh limbah plastik bekas makanan instan, botol air mineral, serta tisu yang ditinggalkan pengunjung.
“Dalam kegiatan ini kami masih menemukan cukup banyak sampah plastik bekas makanan instan, botol air mineral, dan tisu yang tertinggal di area perkemahan,” ujarnya.
Menurut Ade, luasnya kawasan Alun-alun Suryakencana membuat tim tidak menetapkan target khusus terkait jumlah sampah yang harus diangkut. Fokus utama kegiatan adalah membersihkan sebanyak mungkin sampah yang ditemukan di lokasi.
Seluruh sampah hasil operasi bersih tersebut selanjutnya akan dibawa turun dari kawasan gunung untuk kemudian dikelola sesuai prosedur yang berlaku.
Selain sebagai aksi nyata menjaga lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan kawasan wisata alam, khususnya di area konservasi pegunungan.
Polres Sukabumi Kota mengajak seluruh pendaki untuk menerapkan prinsip bertanggung jawab selama beraktivitas di alam terbuka dengan membawa kembali sampah yang dihasilkan selama pendakian.
“Kami berharap seluruh pendaki ikut menjaga kebersihan Alun-alun Suryakencana. Apa yang dibawa saat naik gunung, sebaiknya dibawa kembali saat turun agar kelestarian alam tetap terjaga,” kata Ade.
Kegiatan operasi bersih tersebut dilaksanakan selama dua hari sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keasrian Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sekaligus mengampanyekan budaya pendakian yang ramah lingkungan.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
