Wartain.com – Hari Nelayan tahun 2026 di Kabupaten Sukabumi, yang diperingati oleh para nelayan diberbagai penjuru menjadi perhatian serius pemerintah. Dalam momentum ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menyampaikan pesan khusus untuk para nelayan di wilayah pesisir Sukabumi.
Menurutnya, nelayan memiliki peran strategis yang tidak bisa dipisahkan dari ketahanan pangan daerah. Hasil laut dari para nelayan menjadi sumber protein utama bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.
“Nelayan adalah pahlawan pangan dan penjaga laut kita. Tanpa kerja keras mereka di tengah ombak dan cuaca ekstrem, kita tidak akan bisa menikmati ikan segar setiap hari,” ujar Kepala Disnakertrans Sukabumi, Rabu 08/07/2026.
Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi nelayan saat ini. Mulai dari perubahan iklim, cuaca ekstrem, hingga persaingan dan keterbatasan akses permodalan.
Oleh karena itu, Disnakertrans berkomitmen untuk terus bersinergi dengan dinas terkait dalam memberikan pelatihan, peningkatan keterampilan, dan perluasan akses kerja bagi keluarga nelayan.
“Kami ingin anak-anak nelayan juga punya kesempatan yang sama. Bisa sekolah, punya keterampilan, dan tidak harus selamanya tergantung di laut jika tidak ingin,” jelasnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghargai perjuangan nelayan. Salah satunya dengan membeli hasil tangkapan nelayan lokal agar ekonomi mereka berputar.
“Mari kita dukung produk laut dari nelayan Sukabumi. Dengan begitu, kesejahteraan mereka akan meningkat dan rantai ekonomi pesisir jadi lebih kuat,” tambahnya.
Di akhir pesannya, Kepala Disnakertrans berpesan agar para nelayan tetap menjaga keselamatan saat melaut dan menjaga kelestarian laut.
“Laut yang sehat akan memberikan hasil yang berkah. Jaga laut, maka laut akan menjaga kita,” pungkasnya.
Peringatan Hari Nelayan ini diharapkan menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa kesejahteraan nelayan adalah tanggung jawab bersama, demi masa depan kelautan dan perikanan Kabupaten Sukabumi yang lebih baik.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
