26.7 C
Jakarta
Kamis, Juni 11, 2026

Latest Posts

Cegah Kasus Bullying di Lingkungan Sekolah, Pemkot Sukabumi Gelar Workshop Perlindungan Peserta Didik 2023

Wartain.com || Dalam rangka pencegahan dan penanganan kekerasan anak di lingkungan sekolah, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Workshop Perlindungan Peserta Didik Tahun 20202, di SDN Suryakencana CBM, Kota Sukabumi Senin 18/12/2023.

Kegiatan tersebut dibuka langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji dan dihadiri para Ketua Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan pada Satuan Pendidikan di Kota Sukabumi.

“Saya antusias hadir karena ingin mengingatkan selain sebagai guru pendidik ada tugas tambahan dalam mencegah dan menangani kekerasan anak. Terlebih, kini ada satu kasus yang ditangani dan semoga tidak terjadi kedepannya. ” ujar Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji.

Menurut Kusmana, dalam UU Nomor 23 tahun 2022 tentang Perlindungan Anak disebutkan perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi, secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

kusmana menuturkan hal ini bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan. Selain itu mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak mulia, dan sejahtera.

Foto: Dokpim Kota Sukabumi

Dalam undang-undang itu menjamin perlindungan anak terutama Pasal 21 hingga Pasal 26. Dimana negara dan pemerintah bersama masyarakat serta orangtua menjamin hak anak.

Kusmana menambahkan, satuan pendidikan rumah kedua bagi anak. Sehingga satuan pendidikan tempat ramah dan aman selama 8 jam bergaul dan bersosialisasi di lingkungan tersebut

“Mempersiapkan peserta didik toleran. Satuan pendidikan tidak hanya mewujudkan cerdas intelektual tapi cerdas secara emosional dan spiritual,” imbuh dia.

Kusmana berpendapat, keberadaan tim pencegahan dan penanganan kekerasan anak di sekolah dalam meminimalisir kejadian kekerasan di sekolah. Sehingga momen workshop ini penting.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat mengatakan, anak harus dijaga dan dilindungi, sejak dilahirkan mempunyai hak dan pemenuhannya tanggungjawab semua pihak.

“Peserta adalah ketua tim pencegahan dan penanganan kekerasan satuan pendidikan,” katanya.***

Foto: Dokpim Kota Sukabumi

Editor: Raka A. Firmansyah

(Red)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.