26.7 C
Jakarta
Rabu, Juli 1, 2026
Beranda blog Halaman 92

Abah Anom Nahkodai PWI Kabupaten Sukabumi 2026-2029, Didampingi Achmad Zazuli dan Iyan Sopyan

0
Oplus_131072

Wartain.com – Konferensi PWI Kabupaten Sukabumi menghasilkan kepemimpinan baru secara aklamasi. Nuruddin Zain Samsyi alias Abah Anom ditetapkan sebagai Ketua PWI Kabupaten Sukabumi untuk periode 2026-2029 dalam rapat yang digelar Sabtu 16 Mei 2026.

Pemilihan berlangsung lancar, aman, dan tertib di Gedung Pendopo. Dukungan bulat peserta konferensi mengantar Abah Anom memimpin organisasi wartawan tertua di Sukabumi.

Dalam struktur kepengurusan, Abah Anom tidak bekerja sendiri. Ia akan didampingi Achmad Zazuli sebagai Sekretaris dan Iyan Sopyan sebagai Bendahara. Kombinasi ini diharapkan memperkuat soliditas internal dan membuat PWI Sukabumi lebih profesional serta adaptif terhadap perubahan industri media.

Plt Ketua PWI Jawa Barat, Ahmad Syukri, yang hadir memimpin sidang memberikan apresiasi atas kekompakan anggota. Ia menyebut hasil konferensi mencerminkan kedewasaan berorganisasi di tingkat daerah.

“Alhamdulillah konferensi hari ini berjalan lancar, aman, tertib, dan menghasilkan ketua terpilih secara aklamasi. Selamat kepada Abah Anom, semoga mampu menahkodai PWI Kabupaten Sukabumi lima tahun ke depan,” ujarnya.

Ahmad Syukri menegaskan, tugas pengurus baru tidak ringan. Menjaga standar profesionalisme wartawan menjadi prioritas, diiringi upaya mempererat kerja sama dengan Pemkab Sukabumi dan berbagai pemangku kepentingan.

Ia juga menyoroti tantangan eksternal yang sedang dihadapi media lokal. Mulai dari regulasi yang belum sepenuhnya berpihak, hingga efisiensi anggaran yang menggerus pendapatan perusahaan pers daerah.

“Kita tahu media hari ini dihadapkan dengan berbagai persoalan, baik dari sisi regulasi yang masih kurang berpihak maupun keberpihakan anggaran terhadap media. Namun yang paling penting adalah bagaimana kita tetap survive di tengah situasi seperti ini,” ungkapnya.

Meski tekanan industri besar, Ahmad Syukri meminta wartawan tetap menjaga independensi dan etika jurnalistik. Profesionalisme menjadi kunci agar kepercayaan publik tidak luntur.

Ketua terpilih Abah Anom menyambut optimistis. Ia menilai antusiasme anggota menjadi energi positif untuk membesarkan organisasi ke depan.

“Dengan segala kesulitan pasti ada solusi, insyaallah. Yang penting kita tetap solid, kompak, dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah maupun stakeholder lainnya,” katanya.

Untuk mempercepat konsolidasi, tim formatur akan dibentuk dalam tujuh hari kerja. Abah Anom menyebut akan segera menggelar pertemuan dengan KSB dan para penasihat guna menyusun struktur kepengurusan lengkap.

“Formatur akan segera membentuk kepengurusan lengkap. Tunggu saja tujuh hari kedepan, Insya Allah sudah terbentuk,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Abah Anom Terpilih Secara Aklamasi, Pimpin PWI Kabupaten Sukabumi Periode 2026-2029

0
Oplus_131072

Wartain.com – Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Sukabumi berakhir dengan hasil mufakat. Sabtu 16 Mei 2026, Nuruddin Zain Samsyi yang akrab disapa Abah Anom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Kabupaten Sukabumi untuk periode lima tahun ke depan.

Pemilihan berlangsung di Gedung Pendopo dan berjalan lancar, aman, serta tertib. Dukungan penuh dari peserta konferensi mengantar Abah Anom memimpin organisasi profesi wartawan di Sukabumi.

