26.7 C
Jakarta
Rabu, Agustus 12, 2026

Latest Posts

Menkes Dorong RSUD Perkuat Layanan Medis, Pasien Tak Perlu Berobat ke Luar Negeri

Wartain.com – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mendorong seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Indonesia meningkatkan kualitas pelayanan dan melengkapi fasilitas medis. Upaya tersebut dinilai penting untuk mengurangi kebiasaan masyarakat yang memilih berobat ke luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura.

Budi mengatakan, salah satu alasan masyarakat memilih berobat ke luar negeri maupun ke rumah sakit besar di Jakarta adalah karena keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah.

Selama ini, sejumlah layanan medis canggih masih terkonsentrasi di rumah sakit provinsi atau ibu kota. Akibatnya, pasien dari daerah harus melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan tertentu.

“Memang, ya udah kita perbaiki layanan kita supaya orang enggak ke sana. Contoh layanan ini dulu itu hanya ada di rumah sakit provinsi atau ibu kota. Ya wajar aja kalau orang Sukabumi yang mau mendapatkan layanan CT scan atau pasang ring, harus datang ke Jakarta,” kata Budi Gunadi Sadikin saat berada di RSUD Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/8/2026).

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kementerian Kesehatan mulai memperluas pemerataan fasilitas kesehatan dengan mendistribusikan peralatan medis canggih, seperti CT Scan dan Cath Lab, ke 514 kabupaten/kota.

Selain fasilitas, pemerintah juga menyoroti ketersediaan dokter spesialis di daerah. Menurut Budi, banyak dokter yang tidak bertahan lama di RSUD karena sistem remunerasi yang dinilai belum memadai.

“Selama ini kan dokter di rumah sakit daerah tuh banyak dokternya tidak betah, ya? Akhirnya kita ubah remunnya. Ya di atas 1 miliar, dokternya senang. RSUD-RSUD yang sudah kita ampu, ubah remunnya, di atas 500 juta beberapa RSUD,” ujarnya.

Untuk mendukung peningkatan pendapatan tenaga kesehatan, Kemenkes mendorong RSUD melakukan efisiensi dalam pengadaan obat. Penghematan dari pembelian obat tersebut nantinya dapat dialokasikan untuk meningkatkan jasa medis dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.

“Beli obat ini bisa turunin sepertiganya, seperempatnya. Penghematan dibagi untuk remunerasi dokter dan perawat yang lain. Sehingga yang dapat adalah seluruh civitas hospitalia dan karyawan kita,” paparnya.

Budi menegaskan, peningkatan kualitas RSUD tidak hanya berkaitan dengan penambahan alat kesehatan. Pemerintah juga perlu memastikan keberadaan tenaga medis yang kompeten serta pengelolaan rumah sakit yang efisien.

Dengan fasilitas dan pelayanan yang semakin lengkap di daerah, masyarakat diharapkan tidak lagi harus pergi ke Jakarta maupun luar negeri hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan tertentu.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.