26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 1698

Djoko Pekik : Seniman Fenomenal Meninggal Dunia

0

Wartain.com, Yogyakarta || Dunia Seni Rupa Indonesia kembali berduka, RIP Pak Djoko Pekik (2 Januari 1937 – 12 Agustus 2023), adalah seorang seniman lukis Indonesia yang sangat fenomenal. Dimana karya seninya banyak diminati dan dinikmati oleh para pengagum seni rupa, baik didalam maupun luar negeri.

Mengenali beliau dari buah karya Karya lukisnya yang terkenal adalah Berburu Celeng (1998), yang menggambarkan keadaan para pemimpin Indonesia pada masa Orde Baru. Lukisan ini juga menjadi salah satu trilogi lukisan Celeng karyanya yang monumental. Yang lain ada lukisan Demit (2000) tak kalah fenomenal. Dalam lukisan itu, Djoko Pekik tampak menggambarkan figur penguasa yang sedang mengungkapkan ekspresi marahnya dengan gaya yang khasnya. Matanya melotot dan mulunya menganga sembari memegang pelantang suara. Figur itu duduk di sebuah kursi berwarna merah dengan aksen cokelat. Sementara di belakangnya berdiri orang-orang yang seolah mengikuti apa kata si figur tersebut.. Lukisan Go To Hell Crocodile Lukisan ini termasuk salah satu karya yang terjual cukup mahal di Indonesia. Karya yang menyuguhkan wujud buaya raksasa dengan visual menarik ini sarat akan makna mendalam. Nilai-nilai simbolik yang terkandung di dalamnya menunjukkan ekspresi luar biasa dari DJoko. Pada 2014, Lukisan ini ditawar hingga Rp6 miliar, Lukisan Pawang Pun Kesurupan menjadi satu dari sekian banyak karya Djoko Pekik yang sarat akan kritik sosial. Tak sedikit yang menyebut lukisan itu menggambarkan gonjang-ganjing pimpinan lembaga MK yang ditangkap KPK. Dalam lukisannya ini, Djoko tampak sedang menggambarkan kebobrokan lembaga hukum di Tanah Air. Dalam lukisannya, terdapat seorang hakim menelan seekor ayam hidup-hidup, wanita, dan beberapa makanan lain. Lukisan Pencari Kerikil (1986), Tukang Becak Momong (1987), Pengamen Istirahat (1988), Ke Pasar (1989), Kakek Veteran (1990), Tayuban (1991), Ringsek (1992),

Gaya pelukisan Djoko Pekik adalah realis-ekspresif dan dibumbui nilai-nilai kerakyatan. Semasa aktif di Sanggar Bumi Tarung, lukisan yang dihasilkan olehnya merupakan karya yang terinspirasi setelah melakukan Aksi Turun Ke Bawah (Turba) ke kawasan-kawasan miskin dan terhisap. Djoko Pekik merupakan seniman Bumi Tarung yang ditangkap polisi pada 8 November 1965 karena dianggap Ide kolektif kesenian itu kemudian diketahui berafilisasi dengan Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra).***

Sumber : Hengky Irawan

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

 

 

16 Klub Sepakbola Usia Dini Ikuti Kompetisi ASKABSI 2023 

0

Wartain com, Sukabumi || Puluhan tim sepakbola berlaga di kompetisi Askabsi 2023, yang dipertandingkan di Lapang Korpri Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Mereka merupakan klub anggota dan Sekolah Sepakbola (SSB) Se-Kabupaten Sukabumi, yang terdiri dari 16 klub dan 32 SSB. Kompetisi tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri,, Sabtu, 12/08/2023.

H. Iyos mengatakan, kompetisi ini merupakan motivasi untuk memunculkan kreasi, dan prestasi. Maka dari itu, dirinya mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan. Kompetisi ini menjadi ajang penyaluran minat dan bakat di bidang sepakbola.

“Kami atas nama pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ujarnya.

Bahkan, dirinya akan menginstruksikan dinas terkait untuk mendorong masyarakat dalam pengembangan potensi dan kemampuan. Hal itu untuk menumbuhkan minat dan bakat serta potensi yang ada.

