Wartain.com || Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tawang, Dian Rahmat Nugraha, S.Hi, M.Sy., menerima kunjungan seorang peneliti dari Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung, Dr. Kustana. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas program Kampung Moderasi yang sedang berkembang di Kota Tasikmalaya., Senin 18/11/2024.
Dr. Kustana mengapresiasi upaya Kota Tasikmalaya dalam membangun harmoni melalui program Kampung Moderasi. Dalam penelitiannya, ia mencatat bahwa kondisi sosial di Tasikmalaya memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan kota besar seperti Bandung yang menghadapi masalah kompleks terkait keberagaman.
“Di Kota Tasikmalaya, saya melihat masyarakat cenderung lebih kondusif. Konflik antar umat beragama relatif minim. Hal ini disebabkan karakter masyarakatnya yang lebih rasional dan tidak terlalu mementingkan paham feodalisme,” ujar Dr. Kustana setelah melakukan wawancara mendalam dengan beberapa warga.
Sementara itu, Dian Rahmat Nugraha berharap program Kampung Moderasi di Tasikmalaya dapat menjadi model bagi kota-kota lain. “Kami berharap Kota Tasikmalaya bisa menjadi percontohan dalam membangun Kampung Moderasi Beragama, sehingga harmoni antar umat beragama dapat terjaga di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Program Kampung Moderasi di Kota Tasikmalaya menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat toleransi dan keberagaman. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga untuk pengembangan program di tingkat nasional.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep N/Biro Tasikmalaya)
