26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Latest Posts

Mobil Supervisor SPBU di Sukabumi Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Raib

Wartain.com || Aksi pembobolan mobil terjadi di Pool Damri, Jalan KH Ahmad Sanusi, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi pada Senin (22/7/2024.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil yang dibobol tersebut berjenis LMPV dengan nomor polisi B 1543 BYE yang diketahui milik seorang Supervisor Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Cibolang, Sukabumi.

Akibat peristiwa tersebut korban atas nama Cecep Gunawan (36) harus kehilangan uang hasil penjualan BBM yang hendak di setorkan bank dengan jumlah Rp490 juta.

Cecep menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat dirinya hendak melakukan penyetoran sejumlah uang hasil penjualan BBM di SPBU Cibolang ke sebuah bank di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Sukabumi.

Ditengah perjalanan dirinya sempat curiga jika ia dibuntuti oleh seseorang. Tak lama kemudian mobil yang ia tumpangi sendiri mengalami pecah ban di daerah Cigunung, Sukabumi. Tak lama kemudian dirinya menelpon pengawas SPBU untuk mendampingi mengingat ia tengah membawa uang dengan nominal besar.

“Saya mau setor ke bank dari SPBU Cibolang setor ke Sudirman. Pas di jalan itu jam 10:15 lebih pas abis Polsek Cisaat ban mobil saya tiba-tiba kempes. Cuma saya nggak berani turun karena bawa uang, saya kepinggir dan telepon pengawas,” kata Cecep kepada wartain.com di lokasi kejadian.

Tak lama setelah pengawas datang, Cecep memerintahkan sang pengawas untuk mencari lokasi tambal ban terdekat. “Kira-kira di Rambay ada di depan sebelum jembatan, di Cigunung, saya nambal di situ, ada bekas pakunya memang agak mencurigakan, pakunya tajam,” sambungnya.

Setelah mobil ban mobil perbaiki Cecep melanjutkan perjalanan ke Pool Damri untuk menagih tagihan biaya pengisian operasional bus Damri yang berlangganan di SPBU Cibolang.

“Setelah saya masuk ke kantornya, baru sampai, saya nagih, di luar ada yang teriak maling. Saya kira malingnya ke orang lain. Di dalam Rp490 jutaan, uang setor semua. Di tas, di jok belakang, sengaja saya simpen (di belakang) nggak di depan. Saya nggak sempat lihat (pelaku),” ungkapnya.

Dia mengatakan, peristiwa perampokan itu berlangsung kurang dari lima menit. Maling diduga merusak kaca mobil di bagian belakang.

Saat ini pihaknya sudah mengajukan pelaporan ke pihak kepolisian dan ke pihak Pertamina pusat yang diteruskan ke Polda Jabar.

Sementara itu saksi mata, Tata Daryata (65) mengatakan, saat kejadian dugaan pencurian terjadi, dia melihat empat orang pria di depan Pool Damri. Mulanya ia mengira pria tersebut akan naik Damri.

“Ya ada empat orang. Pokoknya yang satu orang tinggi, jalan kaki ke sana (ke dalam pool Damri), abah kira mau nanya (jadwal bus) ke bandara. Saya balik lagi keluar,” kata Tata.

Kemudian, pengendara motor lainnya masuk ke dalam Pool dan memecahkan kaca mobil. Tas berisi uang Rp490 juta itu diambil dan para pelaku langsung melarikan diri.

“Bawa motor gede ke sana masuk, yang pecahin kaca. Lihat sih lihat tapi kan bawa motor langsung kabur. Ke arah sudirman atau Bhayangkara. Tiga motor, satu motor nunggu di sana, satu motor di depan dan satu motor gede (berboncengan dua orang) yang ke dalam,” tutupnya.***(RAF)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.