Wartain.com || Arlon H P Sinambela, Amd, lahir di Tanjung Karang, Lampung 25 Januari 1977. Ia merupakan sosok seorang petani yang kini merajut asa dengan mencalonkan diri sebagai Anggota Legislatif untuk DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Jabar 5 untuk Kabupaten dan Kota Sukabumi.
Mimpi seorang lulusan dari Universitas STBA YAPARI ABA Bandung dengan gelar Diploma 3ini, bukan tanpa alasan. Ia sangat berkeinginan untuk lebih mengabdikan diri kepada masyarakat, terutama membela para petani kecil di daerah.
Walaupun saat ini ia tinggal di Padalarang, Bandung Barat dengan keluarga kecilnya. Support dari seorang istri dan satu orang anaknya, membuat ia lebih termotivasi untuk maju terus dalam pencalonan ini.
Berbekal pengalaman di berbagai organisasi yang pernah beliau geluti, diantaranya yaitu ; Anggota Senat STBA YAPARI ABA Bandung 1997-1998, Anggota Barikade 98 sebagai Ketua Pertanian Jabar dan Lembaga Inovasi Energi Teknologi Nusantara sebagai Sekretaris Jenderal 2023-sekarang. Tentunya sangat positif bagi dirinya untuk memanfaatkan pengalaman tersebut apabila terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat pada Pemilu 2024 nanti.
Bekal lainnya yang dimiliki oleh Arlon adalah posisi pekerjaan saat ini di Koperasi Malosa Indah Bersama sebagai Manager 2018- sekarang.
Sebenarnya pengalaman di bidang politik ini bukan yang pertama. Pada Pemilu 2019 ia sempat mencalonkan juga dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), namun nasib belum berpihak kepadanya. Untuk Pemilu tahun 2024, beliau kembali mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Provinsi dan maju dari Partai Golkar no urut 8.
Diusung oleh Partai Golkar untuk maju di Dapil Jabar 5 bukan tanpa alasan. Ternyata karena ia sudah banyak berkiprah di Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi dalam membela para petani kecil. Salahsatu cita-cita beliau adalah mampu merubah kedaulatan pangan di kedua wilayah tersebut
Sukabumi merupakan paket komplit untuk berbicara tentang Buruh, Petani dan Nelayan. Sejalan dengan visi misi yang dibawa oleh Arlon dan tim, saat ini bagaimana petani itu betul- betul harus mampu berswadaya dalam setiap proses yang petani miliki.
Untuk memperkenalkan siapa dirinya kepada masyarakat calon pemilih, saat ini iapun sudah banyak berkeliling kampanye ke beberapa wilayah di Kabupaten maupun Kota Sukabumi diantaranya Cicurug, Cisaat, Nagrak, Parungkuda dan wilayah lainnya.
Setalah banyak berkeliling menemui para petani di berbagai daerah, Arlon mengungkapkan bahwa banyak kepentingan petani yang betul betul tidak sesuai sasaran. Banyak diantara mereka yang mengeluhkan kelangkaan pupuk, harga-harga pangan yang kurang terkontrol, kesulitan menjual hasil pertanian, rusaknya irigasi dan masih banyak lagi keluhan petani yang ia terima.
Apalagi Kabupaten Sukabumi yang luas wilayahnya terbesar kedua di pulau Jawa, memiliki 47 Kecamatan dan Kota Sukabumi dengan 7 (tujuh) Kecamatan, ini menjadi daya dorong yang kuat bagi dirinya untuk meraih kekuasaan di legislatif. Ia meyakini dengan dirinya ada diposisi tersebut setidaknya kebijakan dan regulasi yang akan dibuat nanti harus ada keberpihakan terhadap rakyat kecil terutama para petani.
Oleh karena itu, dalam rangka mencapai itu semuanya, Arlon mengambil tagline “berasal dari kita, oleh kita dan untuk perjuangan kita”. Berdasarkan kemampuan, kapasitas serta kapabilitasnya ia berani bertarung pada Pemilu 2024 nanti
Arlon akan terus memperjuangkan hak-hak petani. Dengan anggaran petani yang sangat besar kedepan pendistribusiannya harus tepat sasaran. Pengawasan pemerintah pun bagus tapi harus lebih ditingkatkan.
Nah, bermodalkan itu semua, posisi legislator sangat strategis. Terlebih lagi, seorang anggota dewan memiliki fungsi pengawasan, fungsi anggaran dan fungsi legislasi. Keberpihakan terhadap petani akan terwujud apabila kita memiliki keterwakilan di legislatif.***
Foto : Dok. Pribadi
Editor : Aab Abdul Malik
Reporter : Intan Fitri Utami