16 Klub Sepakbola Usia Dini Ikuti Kompetisi ASKABSI 2023

“Ini kegiatan positif yang harus terus kita dorong. Sehingga, anak-anak bisa terjauhkan dari kegiatan yang negatif,” ucapnya.

Dirinya pun berharap, semua pemain dapat berkompetisi dengan sepenuh hati. Sebab, pemain ini membawa nama baik klub.

“Bersemangat dan suguhkan penampilan terbaik,” ungkapnya.

Ketua ASKABSI Budi Azhar mengatakan, tim terbaik akan diikutsertakan pada kompetisi yang lebih tinggi.

“Tim terbaik akan melanjutkan ke provinsi, karena itu jami harap semua tim menunjukan dan mengeluarkan performa terbaiknya,” ungkapnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

Event Cimaja Surfing Festival Dan Sukabumi Ngabumi Dibuka Bupati

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Ribuan masyarakat, memadati kawasan pantai Cimaja, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, untuk menyaksikan pembukaan Cimaja Surfing Festival (Surfival), sekaligus pembukaan Sukabumi Ngabumi, Hari Jadi Kab. Sukabumi ke-153. Sabtu, 12/08/2023.

Acara diawali dengan penampilan debus padjajaran anyar, dari kasepuhan adat  Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan, event Cimaja Surfival dinilai bisa mengoptimalkan potensi yang di anugerahkan untuk Sukabumi, menjadi pembangkit kesejahteraan masyarakat dalam tumbuhnya ekonomi, potensi pariwisata dan sosial.

“Apabila masyarakat bisa memanfaatkan event seperti ini, maka kedepan akan dirasakan manfaatnya. Yang paling penting peran masyarakat itu sendiri akan menentukan maju atau tidaknya suatu daerah,” ucapnya.

Disampaikan Bupati, Pantai Cimaja sudah terdengar gaungnya dikalangan para pecinta surfing atau peselancar air, baik dari dalam maupun luar negeri. Betapa tidak, pantai ini memiliki ketinggian ombak mencapai 4 (empat) meter sehingga cukup adrenalin bagi para penghobynya.

“Ombak di kawasan pantai Cimaja ini tak kalah bagus oleh ombak di pantai Bali, sehingga kawasan Cimaja ini harus dikembangkan secara bersama dengan masyarakat,” ujarnya.

Event Cimaja Surfing Festival Dan Sukabumi Ngabumi Dibuka Bupati

Oleh karena itu, penyelenggaraan event ini akan membawa dampak langsung pada perekonomian masyarakat, serta menjadi ajang promosi yang efektif karena memiliki media value yang sangat besar. Apalagi event tersebut diikuti dari beberapa negara diantaranya Amerika, Austria, Turki, New Zealand dan Jepang.

“Dari lima negara yang mengikuti event ini, tahun depan bisa menjadi 50 negara yang turut memeriahkan,” pintanya.

Tambahnya, event ini diyakini bisa memperkenalkan surfing kepada generasi muda untuk melahirkan atlet baru di Kab. Sukabumi.

“Mudah-mudahan dua kegiatan ini bisa menjadi tapak atau awal membangun pariwisata dan potensi Kab. Sukabumi dimasa depan,” paparnya.

Sebelumnya, Chief Executive Cimaja Surfival Wahid Kian menjelaskan, event Surfival diikuti 101 peserta dari beberapa negara, akan beradu ketangkasan diatas papan surfing menaklukkan ombak Cimaja dengan dibagi menjadi empat kategori yakni Open, Under Sixteen (16), Women dan Eks Patriat.