Momentum ini disambut sebagai harapan baru bagi insan pers daerah. Di tengah tekanan regulasi dan efisiensi anggaran, PWI Sukabumi diharapkan mampu menjaga marwah jurnalisme profesional.

Plt Ketua PWI Jawa Barat, Ahmad Syukri, memberi apresiasi atas kekompakan peserta. Ia menilai proses konferensi berjalan sukses tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah konferensi hari ini berjalan lancar, aman, tertib, dan menghasilkan ketua terpilih secara aklamasi. Selamat kepada Abah Anom, semoga mampu menahkodai PWI Kabupaten Sukabumi lima tahun ke depan,” ujar Ahmad Syukri.

Menurutnya, kepengurusan baru menghadapi tugas berat. Menjaga profesionalisme organisasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta stakeholder menjadi prioritas utama.

Ahmad Syukri juga menyinggung tantangan berat yang dihadapi media saat ini. Regulasi yang belum berpihak dan keterbatasan anggaran dinilai mengancam keberlangsungan perusahaan media daerah.

“Kita tahu media hari ini dihadapkan dengan berbagai persoalan, baik dari sisi regulasi yang masih kurang berpihak maupun keberpihakan anggaran terhadap media. Namun yang paling penting adalah bagaimana kita tetap survive di tengah situasi seperti ini,” ungkapnya.

Meski begitu, ia mendorong wartawan tetap menjalankan tugas secara profesional dan independen. Semangat jurnalisme diharapkan tidak surut meski kondisi industri menekan.

Ketua terpilih Abah Anom menyambut amanah itu dengan optimistis. Ia menilai soliditas anggota menjadi modal utama menghadapi tantangan dunia pers ke depan.

“Dengan segala kesulitan pasti ada solusi, insyaallah. Yang penting kita tetap solid, kompak, dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah maupun stakeholder lainnya,” katanya.

Ia memastikan tim formatur kepengurusan baru akan dibentuk dalam tujuh hari kerja. Rembug bersama KSB dan para penasihat akan segera dilakukan untuk menyusun struktur organisasi.

Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi, Aab Abdul Malik, turut bersyukur atas kelancaran acara. Ia berterima kasih kepada PWI Jawa Barat yang memimpin sidang hingga menghasilkan ketua terpilih.

“Alhamdulillah acara berjalan lancar, tertib, dan tidak ada masalah. Terima kasih kepada PWI Jawa Barat yang telah memimpin jalannya sidang hingga menghasilkan ketua terpilih, yaitu Bapak Nuruddin Zain Samsyi atau Abah Anom,” pungkas Aab singkat.***

Editor : M. Nabil

(Dul)

Surat Siswa MI Sidoarjo untuk Presiden Prabowo: Terima Kasih Atas Makan Bergizi Gratis

0
Oplus_131072

Wartain.com – Sebuah surat sederhana dari siswa kelas V MI Darussalam Sidoarjo sampai ke tangan Presiden Prabowo Subianto. Dalam surat itu, Muhammad Marfen menyampaikan rasa terima kasih atas Program Makan Bergizi Gratis yang kini ia nikmati di sekolah.

Surat tersebut diterima Presiden saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nganjuk, Sabtu 16 Mei 2026. Kunjungan itu dirangkaikan dengan peresmian Museum Ibu Marsinah sebagai bentuk penghormatan kepada aktivis buruh dan Pahlawan Nasional Marsinah.

Marfen, siswa kelas V-D MI Darussalam Sidoarjo, menuliskan apresiasinya secara langsung. Ia mengaku senang karena program pemerintah itu memberikan makanan bergizi di sekolahnya.

“Terima kasih Bapak atas makan bergizi gratis. Saya senang menerimanya karena makanannya bergizi,” tulis Marfen dalam suratnya.

Selain menghadiri peresmian museum, Presiden juga meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Agenda itu menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja di Jawa Timur.

Di akhir suratnya, Marfen menyelipkan harapan kecil. Ia ingin suatu saat bisa bertemu langsung dengan Presiden dan mengikuti upacara 17 Agustus di Istana Negara.

“Saya ingin bertemu dengan Bapak Presiden dengan ikut upacara 17 Agustus di Istana Negara, karena cuma bisa melihat di TV,” tulisnya.

