Wartain.com || Sejumlah massa yang dari beberapa elemen masyarakat diantaranya aktivis, mahasiswa, dan masyarakat wilayah Cemerlang Kota Sukabumi menggelar aksi unjuk rasa didepan Kantor UPTD PJJWP II Sukabumi Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi pada Jumat 5/7/2024.
Dalam aksi tersebut massa aksi melayangkan beberapa tuntutan diantaranya:
1. Menuntut Kepala Dinas Binamarga untuk turun langsung mengawasi setiap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh perusahaan PT Prima Mix selaku kontraktor
2. Menuntut Kepala Dinas Bina Marga Provisi Jawa Barat wilayah Sukabumi untuk berstatement secara langsung terkait dugaan adanya KKN antara perusahaan dan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat wilayah Sukabumi
3. Menuntut Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat Wilayah Sukabumi untuk mengevaluasi semua pekerjaan yang di laksanakan oleh PT Primamix dan berstatement di media terkait hasil pekerjaan PT Prima Mix di dua ruas jalan Provinsi yang sedang dikerjakan, diantaranya: Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sukabumi dan Perbaikan Jalan Cemerlang Kota Sukabumi
4. Menuntut Kepala Dinas Bina Marga untuk mengklarifikasi dan membuktikan terkait dugaan tidak adanya ijin amdal PT Prima Mix
5. Menuntut Pihak Kontraktor meminta maaf kepada masyarakat atas kelalaian dalam melaksanakan pekerjaan di daerah tersebut.
6. Menuntut Kepala Dinas Bina Marga untuk mundur dari jabatannya apabila tuntutan tidak dilaksanakan dengan baik.
Dari pantauan jurnalis Wartain.com di lapangan, sejumlah massa yang berjumlah puluhan orang datang Kantor UPTD PJJWP II Sukabumi sekitar pukul 14.00 WIB dengan membawa spanduk bertuliskan “Pembinaan Dinas Bina Marga oleh Rakyat”.
Keadaan sempat menegang saat massa aksi merusak pintu gerbang Kantor Dinas Bina Marga dan mencoba merangsek masuk kedalam kantor.
Koordinator Aksi, Danial Fadilah menjelaskan kedatangan pihaknya kali ini menuntut adanya evaluasi dari Dinas Bina Marga Wilayah Kota Sukabumi terhadap pihak pengembang dalam hal ini PT Prima Mix.
“Satu dari pengawasan kinerja. Dua analisis mengenai dampak lingkungannya di pertanyakan ada atau tidak dan yang ketiga keseriusannya dalam membangun,” ujar Danial.
Isu tentang dugaan ketidak seriusan PT Prima Mix dalam mengerjakan proyek pembangunan di wilayah Kota Sukabumi mencakup peristiwa robohnya tiang listrik di Jalan Cemerlang beberapa waktu lalu.
Danial menduga robohnya tiang listrik tersebut disebabkan karena pekerjaan kontraktor PT Prima Mix yang mengeruk pembatas penahan tiang listrik terlalu dalam.
Pihaknya berencana akan melakukan aksi susulan bila tuntutannya tidak dipenuhi dalam waktu 3×24 jam.***(RAF)
