Wartain.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6.2 mengguncang wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada Selasa, 14 Juli 2026 pukul 22:49:37 WIB.
Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada koordinat 5.34 Lintang Utara, 125.06 Bujur Timur. Lokasi tepatnya berada 198 km arah Barat Laut Tahuna-Kep. Sangihe-Sulut.
Gempa ini termasuk gempa dangkal dengan kedalaman 10 Km. Dengan kedalaman tersebut, guncangan biasanya dapat dirasakan lebih kuat di wilayah terdekat pusat gempa.
Hingga saat ini BMKG belum merilis informasi terkait dampak kerusakan maupun korban. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
BMKG menegaskan gempa ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. Hal itu disampaikan dalam rilis resmi yang disertai peta sebaran gempa di perairan Laut Sulawesi bagian utara.
Peta BMKG menunjukkan titik pusat gempa ditandai lingkaran kuning dengan magnitudo 6.2. Wilayah Kepulauan Sangihe dan sekitarnya merupakan kawasan yang rawan aktivitas tektonik karena pertemuan lempeng.
Masyarakat pesisir diimbau tetap waspada, namun tidak perlu mengungsi ke tempat tinggi karena tidak ada ancaman gelombang tsunami dari gempa ini.
BMKG juga meminta warga untuk memastikan bangunan tempat tinggal dalam kondisi aman, terutama bangunan yang sudah retak akibat gempa-gempa sebelumnya.
Informasi sementara menunjukkan gempa dirasakan di beberapa wilayah di Kepulauan Sangihe. Intensitas guncangan diperkirakan berbeda-beda tergantung jarak dari pusat gempa dan kondisi tanah.
Pemerintah daerah setempat bersama BPBD diminta untuk melakukan pemantauan cepat ke wilayah-wilayah yang terdampak guna memastikan tidak ada kerusakan fatal.
Untuk perkembangan terbaru, masyarakat bisa memantau melalui situs resmi BMKG di http://www.bmkg.go.id atau media sosial resmi @InfoBMKG.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
