Wartain.com || Dalam safari politiknya ke Sukabumi pada Kamis (26/9/2024), Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu berkunjung ke Sentra Pengrajin Golok di Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat.
Kepada Wartain.com, Syaikhu mengatakan bahwa perlunya dorongan dari pemerintah untuk menopang ekosistem industri tersebut.
“Hari ini saya mendatangi pusat UMKM pembuatan golok dan berbagai ornamen-ornamen dari logam. Saya apresiasi daerah sini ternyata mampu menghasilkan UMKM yang memproduksi penuh kreativitas dan saya lihat kualitasnya bagus,” kata Syaikhu.
“Perlu ada terobosan pemasaran ini harus proaktif dan itu akan sangat sulit kalau ini dilakukan oleh para pengrajin sendiri. Mereka fokus saja di pengrajin, disitu perlu hadir Pemda. Pengrajin ini dijual di mall dan itu difasilitasi oleh Pemda maka sangat mungkin produk ini bisa lebih dirasakan oleh seluruh masyarakat di indonesia,” lanjut Syaikhu.
Syaikhu yang juga menjabat sebagai Presiden PKS menyebut, permasalahan UMKM di Jawa Barat yang sering dihadapi adalah masalah pemasaran.
“Oleh karena itu, salah satu solusi anak-anak muda di Cibatu ini perlu dibekali dengan tools digital marketing. Sehingga mereka akan bisa memasarkan golok, pedang apapun bisa sampai ke penjuru tanah air, bahkan bisa sampai di ekspor,” tegasnya.
Selain masalah pemasaran, kata Syaikhu, faktor kesulitan bahan baku juga harus menjadi perhatian pemerintah. Hal itu menyebabkan kualitas produk dari pengrajin golok di Cibatu masih kalah dengan buatan luar negeri.
“Secara kualitas tentu masih kalah dengan tadi di dunia internasional. Oleh karenanya ini menyangkut juga ketersediaan bahan bakunya perlu kehadiran pemerintah atau pemerintah daerah,” lanjutnya.
“Ketika bahan baku yang dikerjakan juga ga berkualitas otomatis yang di sini ga bisa menghasilkan kualitas yang baik itu lah makanya perlu ada kebersamaan,” pungkas Syaikhu.
Sekedar informasi, Ahmad Syaikhu dan Ilham Akbar Habibie (ASIH) akan maju di Pilgub Jabar dengan nomor urut 3. Pasangan ASIH diusung oleh PKS, NasDem, dan PPP.***(RAF)