“Sebanyak sebelas negara yang kita konfirmasi, namun hari ini hanya lima negara. Insya Allah mudah-mudahan ditahun depan alan lebih meriah lagi,” singkatnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

Wujudkan Kondusifitas, Polres Sukabumi Kota Gencar Gelar Program Minggu Kasih

0

Foto by : Humas Polres Sukabumi Kota

Wartain.com, Kota Sukabumi || Setelah konsisten melaksanakan program Jum’at Curhat dan Ngariung Sareng Kapolres, Polres Sukabumi Kota kembali meningkatkan upaya preemtif Kepolisian, dengan menyelenggarakan program Minggu Kasih, untuk menyerap informasi mengenai situasi Kamtibmas, saran hingga aduan masyarakat.

Sebagai salah satu pendukung program Quick Wins Polri, program Minggu Kasih diselenggarakan secara konsisten di setiap minggunya, baik di tingkat Polres maupun Polsek Jajaran yang dihadiri oleh Kapolres atau pejabat utama Polres, para Kapolsek hingga seluruh personel Polri yang bertugas di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasi Humas, Iptu Astuti Setyaningsih menyampaikan, program Minggu Kasih menjadi ruang untuk meningkatkan jalinan komunikasi antara Polri dan masyarakat.

“Tentunya ini meningkatkan jalinan komunikasi antara Polri dan masyarakat, semakin sinergis untuk menyerap informasi kamtibmas dan potensi gangguan kamtibmas dari masyarakat,” ujar Astuti kepada wartawan di Mapolres Sukabumi Kota, Jum’at, 11/08/2023.

“Melalui program inilah, beberapa informasi Kamtibmas mengenai situasi dan potensi gangguan Kamtibmas yang ada di lingkungan masyarakat, dapat kita peroleh dengan cepat sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini,” bebernya.

Lanjut Astuti, “Selain beberapa program pendukung Quick Wins Polri tersebut, Polres Sukabumi Kota juga telah menggagas beberapa inovasi lainnya untuk mendukung terciptanya kondusifitas kamtibmas di wilayah, seperti menyediakan hotline Lapor Pak Polisi-SIAP MAS yang akan mempermudah masyarakat dalam menyampaikan informasi, saran hingga pengaduan ke POlres Sukabumi Kota melalui aplikasi WhatsApp di nomor 0811654110,” lanjut Astuti.

“Semoga program maupun beberapa inovasi ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, kesadaran Masyarakat terhadap kamtibmas meningkat sehingga mampu mewujudkan Kota Sukabumi yang kondusif.” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

Peringati HUT Polwan Ke-75, Jajaran Polda Jabar Gelar Olahraga Bersama Dan Bazar UMKM

0

Foto by : Humas Polda Jabar

Wartain.com, Bandung || Kapolda Jabar Irjen Pol Dr.Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si. MM bersama Istri didampingi Pakor Polwan Polda Jabar, dan Pejabat Utama Polda Jabar, hadir mengikuti kegiatan olahraga bersama personil Polwan Jajaran Polda Jabar, serta adanya Bazar UMKM Polwan dari Satker jajaran Polwan Polda Jabar dalam rangka Hut Polwan yang ke -75 tahun 2023, bertempat di Lapangan Apel Mapolda Jabar, Jumat, 11/08/2023.

Adapun maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah, untuk meningkatkan jalinan silaturahmi dan menjaga kesehatan tubuh, agar supaya dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri tetap Eksis, kompak dan bertanggung jawab.

Disamping itu pula, ada kegiatan Bazar UMKM Polwan yang di ikuti oleh Polwan Satker Jajaran Polda Jabar, untuk bisa membantu menumbuhkan roda perekonomian di wilayahnya masing-masing, dengan beberapa barang dagangan seperti jajanan, baju, aksesoris serta produk kecantikan.

Acara ini di meriahkan dengan beberapa perlombaan seperti, balap karpet dan sarung yang terdiri dari peserta Polwan dan Tamu Undangan dari rekan Kowad, Kowal dan Wara. Serta diakhir kegiatan di berikan hadiah untuk pemenang perlombaan serta undian berhadiah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(M. Nabil)

Kontingen KWARCAB Kabupaten Sukabumi Peserta Raimuna Nasional Dilepas Sekda 

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman selaku Ketua Kwarcab Pramuka, melepas Kontingen Kwarcab Kab. Sukabumi Peserta Raimuna Nasional XII Tahun 2023, di Pendopo Sukabumi, Jumat, 11/08/2023.

