Wartain.com – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana membuka kegiatan pelatihan literasi digital yang diselenggarakan ICT Watch di Hotel Horison Sukabumi, Senin (29/6/2026). Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya perempuan, dalam memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumindag), Senior Regional Program Officer The Asia Foundation Indonesia, tim ICT Watch, serta puluhan pelaku UMKM perempuan dari Kota Sukabumi.
Bobby Maulana mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kota Sukabumi, ICT Watch, dan The Asia Foundation Indonesia dalam mendukung peningkatan kapasitas masyarakat melalui pemanfaatan teknologi.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi pelaku UMKM yang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kegiatan ini, tetapi terus berkembang melalui berbagai program yang mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya pelaku UMKM,” ujar Bobby.
Ia menilai, Kota Sukabumi yang mengandalkan sektor perdagangan dan jasa memerlukan SDM yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan keterbatasan wilayah dan sumber daya alam, peningkatan kompetensi masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat daya saing daerah.
Bobby juga mengajak para peserta memanfaatkan kecerdasan buatan dan media sosial sebagai sarana untuk memperluas pasar, meningkatkan kualitas promosi, serta membangun citra usaha secara lebih efektif.
“Kami mengajak para peserta untuk memanfaatkan AI dan media sosial secara kreatif, produktif, dan bertanggung jawab guna memperluas pemasaran produk, membangun identitas usaha, serta meningkatkan daya saing UMKM,” katanya.
Selain menguasai teknologi, ia menekankan pentingnya meningkatkan literasi digital agar pelaku usaha mampu menggunakan internet secara aman, memahami keamanan siber, serta bijak dalam memanfaatkan media sosial.
Bobby berharap pelatihan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman mengenai penggunaan AI, tetapi juga mampu melahirkan berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha.
“Teknologi tidak akan menggantikan manusia, namun manusia yang mampu memanfaatkan teknologi secara bijak akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang,” pungkasnya.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