Surat itu ditutup dengan doa sederhana. Marfen berharap Presiden Prabowo selalu diberikan kesehatan dalam menjalankan tugasnya.

“Terima kasih Bapak Presiden, sehat selalu,” tutupnya.

Bagi Marfen dan jutaan anak lainnya, program MBG bukan sekadar penyediaan makan siang. Program itu menjadi bentuk nyata kehadiran negara yang dirasakan langsung di lingkungan sekolah.

Badan Komunikasi Pemerintah RI menyebut surat itu sebagai gambaran dampak langsung program pemerintah terhadap generasi muda di daerah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Prakiraan Cuaca Kabupaten Sukabumi, Minggu 17 Mei 2026

0
Oplus_131072

Wartain.com – BMKG memprakirakan wilayah Sukabumi berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang yang disertai angin kencang pada siang hingga sore hari, Minggu 17 Mei 2026.

Berdasarkan data terbaru, suhu di Sukabumi hari ini bergerak di kisaran 19°C hingga 28°C. Matahari terbit pukul 05:54 WIB dan terbenam pukul 17:42 WIB.

Rincian per jam:

1. PagiSiang: Kondisi mostly cloudy hingga berawan. Suhu 26-27°C dengan kelembapan 75-78%. Angin bertiup dari barat daya dengan kecepatan 6-13 km/jam. Peluang hujan masih rendah, sekitar 13-15%.

2. SiangSore: Awan semakin tebal dan potensi hujan meningkat. Pada pukul 13.00-15.00, suhu 26-27°C dengan peluang hujan 16-17%. BMKG mengimbau waspada hujan petir dan angin kencang sesaat di wilayah dataran tinggi seperti Sukabumi.

3. SoreMalam: Cuaca berawan dengan suhu turun ke 22-24°C. Kelembapan tinggi mencapai 93-100% dan peluang hujan 15-24% pada sore hari. Malam hari kondisi cenderung berawan dengan peluang hujan kecil, hanya 3%.

Imbauan BMKG

Masyarakat Sukabumi diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan, terutama menjelang sore dan malam hari. Kondisi atmosfer lokal berpotensi memicu perubahan cuaca ekstrem secara mendadak.

UV Index tertinggi terjadi siang hari di level 9 atau sangat tinggi, jadi pakai pelindung kulit jika beraktivitas di luar.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Dadan Ramdani Terpilih Menjadi Ketua RT 03 RW 09 Desa Sayati

0

Wartain.com, Bandung || Pemilihan Ketua RT.03 RW.09 Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung,  berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme masyarakat pada Sabtu (16/5/2026). Kegiatan yang digelar di Masjid Al Ihsaniyah V tersebut dihadiri oleh warga RT.03 RW.09 Desa Sayati.

Sebelum pelaksanaan pemilihan, terlebih dahulu dilaksanakan pembentukan panitia pemilihan Ketua RT.03 bersama Sekretaris Desa Sayati, Bapak Yana, dan masyarakat setempat. Pembentukan panitia dilakukan sebagai bentuk persiapan agar proses pemilihan dapat berjalan tertib, transparan, dan demokratis.
Setelah panitia terbentuk, masyarakat kemudian melaksanakan musyawarah untuk menentukan bakal calon dan calon Ketua RT.03. Dari hasil musyawarah tersebut, ditetapkan dua calon Ketua RT, yaitu Bapak Dadan Ramdani dan Bapak Dudu.

Proses pemilihan dilakukan secara langsung oleh masyarakat sebagai bentuk demokrasi dan partisipasi warga dalam menentukan pemimpin lingkungan yang baru.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Sayati, Bapak Yana, Ketua RW.09 Bapak Eko, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang ikut menyaksikan jalannya proses pemilihan hingga selesai.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Bapak Dadan Ramdani berhasil memperoleh kepercayaan masyarakat dan resmi terpilih sebagai Ketua RT.03 RW.09 Desa Sayati untuk periode selanjutnya.

Ketua panitia pemilihan, Erick Kosmawar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam menjaga kelancaran serta ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Semoga Ketua RT terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik serta membawa kemajuan bagi lingkungan RT.03 RW.09,” ujarnya.