Kegiatan Raimuna akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur Graha, mulai 14-21 Agustus 2023.

Dalam laporannya, Ketua Kontingen Nandang Suparman menyebutkan, 32 Peserta Kontingen Raimuna Kab. Sukabumi telah mengikuti Traning Centre, sehingga dalam mengikuti raimuna ini sudah memiliki kesiapan.

Ditempat yang sama, Sekda mengatakan Raimuna Nasional adalah Ajang Pertemuan Pramuka Penegak, Pandega seluruh Indonesia, guna menciptakan Pemuda yang berkebangsaan, berkecakapan dan berkarakter, melalui proses pembentukan karakter Pemuda Indonesia, dengan pendidikan kepramukaan yang kontinyu dan terarah.

“Moment yang sangat penting ini jangan sampai terlewatkan, manfaatkan sebaik mungkin, guna meningkatkan tali persaudaraan dan membangun persatuan dan kesatuan dikalangan para Pramuka melalui kreatifitas produktif,” ungkapnya.

Kontingen KWARCAB Kabupaten Sukabumi Peserta Raimuna Nasional Dilepas Sekda

Sekda berharap, kegiatan Raimuna Nasional memberikan dampak positif bagi para peserta dan daerah.

“Saya berharap hasilnya membanggakan bagi Jawa Barat, khususnya Kabupaten Sukabumi, sekaligus memberikan tambahan wawasan dan pengalaman baru bagi peserta,” ujarnya.

Sekda menegaskan, para penegak yang berangkat ke Raimuna adalah Pramuka pilihan. Untuk itu diminta jaga nama baik sekolah, orang tua, serta Kabupaten Sukabumi Pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut ketua Kwarcab Pramuka, memakaikan Jaket Kontingen kepada ketua Kompi secara simbolis, serta Penyerahan SK  kepada ketua DKC masa bhakti 2023-2027.

Hadir pada acara tersebut Kadisbudpora, Dinas Parawisata, Dinas Pendidikan dan Undangan lainnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Rd. Haraqi Siliwangi)

DISKOMINFO Jawa Barat Gelar West Java Coding Camp

0

Wartain.com, Sukabumi || Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, menggelar acara West Java Coding Camp di Desa Mekarjaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak tanggal 8 Agustus sampai hari ini,  dan resmi di tutup oleh kepala Diskominfo Jawa Barat, Ika Mardiah, Jum’at, 11/08/2023.

West Java Coding Camp ini, melibatkan peserta dari 3 (tiga) desa yaitu, Desa Mekarjaya, Bantarkalong, dan Hegarmanah Kecamatan Warungkiara.

Ika Mardiah menyampaikan,  program coding camp sendiri ini sudah mulai dilaksanakan sejak tahun 2021

“Kami juga terus membuka kerjasama dengan instusi lainnya, karena tentunya kebutuhan terhadap talenta digital ini tidak hanya di pemerintahan saja, di swasta juga sama, ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi para peserta, untuk meningkatkan kemampuannya dan bisa membantu pemerintahan desa,” ungkapnya.

DISKOMINFO Jawa Barat Gelar West Java Coding Camp

Menurutnya, Desa Mekarjaya menjadi salah satu lokus kegiatan West Java Coding Camp ini, karena masuk dalam program kawasan desa digital.

“Saya harap, melalui kegiatan ini para peserta bisa memiliki pengetahuan, terkait dengan teknologi yang ada di tengah-tengah kita, serta bisa mendukung peningkatan ekonomi. Desa Mekarjaya terpilih karena mendapatkan program kawasan desa digital, kemudian desa ini merupakan yang terbaik di antara desa-desa yang ada di Jawa Barat, dan bumdesnya juga menjadi yang terbaik,” terangnya.

Sementara itu, kepala Diskominfo Kabupaten Sukabumi Eka Nandang Nugraha berharap, kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahunnya.

