Wartain.com – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Sukabumi resmi berganti koordinator presidium. Dr. Dadang Sahroni menggantikan Ferry Gustaman, SH, yang telah memimpin selama satu tahun.
Keputusan itu ditetapkan dalam Rapat Pleno Presidium MD KAHMI Sukabumi yang digelar di Red Brick Cafe, Kota Sukabumi, Senin (14/9/2026).
Estafet Kepemimpinan Presidium
Dalam sistem MD KAHMI Sukabumi, kepemimpinan dijalankan secara kolektif kolegial oleh 5 presidium hasil Musda 2025 di Setda Palabuhanratu. Koordinator presidium dipilih secara bergilir dari kelima presidium tersebut.
Hingga pleno kali ini, baru dua presidium yang pernah menjabat koordinator, yaitu Ferry Gustaman satu tahun kebelakang dan Dr. Dadang Sahroni untuk tahun ini.
Dadang Sahroni yang juga menjabat Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Madani Nusantara (UMN) kini mendapat mandat sebagai koordinator presidium periode berikutnya. Sementara Ferry Gustaman tetap menjadi anggota presidium hingga masa kepengurusan berakhir tahun 2030.
“Koordinator Presidium MD KAHMI berikutnya adalah saya sendiri, menggantikan saudara Ferry Gustaman, yang telah selesai melaksanakan tugasnya selama satu tahun,” kata Dadang usai pleno.
Ditekankan Semangat Kolektif dan Kontribusi ke Umat
Dadang menekankan, meski ada pergantian koordinator, tugas organisasi tetap dijalankan bersama-sama.

“Tentunya, presidium MD KAHMI bersifat kolektif kolegial. Walaupun koordinator presidium pindah, saya harap semua bisa melaksanakan tugas-tugas keorganisasian secara bersama-sama,” ujarnya.
“Saya ucapkan banyak terimakasih atas semua dedikasi yang telah dilakukan oleh Koordinator Presidium MD KAHMI Sukabumi pertama yaitu Kang Ferry Gustaman. Insya Allah kedepan kita semua akan berkiprah dan melanjutkan hal-hal baik yang sudah dilakukan,” ucapnya.
Sementara itu, Dewan Penasihat MD KAHMI Sukabumi Prof. Dr. H. Endin Nasrudin, M.Si juga menyampaikan hal senada. Menurut Rektor UMN itu, estafet kepemimpinan harus menjadi penyegaran organisasi.
“Koordinator itu hanya sebatas penyebutan. Kerja-kerja organisasi harus dilaksanakan secara bersama-sama. Kita akan besar apabila semua kompak untuk menjalankan roda organisasi,” ungkap Prof. Endin.
Ia juga mendorong seluruh pengurus MD KAHMI di semua bidang untuk lebih peduli terhadap persoalan keumatan.
“Kiprah kita sangat dinanti oleh masyarakat atau umat. Saya berharap, kontribusi kita sesuai dengan kapasitas masing-masing dicurahkan untuk kepentingan keumatan,” tegasnya.
Prof. Endin menambahkan, presidium MD KAHMI juga harus aktif membangun kemitraan strategis dengan pemerintah maupun swasta di Kabupaten dan Kota Sukabumi.
“Tentunya kita tidak bisa berdiri sendiri. Membangun komunikasi antarlini menjadi bagian penting juga untuk mencapai tujuan kita berorganisasi,” pungkasnya.***
Editor: Aab Abdul Malik
(Dul)