Pemilihan Ketua RT ini diharapkan dapat semakin mempererat kebersamaan serta meningkatkan semangat gotong royong di tengah masyarakat Desa Sayati.***

Editor : Aab Abdul Malik

(M. Nabil)

Satu Gol Pemutus Asa Lawan: Persis Solo Jaga Peluang Selamat dari Jurang Degradasi

0

Wartain.com – Persis Solo sukses mengamankan tiga poin krusial demi menjaga asa bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air, BRI Super League. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut berhasil menumbangkan perlawanan sengit Dewa United dengan skor tipis 1-0. Kemenangan bernilai emas ini menjadi bukti nyata bahwa harapan dan motivasi Persis Solo untuk lolos dari jerat degradasi masih menyala sangat kuat. Sabtu, 16 Mei 2026.

Gol tunggal penentu kemenangan Persis Solo dicetak oleh bek tangguh mereka, Luka Dumancic, pada menit ke-75 babak kedua. Memanfaatkan momentum skema serangan yang matang, Dumancic berhasil menyarangkan bola ke gawang Tangsel Warriors julukan Dewa United yang langsung disambut gemuruh riuh seisi stadion. Gol di fase krusial ini tidak hanya mengubah papan skor, tetapi juga menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi seluruh skuad dalam sisa waktu pertandingan.

Secara statistik, jalannya pertandingan menunjukkan kontras strategi yang sangat menarik antara kedua tim. Dewa United sebenarnya tampil sangat dominan menguasai jalannya laga dengan mencatatkan 66 persen ball possession serta mengalirkan 534 umpan sukses dari total 612 percobaan (akurasi mencapai 88 persen). Skuad Dewa United juga tercatat melakukan hingga 51 kali sentuhan di dalam kotak penalti Persis Solo dan melepaskan 55 umpan ke sepertiga akhir lapangan guna menggempur pertahanan tuan rumah.

Kendati terus ditekan, Persis Solo yang hanya memegang 34 persen penguasaan bola justru tampil jauh lebih efektif, klinis, dan berbahaya. Anak-anak asuh Laskar Sambernyawa mampu menciptakan 13 peluang berbahaya (chances created) dan melepaskan total 16 tembakan, di mana 8 di antaranya mengarah tepat ke gawang (shots on target). Sebaliknya, dominasi penguasaan bola Dewa United terasa hambar karena mereka hanya mampu menghasilkan 8 peluang dan cuma melepaskan 3 tembakan tepat saran sepanjang 90 menit.

Kunci keberhasilan Persis Solo mengunci kemenangan ini terletak pada kedisiplinan dan solidnya lini pertahanan mereka saat meredam gelombang serangan lawan. Laskar Sambernyawa tampil spartan dengan mencatatkan 32 kali intersep (intercepts) dan 21 kali sapuan bersih (clearances) untuk memotong setiap aliran bola matang Dewa United. Penampilan disiplin ini membuat frustrasi lini depan lawan sekaligus memastikan gawang tuan rumah tetap aman dari kebobolan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Dengan hasil akhir 1-0 ini, Persis Solo membuktikan bahwa di tengah situasi sulit dan tekanan klasemen bawah, harapan untuk bangkit dan bertahan di BRI Super League itu masih ada. Tambahan tiga poin ini menjadi modal yang sangat berharga bagi tim kebanggaan warga Solo untuk menatap laga-laga penentu berikutnya. Sementara bagi Dewa United, kekalahan ini menjadi evaluasi besar atas kegagalan mereka mengonversi dominasi permainan menjadi gol di atas lapangan.

Tambahan 3 poin dari pertandingan ini membuat Persis Solo kini mengoleksi 31 poin dari 33 laga, merapatkan jarak dengan zona aman untuk lolos dari ancaman turun kasta. Di sisi lain, Dewa United tertahan di papan atas dengan 53 poin.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Yosep)

Laga Sengit di Gelora Kie Raha, Malut United dan Persita Harus Puas Berbagi Angka

0

Wartain.com – Malut United gagal memaksimalkan laga kandang terakhir mereka setelah ditahan imbang 1-1 oleh Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Sabtu (16/5/2026) malam WIB tersebut dipenuhi drama jual beli serangan, namun penyelesaian akhir yang kurang klinis memaksa kedua tim harus puas berbagi satu poin.