“Mudah mudahan kegiatan West Java Coding Camp, dilaksanakan terus setiap tahunnya di Kabupaten Sukabumi, mengingat ada 381 desa dengan 47 kecamatan dan 5 kelurahan di lingkup Kabupaten Sukabumii,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan cindramata dari Diskominfo Provinsi Jabar kepada Diskominfo Kabupaten Sukabumi serta sertifikat kepada peserta terbaik.***

Editor : Aab Abdul Malik

(RDN)

SMSI Soroti Soal Draft Perpres Tentang Media Organisasi Pers Siber

0

Wartain.com || Organisasi pers Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) terbesar di Indonesia, beranggotakan sekitar 2000 perusahaan pers siber,  sejalan dengan pernyataan Google yang memberi masukan terhadap pemerintah Indonesia.

“Masukan yang disampaikan oleh Google Asia Pasifik itu kami sepakat, karena sudah sejalan untuk memajukan dan pengembangan pers kedepan. Pemerintah seyogyanya memperhatikan masukan Google yang selama ini mempunyai andil besar dalam layanan berbagai informasi dan pendidikan media digital di Indonesia,” kata Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus ketika memimpin rapat pleno SMSI melalui aplikasi Zoom, Jumat, 28/7/2023.

Rapat pleno SMSI yang membahas hal-hal strategis, yang menjadi agenda utama organisasi itu dihadiri para pimpinan SMSI Pusat, dan jajaran pimpinan SMSI Provinsi seluruh Indonesia.

SMSI sendiri secara tegas sudah menolak draf peraturan presiden tentang hak-hak penerbit, yang kalau diterbitkan oleh presiden akan melegitimasi persaingan usaha pers yang tidak sehat. Penolakan ditegaskan kembali dalam rapat pleno, Jumat, 28/08/2023.

Draf hak penerbit (publisher right) seperti yang sudah banyak diketahui kalangan pers, menurut Firdaus dan Michaela Browning Wakil Presiden Google Asia Pacifik, seperti disebutkan dalam tulisannya akan mengancam keberlangsungan perusahaan pers kecil, rintisan (start up).

“Dalam draf itu hanya mengutamakan media tertentu, yang terverifikasi oleh Dewan Pers yang boleh menikmati iklan, meskipun telah berbadan hukum pers,” tutur Firdaus di depan peserta pleno.

Firdaus menilai, peraturan perusahaan (Perpres) yang mengundang perdebatan ini adalah persaingan usaha, yang dibungkus dengan isu profesionalisme pers, bukan semata-mata memajukan kemerdekaan pers, karena menyangkut pendapatan iklan. Semua ini sudah dipahmi para pengurus SMSI.

Para pengurus SMSI yang hadir dalam pleno tersebut antara antara lain Yono Hartono (Wakil Ketua Umum SMSI), Sekretaris Jenderal SMSI M Nasir dan wakilnya Wisnutomo, Ketua Departemen Pengembangan SMSI Pusat Ilona Juwita, serta Dr Retno Intani ZA, MSc (Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan SMSI Pusat), Sihono HT (Yogyakarta), Erris J. Napitupulu, Agus Utama, Zulfikar Tanjung, Benny Pasaribu, dan Ayu Kesuma (Sumatera Utara), Paulus Joris (Maluku), Lesman Bangun (Banten), Abdus Syukur (Nusa Tenggara Barat), Zulnadi (Sumatera Barat), Novrizon Burman (Riau), Izaak Tulalessy, Saswati Matakena (Maluku), dan Iwandije (Gorontalo).

Masukan Google untuk Pemerintah Indonesia

Michaela Browning, Wakil Presiden Google Asia Pacifik yang menangani Urusan Pemerintahan dan Kebijakan Publik memberi masukan pemerintah Indonesia lewat tulisannya berjudul: Sebuah rancangan peraturan berpotensi mengancam masa depan media di Indonesia.

Tulisan Michaela Browning, Selasa 25 Juli 2023 yang dimuat Blog Resmi Google, menjadi perbincangan dan mendapat beragam tanggapan positif dari kalangan pers siber.

