Wartain.com – Pondok Pesantren Syamsul ’Ulum Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, menggelar peringatan khidmat Haul ke-76 Pahlawan Nasional K.H. Ahmad Sanusi sekaligus Milad ke-92 pondok pesantren tersebut pada Sabtu (11/7/2026). Acara yang berlangsung di kompleks pesantren ini dihadiri oleh ribuan jemaah, para pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten dan Kota Sukabumi, serta lintas generasi alumni yang datang dari berbagai daerah.
Peringatan agung ini digelar sebagai momen refleksi untuk mengenang rekam jejak perjuangan K.H. Ahmad Sanusi, sang tokoh bangsa sekaligus pendiri Pondok Pesantren Syamsul ’Ulum. Berdasarkan catatan sejarah, ulama karismatik asal Sukabumi ini lahir pada 12 Muharram 1306 H atau 18 September 1888 M, dan wafat pada 15 Syawal 1369 H atau 30 Juli 1950 M dengan meninggalkan warisan intelektual serta spiritual yang besar bagi Indonesia.
Dalam pidatonya, Pimpinan Pondok Pesantren Syamsul ’Ulum, Dra. Hj. Neni Fauziah, M.Ag., membuka sambutan dengan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jemaah yang bersedia meluangkan waktu untuk hadir. Penghargaan khusus juga ia sampaikan kepada jajaran pimpinan pesantren se-Sukabumi raya serta para alumni yang terus menjaga ikatan batin dengan almamater.
Hj. Neni Fauziah menegaskan bahwa kehadiran para alumni menjadi bukti nyata atas rasa cinta (mahabah) yang tidak pernah pudar terhadap lembaga pendidikan dan para guru yang telah mendidik mereka. Momentum ini dinilai sangat strategis untuk mempererat kembali tali silaturahmi demi memperkokoh persaudaraan sesama muslim.
“Kita semua bisa bersilaturahmi menjaga ukhuwah islamiyah. Mudah-mudahan hal ini melahirkan sesuatu yang positif bagi kemajuan umat,” ujar Dra. Hj. Neni Fauziah, M.Ag. dalam pidatonya di hadapan para jemaah.
Melalui rangkaian acara haul dan milad ini, pihak pesantren menaruh harapan besar agar api semangat kepahlawanan sang tokoh nasional tidak padam ditelan zaman. Peringatan ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk meneruskan estafet perjuangan dan pemikiran luhur yang telah dirintis oleh almarhum.
“Harapannya, dengan acara ini masih ada cahaya perjuangan yang menyala, di mana generasi saat ini bisa mengambil obor-obor perjuangan K.H. Ahmad Sanusi untuk menerangi masa depan bangsa,” pungkas Hj. Neni Fauziah.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
