26.7 C
Jakarta
Sabtu, Mei 16, 2026

Latest Posts

Hujan Disertai Angin Kencang Picu 18 Bencana di Kota Sukabumi

Wartain.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Sukabumi pada Jumat (15/5/2026) menyebabkan sejumlah kerusakan di berbagai titik. Hujan deras yang turun sejak siang hingga sore hari disertai angin kencang memicu sedikitnya 18 kejadian bencana dalam sehari.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, kejadian yang dilaporkan didominasi pohon tumbang, kerusakan atap rumah, rumah ambruk, tembok roboh, hingga banjir limpasan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Yoseph mengatakan, seluruh laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti petugas bersama unsur terkait di lapangan.

“Tim BPBD langsung bergerak cepat melakukan assessment dan penanganan sementara di lokasi kejadian bersama unsur terkait. Alhamdulillah sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa,” ujar Yoseph.

Ia menyebut beberapa kejadian yang cukup menonjol di antaranya pohon tumbang di Jalan Stadion Suryakencana, Kelurahan Dayeuhluhur, kemudian tembok pembatas perumahan ambruk di Perum Amaranta, Kelurahan Benteng.

Selain itu, angin kencang juga menyebabkan sejumlah atap rumah warga rusak dan terbawa angin di wilayah Baros, Nyomplong, Dayeuhluhur, hingga Tipar.

Tak hanya itu, banjir limpasan turut terjadi di RT 05 RW 01 Kelurahan Sindangsari akibat tingginya debit air saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Menurut Yoseph, pihak BPBD bersama aparat kewilayahan masih terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terutama saat hujan deras dan angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon besar maupun bangunan yang rawan roboh,” katanya.

BPBD Kota Sukabumi mencatat total 18 kejadian bencana tersebar di sejumlah wilayah, meliputi pohon tumbang, rumah rusak, atap beterbangan, tembok roboh, hingga genangan dan banjir limpasan.

Petugas juga memastikan setiap laporan warga ditangani secepat mungkin guna meminimalisir dampak serta risiko yang lebih besar.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.