Wartain.com – Majelis Permusyawaratan Rakyat menggelar Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD pada Jumat, 14 Agustus 2026. Agenda kenegaraan tahunan itu dimajukan dua hari dari biasanya karena 16 Agustus 2026 jatuh pada hari Minggu.
Presiden Prabowo Subianto hadir sebagai pembicara utama. Ia dijadwalkan menyampaikan dua pidato penting di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan.
Dua Agenda Sekaligus di Kompleks Parlemen
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro memastikan, 14 Agustus 2026 Presiden akan menjalani dua agenda besar.
“Jadi pidato Presiden di Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD akan dilaksanakan di tanggal 14 Agustus di hari Jumat,” ujar Juri dalam konferensi pers di Kemensetneg, 31 Juli 2026.
Agenda pertama, Prabowo menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR.
Agenda kedua, ia membacakan Pidato Pengantar RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di Sidang Paripurna DPR.
Laporan Tahunan dan Arah Kebijakan 2027
Dalam Sidang Tahunan, Presiden secara konstitusional menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara kepada MPR.
Ketua MPR Ahmad Muzani menyebut pertemuan dengan Presiden pada 3 Agustus lalu membahas hal itu secara intens.
“Kedatangan kami mengundang kehadiran Presiden Republik Indonesia sebagai Kepala Negara untuk menyampaikan laporan tahunan atas kinerja lembaga-lembaga negara,” kata Muzani.
Selain laporan, pidato kenegaraan Prabowo juga menjadi panggung penyampaian arah besar pemerintahan. Isu yang disorot: ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi industri, dan penciptaan lapangan kerja.
Prabowo sebelumnya menegaskan seluruh kekayaan sumber daya alam harus diprioritaskan untuk kepentingan bangsa dan kesejahteraan rakyat. Ia juga menargetkan perluasan hilirisasi agar nilai tambah tetap berada di dalam negeri.
Untuk fiskal, pemerintah telah menyampaikan angka kunci Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2027 pada Mei 2026 lalu. Nota Keuangan APBN 2027 akan menjadi turunan teknisnya.
Bahasa Kebangsaan dan PPHN
Dalam pertemuan dengan Pimpinan MPR, Prabowo juga membahas konsep Pokok-Pokok Haluan Negara. Ia meminta konsep tersebut dikaji ulang secara komprehensif dan diputuskan payung hukumnya, apakah melalui TAP MPR, UU, atau instrumen lain.
MPR juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan diplomasi luar negeri ke sejumlah negara.
Sidang Dimulai Pagi, Selesai Sebelum Jumat
Sidang Tahunan dan Sidang Bersama dimulai pukul 08.30 WIB. Rangkaian acara: Pidato Ketua MPR, Pidato Ketua DPD, lalu Pidato Kenegaraan Presiden, dan ditutup Pidato Pengantar APBN 2027.
Turut hadir Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para mantan Presiden dan Wakil Presiden, Ketua lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, serta duta besar negara sahabat.
Dengan dimajukannya jadwal, pemerintah berharap seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI tetap berjalan khidmat tanpa benturan dengan hari libur.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