Pendukung tuan rumah sempat tersentak ketika laga baru berjalan tujuh menit setelah Persita Tangerang berhasil mencuri gol cepat. Memanfaatkan situasi tendangan bebas, Adriano (Andriano Saputra) sukses menjebol jala gawang Malut United yang dikawal Muhammad Ridwan, sekaligus membawa Laskar Cisadane unggul 0-1 dan tampil penuh percaya diri di awal babak pertama.

Tersengat oleh gol cepat tim tamu, Malut United langsung melancarkan gelombang serangan bertubi-tubi untuk menyamakan kedudukan. Upaya keras Laskar Kie Raha baru membuahkan hasil pada masa injury time babak pertama (45+3′) lewat titik putih; eksekusi penalti bomber maut David da Silva sempat ditepis kiper Igor Rodrigues, namun penyerang asal Brasil tersebut dengan sigap menyambar bola rebound untuk mengubah skor menjadi 1-1 sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Malut United tampil luar biasa dominan dan mengurung lini pertahanan tim tamu guna mengincar kemenangan. Berdasarkan data statistik resmi pertandingan, skuad asuhan tuan rumah menguasai jalannya laga dengan ball possession mencapai 62 persen berbanding 38 persen milik Persita, serta menciptakan 8 peluang emas (chances created) di sepanjang pertandingan.

Gencarnya serangan Malut United juga terlihat dari agresivitas mereka yang mencatatkan hingga 40 kali sentuhan di dalam kotak penalti lawan (touch in opp. box), jauh meninggalkan Persita yang hanya membukukan 8 kali sentuhan. Sayangnya, dari total 16 tembakan yang dilepaskan dengan 8 di antaranya tepat sasaran (shots on target), ketangguhan lini belakang Persita yang mencetak 41 intercepts dan 31 clearances membuat skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Dengan hasil imbang ini, posisi kedua tim di papan klasemen tidak banyak mengalami perubahan krusial menjelang akhir musim. Malut United kini tertahan di peringkat kelima dengan raihan 53 poin, sementara Persita Tangerang berhasil membawa pulang satu poin krusial yang menempatkan mereka di posisi kesembilan dengan koleksi 45 poin.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Pemkab Sukabumi Ajak PWI Perkuat Peran Edukasi di Tengah Arus Informasi Digital

0
Oplus_131072

Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendorong Persatuan Wartawan Indonesia untuk kembali aktif menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah. Ajakan itu disampaikan Kepala Diskominfo Yulipri saat mewakili Bupati pada Konferensi PWI Kabupaten Sukabumi, Sabtu 16 Mei 2026.

Yulipri membacakan pesan Bupati Sukabumi yang berhalangan hadir. Dalam pesan tersebut, kepala daerah menekankan pentingnya peran PWI dalam menyebarluaskan program pembangunan kepada masyarakat secara objektif dan bertanggung jawab.

“Pak Bupati berhalangan hadir dan mewakilkan saya pada Konferensi PWI Kabupaten Sukabumi. Beliau berharap PWI kembali berkiprah mendukung pembangunan Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Menurut Yulipri, tantangan media saat ini semakin berat seiring derasnya arus informasi digital. Masyarakat kerap dihadapkan pada berita yang belum tentu benar, sehingga dibutuhkan peran media yang mampu memberikan edukasi dan literasi.

Pemerintah daerah berharap insan pers, khususnya anggota PWI, bisa menjadi penyeimbang di tengah banjir informasi. Informasi yang disampaikan diharapkan menyejukkan, membangun, dan bermanfaat bagi publik.

“Pak Bupati ingin Persatuan Wartawan Indonesia terus mendukung pembangunan daerah dengan memberikan informasi positif kepada masyarakat, sekaligus mengedukasi dan meningkatkan literasi publik,” ujar Yulipri.

