Wartain.com || Pengakuan dari pelaku pembacokan Ibu Rumah Tangga bernama Neni (49) di Cibadak beberapa waktu lalu cukup mengejutkan dan bikin geleng-geleng kepala.
Dari pengakuan Pelaku berinisial AS (51) saat diperiksa di Mapolsek Cibadak, terungkap di hadapan penyidik unit Reskrim Polsek Cibadak, AS mengakui bahwa perbuatan penganiayaan tersebut lahir dari sebuah rasa cemburu.
“Kecemburuan pelaku kepada korban Neni dikarenakan melihat kondisi keluarga korban dan suaminya terlihat akur dan bahagia sehingga timbul rasa sirik kepada korban.
Motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban Neni dilatari oleh rasa cemburu melihat keluarga korban terlihat barhasil dalam membina rumah tangganya, pelaku AS mengakui korban adalah orang baik yang sering membantu pelaku, bahkan pelaku juga sering dipinjamkan uang oleh korban,” ungkap Bripka Rijal Ardiyanto Baunit Reskrim Polsek Cibadak kepada awak media.
Diberitakan sebelumnya, telah tertangkapnya pelaku yang menganiaya tetangganya, sehingga korban mengalami luka serius di bagian kepala dan mendapatkan perawatan insentif di RSUD Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (04/06/2024) kemaren.
Lebih lanjut Rijal menyampaikan, penganiayaan tersebut terungkap setelah pihaknya mendapatkan laporan dari pihak keluarga korban, korban Neni yang tinggal di Kampung Selamanjah RT 02/03, Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (05/06/2024) mendapatkan kekerasan fisik oleh pelaku di rumahnya.
Saat berita ini tayang, AS telah diamankan dan mengakui perbuatan serta motif yang mendasarinya serta terpaksa menginap di tahanan Polsek Cibadak guna proses lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(LT)
