Wartain.com – Kesehatan hewan di wilayah pedesaan kembali menjadi perhatian serius. Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi bersama Pemerintah Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan ternak, peliharaan, dan hewan liar, vaksinasi rabies, serta pemberian vitamin secara gratis, yang berlangsung pada, Rabu 8 Juli 2026.
Kegiatan ini terselenggara atas inisiatif Pemdes Pawenang yang sebelumnya telah melayangkan surat permohonan kepada Dinas Peternakan. Langkah proaktif desa ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Peternakan.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Pemdes Pawenang tersebut. “Kami mengapresiasi Pemdes Pawenang yang telah bersurat untuk melakukan pemeriksaan hewan yang ada di Desa Pawenang. Ini bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan hewan warga,” ujar Kadis
Untuk memastikan seluruh hewan terjangkau, Dinas Peternakan menurunkan 4 tim petugas ke lapangan. Pemeriksaan dilakukan dengan sistem door to door agar tidak ada satu pun populasi hewan yang terlewat.
Sasaran utama kegiatan ini adalah hewan ternak seperti sapi, kambing, dan domba. Selain itu, hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan hewan liar yang berpotensi membawa penyakit rabies juga ikut diperiksa dan divaksin.
Kadis menjelaskan, selain pemeriksaan dan vaksinasi, tim juga memberikan vitamin kepada hewan agar daya tahan tubuhnya meningkat. Hal ini penting untuk mencegah munculnya berbagai penyakit menular.
Menariknya, layanan ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga Desa Pawenang. Masyarakat desa sekitar juga diperbolehkan membawa hewan ternak dan peliharaannya untuk diperiksa secara gratis.
Menurut Kadis, kegiatan ini sejalan dengan visi-misi Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah. Salah satu poinnya adalah mewujudkan masyarakat yang sehat, termasuk melalui kesehatan hewan dan lingkungan.

“Harapan kami, semua masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini. Agar semua hewan yang dimiliki sehat dan produktif,” harap drh. Asep.
Sementara itu, Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim yang akrab disapa Aa Iing, mengatakan ide kegiatan ini muncul dari keresahan warga yang banyak memelihara hewan, sementara dari sisi kesehatan belum terjamin.
“Gagasan kegiatan ini untuk memastikan semua masyarakat kami yang memiliki hewan ternak dan peliharaan terjamin kesehatannya,” kata Aa Iing.
Aa Iing menambahkan, kesehatan hewan sangat berkaitan dengan kesehatan manusia. Jika hewan sehat, maka risiko zoonosis seperti rabies bisa ditekan dan perekonomian warga dari sektor peternakan juga lebih aman.
Tidak hanya fokus pada hewan, kegiatan ini juga diramu dengan program intervensi gizi. Sebanyak 46 orang, yang terdiri dari Ibu Hamil, warga dengan gizi kurang, dan berat badan kurang, menerima bantuan telur gratis sebanyak 20 butir per orang.
Bantuan telur tersebut diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan protein warga rentan, sekaligus mendukung upaya penurunan stunting di Desa Pawenang.
Seluruh kegiatan ini dibiayai melalui anggaran kolaboratif antara Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Desa Pawenang. Sinergi ini dinilai efektif menjangkau langsung kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
Dengan adanya pemeriksaan door to door ini, Pemdes Pawenang dan Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi berharap, kesadaran warga untuk menjaga kesehatan hewan semakin meningkat. Langkah pencegahan dini ini diharapkan bisa menjadikan Desa Pawenang sebagai desa yang sehat, baik manusianya maupun hewannya. Dengan demikian, tagline Desa Pawenang Mencrang akan semakin terwujud.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
