Wartain.com || Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) V, Asri Mulyawati, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Jampang Tengah, yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Jampang Tengah, Jumat (13/02/2026).
Dalam Musrenbang tersebut ada satu Desa yaitu Desa Bantarpanjang Kecamatan Jampang Tengah yang tidak mengusulkan apapun dalam pembangunan tahun 2027 mendatang.
Dari hal tersebut, Asri menegaskan komitmennya untuk mengawal usulan prioritas masyarakat, khususnya yang selaras dengan tema pembangunan daerah.
Ia menyampaikan bahwa DPRD masih memiliki kesempatan untuk menginput dan mengawal usulan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) hingga 23 Maret mendatang.
“Saya kurang tahu seperti apa alasannya, namun kesempatan masih ada sampai 23 Maret untuk penginputan melalui SIPD DPRD. Jadi usulan yang memang menjadi prioritas bisa segera disampaikan dan dikawal,” ujarnya.
Menurut Asri, arah pembangunan ke depan perlu disesuaikan dengan tema besar yang diusung pemerintah daerah, yakni penguatan agroindustri dan pariwisata. Ia menilai Kecamatan Jampang Tengah memiliki potensi yang dapat dikembangkan dalam sektor tersebut, sejalan dengan program prioritas Bupati Sukabumi pada 2027.
Sebagai putra daerah, Asri menegaskan akan fokus mengawal program yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya yang mendukung pengembangan agrowisata dan sektor pertanian berbasis industri.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur, terutama ruas jalan kabupaten. Menurutnya, perbaikan jalan utama menjadi kebutuhan mendesak guna menunjang konektivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah.
“Kami di DPRD memiliki kewenangan pada jalan kabupaten. Untuk jalan lingkungan memang bukan ranah kami. Karena itu, prioritas hari ini adalah mendorong perbaikan ruas jalan kabupaten, terutama jalan-jalan utama yang menjadi akses vital masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa setiap desa memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, sehingga usulan pembangunan harus disesuaikan dengan kondisi dan kewenangan yang ada agar pelaksanaannya efektif.
Melalui Musrenbang ini, Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menyatukan visi dan komitmen, sehingga perencanaan pembangunan tahun 2027 dapat menjadi titik tolak menuju Kabupaten Sukabumi yang lebih maju dan sejahtera.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)










