26.7 C
Jakarta
Selasa, Juni 30, 2026

Latest Posts

RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi Bertemu PWI, Jelaskan Insiden Tertukarnya Dokumen Rontgen Pasien MCU

Wartain.com – Manajemen RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi menggelar audiensi dengan wartawan. Sejumlah perwakilan dari PWI Kabupaten Sukabumi, hadir bertemu manajemen pada Selasa, 30/6/2026. Agenda utama pertemuan adalah klarifikasi terkait laporan dugaan kelalaian pelayanan Medical Check Up (MCU).

Laporan tersebut muncul setelah pasien berinisial IR, (55) tahun, mengaku menerima dokumen hasil rontgen yang bukan miliknya. Peristiwa itu menjadi sorotan karena menyangkut akurasi data medis pasien.

Direktur RSUD R. Syamsudin SH, Yanyan Rusyandi, memimpin langsung audiensi. Ia didampingi Wakil Direktur Pelayanan dr. Supri dan Kepala Bagian Humas rumah sakit.

Dalam pembukaannya, Yanyan menyampaikan apresiasi kepada PWI Kabupaten Sukabumi dan masyarakat. Menurutnya, kritik serta pengawasan publik menjadi bagian penting dalam meningkatkan mutu layanan rumah sakit.

Yanyan mengakui insiden tersebut adalah yang pertama terjadi sejak dirinya menjabat sebagai Pelaksana Tugas. Ia pun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas ketidaknyamanan yang dialami keluarga pasien.

Hasil investigasi internal RSUD menunjukkan penyebabnya adalah kesalahan administratif. “Yang terjadi adalah tertukarnya dokumen hasil radiologi dengan milik pasien lain,” kata Yanyan.

Ia menegaskan kesalahan itu hanya pada lembar hasil rontgen. Dokumen lain dalam paket MCU pasien IR dipastikan tidak tertukar.

Kronologi kejadian dijelaskan secara rinci. Pasien IR menjalani seluruh rangkaian MCU pada Jumat, 19/6/2026 untuk keperluan pribadi. Pengambilan hasil awalnya direncanakan Senin, tetapi baru dilakukan pada Rabu.

RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi Bertemu PWI, Jelaskan Insiden Tertukarnya Dokumen Rontgen Pasien MCU (Foto : Aab)

Pada saat pengambilan, petugas administrasi salah menempatkan amplop. Akibatnya, pasien IR membawa pulang hasil rontgen milik orang lain.

Mengetahui kekeliruan, petugas langsung meminta maaf kepada pasien. Manajemen RSUD juga bergerak cepat dengan menghubungi keluarga untuk menjadwalkan pertemuan dan penyelesaian.

Pertemuan klarifikasi juga dilakukan langsung di kediaman pasien di Kecamatan Cibeureum. Perwakilan RSUD datang bersilaturahmi dan mendengarkan keluhan keluarga.

Indra CH, menantu pasien IR, membenarkan kunjungan tersebut. Ia menyebut pihak RSUD menerima seluruh masukan dan berjanji meneruskannya ke manajemen.

“Sebagai tindak lanjut, RSUD menjadwalkan pertemuan kedua pada Rabu, 1/7/2026. Dokter yang menangani pasien IR akan hadir untuk menjelaskan hasil pemeriksaan rontgen yang sebenarnya,” ungkap Indra.

Secara internal, rumah sakit sedang memeriksa petugas yang terlibat. Prosesnya meliputi pembuatan berita acara dan penetapan sanksi sesuai aturan kepegawaian agar menjadi efek jera.

Untuk mencegah kejadian berulang, RSUD memperkuat sistem administrasi dan mempercepat penerapan rekam medis elektronik. Yanyan menegaskan komitmen rumah sakit menjaga keselamatan pasien sebagai prioritas utama.

“Kami berkomitmen melakukan perbaikan berkelanjutan agar pelayanan semakin baik,” tutupnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.