Wartain.com || Mengingat masa kanak-kanak di era zam 70-an atau 89-an, banyak ragam permainan yang mungkin sekarang sudah hampir punah. Tapi ada satu permainan tempo dulu yang masih dipertahankan. Kita kenalan dulu sama Bapak Iwan (50), pelestari permainan “Kadaplak” dan Atip yang lagi asyik main “kadaplak” sama teman-temannya.
Apa itu Kadaplak? Sekilas, kadaplak mirip mobil gokart zaman sekarang. Tapi, mobil “gokart” ini tidak bermesin dan terbuat dari kayu yang berasal dari pohon kopi, sedangkan bannya dari pohon kuray.
Kalian tahu enggak? Permainan Kadaplak ini Masih ditemukan di wilayah Kampung Pasir Angling, Kabupaten Bandung Barat, berjarak 35 km dari Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Saat ditemui Senin 26/02/2024 pagi ini, Pak Iwan mengungkapkan, langkanya permainan kadaplak membuat beliau bertekad mengenalkan, memainkan, dan melestarikan kembali permainan tradisional yang mulai terlupakan tersebut.
Berdasarkan sejarah, awalnya kadaplak adalah alat transportasi untuk membantu petani mengangkut hasil panen. Sore harinya, anak-anak petani tersebut menggunakan kadaplak sebagai hiburan, dengan mengendarainya di lintasan turunan. Diperkirakan, permainan ini sudah ada sejak tahun 1930-an.
Kalau kata Atip, siswa kelas 1 SD ini, bermain kadaplak lebih asyik daripada main game karena bisa langsung mengatur strategi arah belok dan bisa kotor-kotoran.
“Seru pisan (sangat seru-red), ya main kadaplak,” ungkapnya diamini teman-temannya.
Menurut Iwan permainan ini juga bisa dipake untuk ajang perlombaan, entah itu kenaikan kelas, tujuh belas Agustusan atau hiburan rakyat lainnya.
“Yang pasti, permainan ini bisa dipake buat ajang perlombaan anak-anak dalam pesta rakyat,” pungkasnya singkat.
Ia juga berharap, walaupun zaman sudah berbeda, tapi apabila dikenalkan seperti ini, anak-anak ternyata mau juga bermain Kadaplak. Permainan tradisional yang masih asik apabila dimainkan.***
Foto : Disdik Jabar
Editor : Aab Abdul Malik
(Redaksi)