Selain itu, ia mengingatkan agar seluruh wartawan tetap berpegang pada kode etik jurnalistik. Prinsip akurasi, keberimbangan, dan kepercayaan publik dinilai menjadi fondasi utama kerja jurnalistik yang profesional.

“Terkait kode etik jurnalistik, kami berharap setiap media dapat memegang teguh prinsip-prinsip dasar jurnalistik tersebut,” tegasnya.

Konferensi PWI menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan insan pers. Sinergi ini diharapkan menciptakan iklim komunikasi publik yang sehat dan mendukung percepatan pembangunan daerah.

Dengan kolaborasi yang solid, Pemkab Sukabumi optimistis masyarakat dapat menerima informasi berkualitas. Informasi yang mencerdaskan dinilai penting untuk menangkal hoaks dan disinformasi yang berkembang di ruang digital.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Polres Sukabumi Kota Panen 10 Ton Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

0

Wartain.com – Polres Sukabumi Kota berhasil memanen sekitar 10 ton jagung dari lahan pertanian seluas dua hektar di kawasan Jalan Limus Nunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari panen raya serentak kuartal II yang dilaksanakan secara nasional dan dipusatkan di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan dipimpin langsung Kapolri dan diikuti jajaran Polda serta Polres seluruh Indonesia melalui sambungan virtual.

Selain panen raya, agenda nasional itu juga dirangkaikan dengan groundbreaking pembangunan 10 gudang ketahanan pangan serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri yang diresmikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai bentuk penguatan ketahanan pangan nasional.

Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Ade Ruli Bahtiarudin mengatakan, panen jagung tersebut menjadi salah satu bukti keterlibatan Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan.

“Panen jagung ini merupakan wujud komitmen Polres Sukabumi Kota dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Selain menjaga situasi kamtibmas, Polri juga hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian,” ujar IPDA Ade Ruli.

Menurutnya, keberhasilan panen tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, kelompok tani hingga stakeholder lainnya.

“Alhamdulillah, dari lahan seluas dua hektar ini berhasil dipanen sekitar 10 ton jagung. Tentunya hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bersinergi bersama seluruh elemen masyarakat dalam mendukung swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional,” tambahnya.

Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Melalui kolaborasi yang baik antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan ini dapat berjalan optimal serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Hujan Disertai Angin Kencang Picu 18 Bencana di Kota Sukabumi

0

Wartain.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Sukabumi pada Jumat (15/5/2026) menyebabkan sejumlah kerusakan di berbagai titik. Hujan deras yang turun sejak siang hingga sore hari disertai angin kencang memicu sedikitnya 18 kejadian bencana dalam sehari.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, kejadian yang dilaporkan didominasi pohon tumbang, kerusakan atap rumah, rumah ambruk, tembok roboh, hingga banjir limpasan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Yoseph mengatakan, seluruh laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti petugas bersama unsur terkait di lapangan.

“Tim BPBD langsung bergerak cepat melakukan assessment dan penanganan sementara di lokasi kejadian bersama unsur terkait. Alhamdulillah sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa,” ujar Yoseph.

Ia menyebut beberapa kejadian yang cukup menonjol di antaranya pohon tumbang di Jalan Stadion Suryakencana, Kelurahan Dayeuhluhur, kemudian tembok pembatas perumahan ambruk di Perum Amaranta, Kelurahan Benteng.

Selain itu, angin kencang juga menyebabkan sejumlah atap rumah warga rusak dan terbawa angin di wilayah Baros, Nyomplong, Dayeuhluhur, hingga Tipar.

Tak hanya itu, banjir limpasan turut terjadi di RT 05 RW 01 Kelurahan Sindangsari akibat tingginya debit air saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Menurut Yoseph, pihak BPBD bersama aparat kewilayahan masih terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terutama saat hujan deras dan angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon besar maupun bangunan yang rawan roboh,” katanya.

BPBD Kota Sukabumi mencatat total 18 kejadian bencana tersebar di sejumlah wilayah, meliputi pohon tumbang, rumah rusak, atap beterbangan, tembok roboh, hingga genangan dan banjir limpasan.

Petugas juga memastikan setiap laporan warga ditangani secepat mungkin guna meminimalisir dampak serta risiko yang lebih besar.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik