Wartain.com, Jakarta || Ada kabar gembira bagi calon Pekerja Migran Indonesia dengan tujuan penempatan Taiwan. Kini lowongan kerja dibuka kembali.
Dalam pertemuan antara Kepala BP2MI, Benny Rhamdani dengan Otoritas Taiwan yang diwakili Ministry of Labor (MoL) oleh Meng-Liang Chai, kedua pihak akan merealisasikan sektor pertanian bagi Pekerja Migran Indonesia di Taiwan, Raabu 27/09/2023.
Meng-Liang Chai pun berharap, program di sektor pertanian dapat segera terealisasi, serta Pekerja Migran Indonesia dapat mengisi 12.000 peluang kerja di sektor tersebut.
Persiapan awal yang harus dilakukan adalah mengkoneksikan Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI), dengan sistem Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) (Online Endorsement – KDEI Taipei).
Kepala BP2MI mendorong, agar sektor pertanian lebih baik melalui skema Special Placement Program to Taiwan (SP2T). Karena menurutnya, proses penyiapannya akan lebih cepat, dan tidak akan membebani calon Pekerja Migran Indonesia, karena seluruh beban dan biaya proses penempatan ditanggung oleh pemberi kerja, dan Pekerja Migran Indonesia pun dipastikan akan lebih terlindungi.***
Wartain.com, Kota Sukabumi || Unit Reskrim Polsek Sukaraja mengamankan P (23 tahun) dan R (25 tahun), Dua warga Gekbrong Cianjur yang diduga terlibat aksi pencurian di gudang kandang ayam, Kampung Cigadog, Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa 26/09/2023, pukul 14.00 WIB kemarin.
Kedua terduga pelaku tersebut diamankan ke Mapolsek Sukaraja usai sempat diamankan warga. Hal itu disampaikan Kapolsek Sukaraja, kompol Dedi Suryadi kepada awak media, Rabu 27/09/2023.
“Memang betul, pada hari Selasa (26/9) kemarin, kami menerima informasi dari warga mengenai Dua orang yang diduga melakukan aksi pencurian dengan pemberatan di kawasan Gudang kandang ayam di Desa Margaluyu Sukaraja dan tertangkap warga,” ujar Dedi.
“Kami pun langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan mengamankan kedua terduga pelaku berikut barang bukti berupa 1 potong besi 4 inch ukuran 1,5 meter, Dua buah mesin potong besi dan sebuah accu merk Incu,” bebernya.
“Saat ini keduanya sudah kami amankan di Mapolsek untuk dimintai keterangan dan menjalani proses penyidikan,” sambungnya,
Dedi menyebut, aksi pencurian tersebut dilakukan kedua terduga pelaku dengan cara memanjat pintu kandang dan membuka pintu gudang hingga berhasil masuk dan menggasak sejumlah barang senilai hampir 3 Juta Rupiah.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku melakukan aksinya dengan memanjat pintu kandang, kemudian membuka pintu Gudang dan mengambil barang-barang yang saat ini menjadi barang bukti,” sebut Dedi.
“Atas perbuatannya, kedua terduga pelaku ini kami jerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.” pungkasnya.***
Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H Marwan Hamami, menghadiri acara tasyakur binikmat dan tabligh akbar, di Alun-alun Palabuhanratu, Rabu, 27/09/2023.
Acara tersebut digelar, dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke 153, sekaligus juga memperingati maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Peringatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Forkopimcam, ulama, umaro dan masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Bupati Sukabumi H Marwan Hamami menyatakan, peran ulama, umaro dan masyarakat harus sejalan dan seirama untuk mewujudkan pembangunan di Kabupaten Sukabumi yang lebih baik.
Apalagi, keyakinan masyarakat yang mayoritas muslim bisa mendorong misi pertama Kabupaten Sukabumi, yakni membangun sumberdaya manusia yang beriman, berbudaya, dan berdaya saing.
“Kegiatan ini menjadikan satu media untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi positif, dalam rangka perencanaan pelaksanaan pembangunan seperti apa yang kita harapkan ke depan,” ujarnya.
Peringatan Maulid Nabi ini Kata Bupati, kisah suri tauladan yang baik ada pada diri Rasulullah harus menjadi cermin yang bisa diterapkan oleh semua kaum muslimin, untuk saling menghormati dan bertoleransi sesuai dengan akidah islam.
“Saya nitip betul terutama para orang tua yang mempunyai anak didik di pesantren maupun tidak, untuk bisa mengajak dan meyakininya kejalan yang terbaik sesuai ajaran-ajaran syiar islam,” pintanya.
Ia pun menegaskan, dengan derasnya tantangan transformasi informasi digitalisasi yang berkembang saat ini sepatutnya menjadi perhatian bersama, terutama dalam penerapan nilai akidah dasar kepada generasi muda, supaya tidak terbawa arus zaman.
“Mudah-mudahan dengan peringatan ini bisa memperkuat nilai akidah dalam menghadapi era modernisasi saat ini,” tandasnya.***
Wartain.com, Bandung || Ditreskrimum Polda Jawa Barat, mengamankan 16 pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor, yang berasal dari jaringan Lampung dan Sukabumi, Rabu 27/09/2023.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, mengatakan, awalnya pihaknya mengungkap kasus yang dilakukan oleh jaringan Sukabumi. Ini berawal dari laporan 3 (tiga) polisi di Kota Bandung. Sebanyak 11 orang saat itu diciduk.
Mereka mencuri di wilayah hukum Bandung dengan menggunakan dua unit roda empat, kunci T. Titik kumpul di Kiaracondong. Dari pemeriksaan yang dilakukan, 11 orang itu mengaku berasal dari Sukabumi.
Ada 9 motor hasil curian yang diperoleh di Bandung dibawa oleh pelaku ke Sukabumi untuk dijual di sana.Tersangka ada 11 orang, kemudian dari tiga laporan polisi ini korban ada tiga orang,
Selanjutnya, jaringan pencuri yang diungkap polisi yakni jaringan Lampung. Para pelaku jaringan dari Lampung berjumlah 5 orang dan kerap beraksi di wilayah Tasikmalaya.Mereka beraksi dengan menyasar sepeda motor dan mobil yang terparkir di halaman rumah hingga pinggir jalan.
Tak segan, mereka mengancam korban dengan memakai senjata api ketika melakukan aksinya.Total, lima unit motor dan tiga unit mobil diamankan oleh polisi dari pengungkapan itu. Barang hasil curian yang diperoleh oleh pelaku dijual ke seorang penadah di Lampung.***
Wartain.com, Sukabumi || Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri mewakili Bupati,hadir pada acara konsultasi Publik Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan Perkotaan Cikembar dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), yang secara resmi dibuka oleh Direktur Bina Perencanaan tata daerah wilayah 1 Drs Pelopor M, bertempat di Aula Pendopo Kabupaten Sukabumi, Rabu 27/09/2023.
Direktur Bina Perencanaan tata daerah wilayah 1 mengatakan, kegiatan ini di gelar dalam rangka konsultasi publik RDTR wilayah perencanaan Cikembar, akan tetapi selain Kabupaten Sukabumi ada beberapa wilayah di Kabupaten/Kota Provinsi lain yang turut serta pada program tersebut.
“Rencana pembangunan ini di buat secara spesial, untuk sesuatu yang lebih baik di masa yang akan datang dari kondisi kita saat ini untuk semua aspek,” tuturnya.
Sementara itu Wabup mengatakan, Kecamatan Cikembar memiliki posisi yang cukup strategis, di dalam konstelasi pengembangan wilayah di bagian Utara Kabupaten Sukabumi.
Wabup Sukabumi Hadiri Konsultasi Publik RDTR Dan KLHS Kawasan Perkotaan Cikembar
Hal ini dikarenakan Kecamatan Cikembar, menjadi penyangga dan pendukung pengembangan dua kawasan perkotaan, yaitu Kota Sukabumi yang berstatus sebagai pusat kegiatan wilayah yang berskala Provinsi, dan Kota Cibadak yang berstatus pusat kegiatan lingkungan yang berskala Kabupaten, sehingga penyusunan RDTR ini akan berpengaruh besar terhadap pengembangan dua kawasan perkotaan tersebut.
Dikatakan pula, Kecamatan Cikembar dilalui dua jalan utama, yaitu jalan nasional dengan fungsi jalan kolektor primer (jkp-1) yaitu ruas Cibadak-Cikembang, dan jalan provinsi dengan fungsi jalan kolektor primer (jkp-3), yaitu Jalan Palabuan II dari Kota Sukabumi-Cikembang.
“Sebagai kota perlintasan dari wilayah Utara Sukabumi ke Selatan Sukabumi, akan menjadikan Kecamatan Cikembar memperoleh multiplier efek yang besar,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, Kecamatan Cikembar dan sekitarnya didorong menjadi wilayah kegiatan industri, dengan telah berdirinya industri semen dan industri sepatu, serta dialokasikannya kawasan peruntukan industri di wilayah Kecamatan Cikembar seluas 620 hektar.***
Wartain.com, Kota Sukabumi || Ratusan Jama’ah berbaur di Masjid Agung Kota Sukabumi, hadiri acara Kajian Rutin Bulanan, yang dilaksanakan setiap hari Selasa malam Rabu akhir bulan, dan di inisiasi oleh Lembaga Dakwah PCNU Kota Sukabumi, Rabu 26/09/2023.
Ketua Lembaga Dakwah PCNU Kota Sukabumi, KH. Yusuf Mulyadin, MH, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini Alhamdulilah sudah berjalan sampai saat ini terhitung 1 (satu) tahun, dan kini Insya Allah akan bertambah jama’ahnya, karena berkolaborasi dengan Koordinatorat Kader Penggerak NU (KPNU) Sukabumi Raya.
Beliau pun berterimakasih kepada KH. Daden Sukendar, M.Ag selaku Ketua Umum Koordinatorat KPNU Sukabumi Raya, yang sudah berkenan hadir dan akan terus membersamainya dalam kegiatan ini.
Kajian Bulanan Masjid Agung Kota Sukabumi, Disemarakkan Kader Penggerak NU Sukabumi Raya (foto : wartain.com/Daden)
“Alhamdulilah mulai malam ini ke depan Insya Allah kita akan bersama-sama dengan KPNU Sukabumi Raya, mensyiarkan kajian rutin bulanan malam Rabuan ini, saya haturkan terimakasih kepada ajengan KH. Daden Sukendar, sudah bersedia membersamai LD PCNU Kota Sukabumi dalam kegiatan ini,” tuturnya penuh semangat.
Sementara itu, ditempat yang sama, Ajengan Daden Sukendar, yang malam itu didaulat menyampaikan Tausyiyah menyampaikan, ucapan syukur dan bahagianya karena bisa bersama-sama kader penggerak NU di Sukabumi Raya lainnya, mengikuti kegiatan kajian rutin bulanan di Masjid Agung Kota Sukabumi itu.
“Kami haturkan terimakasih kepada DKM dan khususnya kepada guru kita Ajengan KH. Yusuf Mulyadin, yg telah merangkul dan memberikan kesempatan kepada kami KPNU Sukabumi Raya, untuk mengikuti kegiatan mulia ini, smoga kita bisa istiqomah,” ungkapnya penuh harap.
Para jemaah mendengarkan tausiyah dari pemateri dengan seksama (foto : wartain.com/Daden)
Acara Kajian rutin Bulanan ini dilaksanakan sejak pukul 18.00 diawali dengan shalat maghrib berjama’ah, kemudian dilanjutkan pembacaan lstighosah Hadrotusyekh Hasyim Asy’ari, Mahalul Qiyam dan Sholat lsya berjamaah.
Setelah itu, pembacaan bersama Aurod Misbahul Falah Karya Mama Ajengan Gunung Puyuh KH. Ahmad Sanusi, dilanjutkan dengan sambutan Ketua LD PCNU Kota Sukabumi, dan di akhiri Tausyiyah Maulid oleh Ketua Umum KPNU Sukabumi Raya, yg juga sebagai Ketua LAKPESDAM PCNU Kab. Sukabumi.
Ketua panitia pelaksana yang dipercaya sebagai koordinator kegiatan, Ust. Rahmat Santosa, kepada awak media menyampaikan rasa senangnya, karena acara yang diawali dengan shalat Maghrib berjamah ini berjalan dengan lancar.
“Alhamdulilah kegiatan Kajian Bulan ini lebih banyak lagi jama’ahnya, smoga semakin berkah,” ungkapnya.***
Wartain.com, Sukabumi |` Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi, hadirkan sejumlah Narasumber, dalam acara Bimbingan Teknis Lifeskill bagi masyarakat rentan penyalahgunaan dan peredaran gelap markoba, di wilayah Kab. Sukabumi Tahun 2023, Selasa 26/09/2023.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi ini, dihadiri puluhan Satgas Penanggulangan Narkoba Desa Tenjolaya.
Dihari kedua ini, hadir sebagai Narasumber ibu Anita Mulyani dari Dinas Budpora Kabupaten Sukabumi dan Bapak Daden Sukendar, Direktur LENSA Sukabumi, sekaligus sebagai Ketua Umum Yayasan Lensa Bhineka Nusantara.
Dalam paparannya, Anita Mulyani menyampaikan, betapa pentingnya kita semua menjaga orang-orang yg kita cintai disekitar kita dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.
“Ini sangat penting kita perhatikan, bahwa kita wajib menjaga orang-orang yg kita cintai disekitar kita, karena bahayanya akan menghancurkan berbagai sendi-sendi kehidupan,” ungkapnya.
Bimtek Life Skill Desa Tenjolaya Digelar Bagi Masyarakat Rentan Penyalahgunaan Narkoba (foto : wartain.com/Daden)
Sementara itu, Direktur LENSA Sukabumi, Daden Sukendar menyatakan, yang juga penting dilakukan sebagai bentuk pencegahan bahkan juga pemulihan disaat seseorang terdampak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba adalah, peningkatan kesadaran teologis spiritual atau penguatan keimanan dan ketakwaan orang-orang yg kita sayangi di sekitar kita.
“Penting kita perkuat kesadaran teologis spiritual kita, untuk membentengi diri dan orang-orang yg kita cintai dari bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Daden menambahkan, bahkan dalam upaya pemulihan seperti dilakukan di Inabah Pesantren Suryalaya Tasikmalaya, dilakukan melalui dzikir. “Banyak bukti seperti di lnabah Pesantren Tasikmalaya berhasil pemulihan melalui penyadaran teologis spiritual, dzikir,” pungkasnya
Sementara itu, Panitia Pelaksana dari Staf BNNK, Hendra, mengatakan, kegiatan Bimtek ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai senin hingga Rabu. “Ya kegiatan ini selama 3 hari tanggal 25 s.d. 27 hari Rabu besok,” ungkap Hendra.***
Wartain.com, Sukabumi || Pemkab. Sukabumi memberikan penghargaan kepada 110 orang, yang telah berkontribusi menyukseskan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke 153, pada Sukabumi Award 2023, sekaligus penutup Sukabumi Ngabumi, bertempat di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Rabu 27/09/2023.
Sebanyak 110 penerima dari 8 (delapan) kategori ini, berasal dari kalangan instansi pemerintah, perusahaan, masyarakat, pegiat anti Narkoba, ekonomi kreatif, pegawai teladan, seni, kebudayaan, serta lembaga sosial.
Bupati Sukabumi H Marwan Hamami mengatakan, Sukabumi Award 2023 ini diberikan kepada lembaga pemerintah, perusahaan, hingga masyarakat yang telah menyukseskan peringatan HJKS ke 153. Terdapat 64 event yang telah dilaksanakan terhitung sejak tanggal 11 Agustus sampai 30 September 2023.
Pemda Sukabumi Berikan Penghargaan kepada 110 orang yang sudah ikut serta dalam berpartisipasi HJKS Ke-153 (foto : wartain.com/Ikhlas)
“Sukabumi Award ini sebagai bentuk ucapan syukur dan terimakasih pemerintah kepada semua pihak yang berkontribusi memeriahkan pada peringatan HJKS di tahun 2023, sehingga berbakti untuk sukabumi dan berkarya untuk masyarakat bisa berjalan secara baik,” ungkapnya.
Bupati menyampaikan, Sukabumi Award 2023 dapat memotivasi peran aktif semua unsur dalam meningkatkan pembangunan Kabupaten Sukabumi serta meningkatkan komitmen masyarakat bahwa inovatif dan kreatif itu penting untuk kemajuan daerah. Sehingga kedepan mampu bersaing di tengah derasnya tantangan transformasi informasi digitalisasi yang berkembang semakin pesat seperti saat ini.
“Semoga penghargaan ini bisa memotivasi kita untuk terus melakukan yang terbaik, terutama dalam menciptakan kebersamaan dan kemajuan sukabumi kedepan,” ujarnya.
Salah seorang penerima penghargaan, Aam Abdussalam, S.Ag, untuk kategori penggerak UMKM aktif dari DPC APMIKIMMDO Kabupaten Sukabumi (foto : wartain.com/Ikhlas)
Sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi melalui Sukabumi Award 2023 ini diharapkan, dapat memotivasi pegawai dan masyarakat untuk terus berkreasi dan berinovasi.
Salah satu penerima penghargaan, Aam Abdussalam, S.Ag sebagai ketua DPC APMIKIMMDO Kabupaten Sukabumi, untuk kategori asosiasi UMKM teraktif di Kabupaten Sukabumi, mengatakan, penghargaan ini adalah bentuk apresiasi dari pemerintah bagi para penggerak dan pelaku UMKM.
“Alhamdulillah, pemerintah daerah sangat peduli dengan kita, baik bagi para penggerak maupun para pelaku UMKM. Keberpihakan ini menjadi bukti bagi kita, bahwa pemerintah masih hadir untuk kemajuan UMKM,” pungkas Aam.
Diakhir acara Bupati Sukabumi H Marwan Hamami memberikan beberapa penghargaan kepada para penerima Sukabumi Award 2023, untuk seluruh kategori yang sudah ditentukan.***
Wartain.com || Pemerintah resmi melarang TikTok Shop beroperasi di Indonesia mulai Selasa, 26 September 2023. Keputusan itu sejalan dengan terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023.
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas menjelaskan latar belakang yang menjadi alasan pemerintah harus melarang beroperasinya TikTok Shop. Pertama adalah peredaran barang di platform Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PSME) masih belum memenuhi standar.
“Revisi Permendag 50 dilatarbelakangi beberapa isu penting, ada peredaran di platform sistem elektronik masih banyak yang belum memenuhi standar seperti SNI dan sebagainya,” kata Zulhas saat konpers di Kantor Kemendag, Rabu 27/09/2023, mengutip Kumparan.
Alasan kedua, pemerintah memandang adanya perdagangan tidak sehat di platform sistem elektronik. Banyak UMKM mengeluhkan serbuan produk impor di TikTok Shop yang dijual murah merusak pasar.
“Ada juga persaingan yang kurang adil, kurang fair soal harga dan lain-lain. Tentu juga pemerintah di mana pun seluruh dunia akan melindungi UMKM dalam negeri itu pasti,” tegas Zulhas.
Alasan ketiga pelarangan TikTok Shop ini adalah karena daya saing UMKM domestik dinilai masih kurang. “Jangan sampai ada satu media sosial dia jadi e-commerce juga, transaksi juga, toko juga, perbankan juga, semuanya dikuasai. Jangan lupa ada namanya perlindungan data pribadi,” kata Zulhas.
Alasan keempat adalah terkait persaingan usaha yang setara. TikTok Shop menggunakan algoritma data pengguna media sosial untuk merekomendasikan sebuah produk kepada masyarakat.
“Berkembangnya model bisnis perdagangan melalui sistem elektronik yang berpotensi mengganggu ekosistem perdagangan elektronik dengan memanfaatkan data di media sosial,” tutur Zulhas.***
Wartain.com || Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengingatkan para pelaku UMKM di Indonesia agar memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) demi mengembangkan usaha mereka.
“Karena kalau kita mau naik kelas, modal kita harus bertambah. Jadi, ini (pemanfaatan KUR) yang bisa didorong,” kata Deputi IV Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Kemenko Perekonomian Mohammad Rudy Salahuddin di Jakarta, Rabu 27/09/2023, dikutip dari Antara.
Berikutnya, Rudy mengatakan pihak perbankan tidak akan sembarangan dalam memberikan KUR kepada pelaku UMKM. Dia mengatakan pihak perbankan akan memberikan KUR kepada pelaku UMKM yang dinilai dapat mengembalikan dana tersebut.
“Perbankan ini kan tidak nekat memberikan pembiayaan kepada UMKM melalui KUR. Perbankan pasti ada hitung-hitungan. Mereka juga sudah melihat data dan risiko tersebut,” ujar Rudy.
Diketahui, KUR merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan kepada pelaku UMKM yang disalurkan melalui lembaga keuangan dengan pola penjaminan. KUR bertujuan untuk memperkuat kemampuan permodalan usaha dalam rangka pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan dan pemberdayaan UMKM. Selain itu, penyaluran KUR kepada pelaku UMKM juga turut berperan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Data Kementerian Koperasi, dan Usaha, Kecil, dan Menengah menunjukkan bahwa hingga 29 Agustus 2023, realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp148,95 triliun atau 50,15 persen dari target yang telah ditetapkan yaitu Rp297 triliun. Penyaluran KUR tersebut telah menjangkau sebanyak 2,71 juta debitur.
Saat ini, pemerintah terus memacu penyaluran KUR yang efektif, tepat sasaran, serta mampu mencapai target. Salah satu langkah yang dilakukan untuk mengoptimalkan penyaluran KUR adalah berkolaborasi dengan pemerintah daerah (pemda) dalam mendorong pelaku UMKM di daerahnya agar memanfaatkan KUR.
Pemerintah pun akan memberikan apresiasi kepada pemda yang paling banyak menyalurkan KUR kepada pelaku UMKM di daerahnya.***