Tulisan itu bisa menjadi masukan pengambil keputusan, terutama Presiden Joko Widodo yang disodori menandatanganinya.

Untuk bisa membaca tulisan secara utuh dari Michaela Browning, silakan baca di bawah ini sebagai berikut:

“Sama seperti banyak pemerintah di dunia, kami pun percaya akan pentingnya industri jurnalisme yang sehat dan berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung ekosistem berita yang berkelanjutan, independen, dan beragam.

Sebagaimana yang telah kami sampaikan kepada Pemerintah Indonesia, kami khawatir bahwa, jika disahkan tanpa perubahan, rancangan terbaru Perpres tentang Jurnalisme Berkualitas yang tengah diusulkan saat ini tidak dapat dilaksanakan. Alih-alih membangun jurnalisme berkualitas, peraturan ini dapat membatasi keberagaman sumber berita bagi publik karena memberikan kekuasaan kepada sebuah lembaga non-pemerintah untuk menentukan konten apa yang boleh muncul online dan penerbit berita mana yang boleh meraih penghasilan dari iklan.

Misi Google adalah membuat informasi mudah diakses dan bermanfaat bagi semua orang. Jika disahkan dalam versi sekarang, peraturan berita yang baru ini dapat secara langsung mempengaruhi kemampuan kami untuk menyediakan sumber informasi online yang relevan, kredibel, dan beragam bagi pengguna produk kami di Indonesia. Akibatnya, segala upaya yang telah dan ingin kami lakukan untuk mendukung industri berita di Indonesia selama ini dapat menjadi sia-sia. Kami akan terpaksa harus mengevaluasi keberlangsungan berbagai program yang sudah berjalan serta bagaimana kami mengoperasikan produk berita di negara ini.

Sejak rancangan Perpres tersebut pertama kali diusulkan pada tahun 2021, Google dan YouTube telah bekerja sama dengan pemerintah, regulator, badan industri, dan asosiasi pers untuk memberikan masukan seputar aspek teknis pemberlakuan peraturan tersebut dan untuk menyempurnakannya agar sesuai dengan kepentingan penerbit berita, platform, dan masyarakat umum. Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berdiskusi dengan pemerintah, terutama selama proses harmonisasi. Akan tetapi, rancangan yang diajukan masih akan berdampak negatif pada ekosistem berita digital yang lebih luas.

Kami percaya bahwa penting bagi pengguna, kreator, dan rekan penerbit berita kami untuk harus memahami bahwa jika disahkan dalam versinya yang sekarang, Perpres Jurnalisme Berkualitas akan berdampak sebagai berikut bagi masyarakat Indonesia:

• Membatasi berita yang tersedia online: Peraturan ini hanya menguntungkan sejumlah kecil penerbit berita dan membatasi kemampuan kami untuk menampilkan beragam informasi dari ribuan penerbit berita lainnya di seluruh nusantara, termasuk merugikan ratusan penerbit berita kecil di bawah naungan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Masyarakat Indonesia yang ingin tahu berbagai sudut pandang pun akan dirugikan, karena mereka akan menemukan informasi yang mungkin kurang netral dan kurang relevan di internet.
• Mengancam eksistensi media dan kreator berita, padahal mereka adalah sumber informasi utama bagi masyarakat Indonesia. Tujuan awal peraturan ini adalah membangun industri berita yang sehat, tetapi versinya yang terakhir diusulkan malah mungkin berdampak buruk bagi banyak penerbit dan kreator berita yang sedang bertransformasi dan berinovasi. Kekuasaan baru yang diberikan kepada sebuah lembaga non-pemerintah, yang dibentuk oleh dan terdiri dari perwakilan Dewan Pers, hanya akan menguntungkan sejumlah penerbit berita tradisional saja dengan membatasi konten yang dapat ditampilkan di platform kami.***

(SRM)

FGD Roasting, Wabup: Lebih Intensif Tangani Sunting

0

Wartain.com, Sukabumi || Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri, menghadiri Focus Group Disscusion (FGD) Program Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting (ROASTING). Acara berlangsung di BKPSDM, Jumat 11/08/2023.

