26.7 C
Jakarta
Rabu, Agustus 12, 2026

Latest Posts

Menkes Minta Sukabumi Perkuat Antisipasi DBD di Tengah Ancaman El Nino

Wartain.com – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meminta seluruh rumah sakit di Jawa Barat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kewaspadaan tersebut diperlukan menyusul ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan dapat memengaruhi kondisi cuaca hingga akhir tahun 2026. Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian karena kasus DBD di wilayah tersebut masih tergolong tinggi.

Budi mengatakan, perubahan kondisi cuaca akibat El Nino perlu diantisipasi sejak awal karena berpotensi diikuti peningkatan kasus Dengue.

“Ini kan mau ada El Nino. Begitu El Nino naik, kasus Dengue (DBD) pasti naik. Dan Dengue di Sukabumi ini tinggi, saya lihat banyak yang kena. Jadi ini harus diwaspadai,” ujar Budi Gunadi Sadikin usai meresmikan fasilitas medis di RSUD Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, peningkatan kasus tidak boleh berujung pada bertambahnya angka kematian. Salah satu kuncinya adalah memastikan pasien mendapatkan diagnosis dan penanganan sedini mungkin.

Karena itu, Budi meminta rumah sakit dan tenaga medis di Jawa Barat kembali memperkuat pemahaman mengenai tata laksana pasien DBD. Langkah tersebut diperlukan agar fasilitas kesehatan siap menghadapi kemungkinan peningkatan jumlah pasien.

“Dengue itu asalkan deteksinya dini, penanganannya harusnya bisa tuntas. Seluruh rumah sakit di Jawa Barat tolong di-refresh lagi cara-cara penanganan Dengue. Jangan sampai angka kematian naik gara-gara fenomena El Nino ini,” tegasnya.

Selain kesiapan rumah sakit, upaya pencegahan juga dinilai harus dimulai dari masyarakat. Pemerintah daerah diminta memperkuat edukasi agar masyarakat dapat mengenali gejala dan segera mencari pertolongan medis ketika mengalami tanda-tanda DBD.

Bupati Sukabumi Asep Japar pun mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kebersihan lingkungan, terutama dengan menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

“Memang situasi hari ini cuaca agak ekstrem. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk rajin bersih-bersih lingkungan. Jangan sampai ada genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk, agar kita semua terhindar dari penyakit yang tidak diharapkan,” kata Asep Japar.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga mendorong masyarakat menghidupkan kembali gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin. Kegiatan tersebut dapat dilakukan melalui gotong royong membersihkan lingkungan, menguras tempat penampungan air, serta memastikan tidak ada wadah yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Asep menegaskan, pencegahan DBD membutuhkan keterlibatan masyarakat secara langsung. Pemerintah daerah akan mendorong gerakan kebersihan dan PSN mulai dari tingkat desa hingga lingkungan rukun tetangga.

Dengan langkah pencegahan dari masyarakat serta kesiapan fasilitas kesehatan, potensi peningkatan kasus DBD di tengah perubahan cuaca diharapkan dapat ditekan dan tidak berujung pada meningkatnya angka kematian.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.