Program Roasting yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi, merupakan salah satu upaya untuk menangani stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan

“Menurut survey, di Kabupaten Sukabumi ada 27,3% balita yang harus di pantau pertumbuhannya selama 3 bulan ini, juga ibu hamil yang mempunyai ukuran lengannya kurang dari standar untuk terus di berikan asumsi makanan seperti beras nutrizinc,” ujar Wabup.

Terkait dengan hal tersebut Wabup meminta semua stakeholder harus bergerak dan bergandengan tangan untuk mencapai angka 14% stunting nasional atau zero stunting di kab Sukabumi di tahun 2024.

FGD Roasting, Wabup: Lebih Intensif Tangani Sunting

Karena itu berbagai inovasi yang di laksanakan di masing- masing kecamatan dan desa harus bisa menurunkan angka stunting.

“Melalui berbagai inovasi tersebut masyarakat harus bisa memanfaatkannya dan yang paling penting adalah kontinuitas agar nanti dalam waktu 3 bulan, maka dari itu penanganan stunting dan ibu hamil KEK harus di tangani secara simultan dan terus di monitoring,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut tiga kecamatan melakukan Ekspos progres pencegahan stunting di wilayahnya masing masing, yaitu Kecamatan Warungkiara, Cidolog dan Kalibunder

Hadir Baperlitbangda, Dinkes, DPPKB, Diskominfo, DPMPD, DP3A serta Dinas sosial.***

(Aab)

Sukseskan Surfing Festival, Pemkab Sukabumi Bersihkan Pantai Cimaja

0

Foto by : giksngramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Demi  menyukseskan event Surfing Festival (Surfival), Pemerintah Kabupaten Sukabumi melakukan gerakan bersih pantai di kawasan Pantai Cimaja, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Jumat 11/08/2023.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kab. Sukabumi, Prasetyo mengatakan, aksi bersih-bersih pantai yang melibatkan semua unsur ini guna terciptanya kawasan pantai terlihat bersih dan asri, sehingga bisa memberikan kenyamanan bagi para pelancong yang datang pada event Surfing Festival esok, tanggal 12 Agustus 2023.

“Kita menjaga kawasan ini agar tetap bersih, apalagi ini adalah area surfing di Kab. Sukabumi yang biasa dipergunakan oleh para pe surfing, sehingga harus kita jaga bersama,” ucapnya.

Tak hanya itu kata Ia, aksi ini juga diyakini dapat mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, sehingga disepanjang pesisir pantai bisa terlihat natural akan keindahannya.

Dirinya mengajak, agar seluruh masyarakat Kab. Sukabumi untuk bersama-sama menjaga potensi yang di anugerahkan kepada sukabumi supaya bisa terpelihara dengan baik dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi berbasis agrobisnis dan pariwisata berkelanjutan.

Sukseskan Surfing Festival, Pemkab Sukabumi Bersihkan Pantai Cimaja

“Seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi ayo kita jaga pariwisata ini agar terbebas dari sampah, terutama dalam pengelolaan sampah plastik rumah tangga,” pintanya.

Panitia event Cimaja Surfing Festival, Iman Nulhakim menjelaskan, event Cimaja surfival tahun 2023 begitu diminati oleh para peselancar lokal maupun internasional karena sebagai ajang silaturahim dan pencarian bakat. Ada empat divisi pada event tersebut antara lain divisi Open, Under Sixteen (16), Women dan Eks Patriat.

“Dari keempat divisi ini sangat diminati oleh para atlet, baik atlet nasional maupun internasional. Untuk internasional seperti Amerika, Jepang, Spanyol dan negara lainnya,” jelasnya.

Dirinya berharap, dengan adanya event surfival tersebut bisa melahirkan bibit atlet Sukabumi menjadi atlet nasional.

Acara dilangsungkan dengan penanaman 1000 pohon mangrove secara simbolis oleh pemerintah Kabag SDA yang berlokasi di tepi sungai aliran ke pantai Cimaja.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Raika)