26.7 C
Jakarta
Rabu, Juli 1, 2026
Beranda blog Halaman 93

Jajaran Kodim 0622 Ikuti Launching Program Percepatan Pembentukan KDKMP oleh Presiden RI 

0

Wartain.com – Program percepatan pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi diluncurkan secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026). Peluncuran operasional 1.061 koperasi tersebut dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Di Kabupaten Sukabumi, jajaran Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi mengikuti kegiatan peresmian secara virtual dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu. Acara itu dihadiri unsur Forkopimda, camat, hingga kepala desa setempat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut pembentukan koperasi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Ia mengatakan proses pembangunan koperasi berjalan cepat, mulai dari tahap konsep hingga realisasi fisik.

“Dalam tujuh bulan kita bisa membangun 1.061 koperasi, dan secara fisik yang sudah selesai lebih dari 9.000 gedung,” kata Presiden.

Menurutnya, koperasi desa akan menjadi wadah ekonomi bersama yang dimiliki masyarakat dan diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat bawah.

“Koperasi ini akan jadi milik bersama dan membantu ekonomi kekeluargaan Indonesia. Mari kita percaya diri untuk mewujudkan Indonesia kuat dan bangsa yang hebat,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah ingin memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat melalui penguatan ekonomi desa.

Menurut Zulkifli, program koperasi desa menjadi bagian dari cita-cita besar pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari tingkat paling bawah.

“Negara hadir bukan untuk segelintir kelompok, tetapi hadir untuk mendorong ekonomi masyarakat. Melalui koperasi desa ini, Presiden bercita-cita ekonomi tumbuh dari bawah,” katanya.

Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, mengatakan saat ini pembangunan koperasi di wilayah Kabupaten Sukabumi terus berjalan secara bertahap.

Ia menyebut sudah ada 57 unit koperasi yang selesai dibangun dan tersebar di sejumlah kecamatan. Dalam waktu dekat, fasilitas penunjang operasional koperasi juga akan mulai dilengkapi.

“Mulai dari rak, kendaraan motor, truk, hingga pick up akan didukung secara bertahap oleh PT Agrinas,” ujarnya.

Letkol Agung berharap keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa serta menopang aktivitas ekonomi warga di tingkat paling bawah.

“Karena koperasi ini nantinya akan menopang sendi-sendi kehidupan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat desa,” kata dia.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Polres Sukabumi Kota Gandeng Pesantren Perkuat Pembinaan Generasi Muda dan Pelestarian Budaya

0

Wartain.com – Upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan kalangan pesantren terus dilakukan Polres Sukabumi Kota. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi kamtibmas yang digelar Kapolres Sukabumi Kota Sentot Kunto Wibowo ke Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath yang dipimpin M Fajar Laksana, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Sukabumi Kota bersama sejumlah pejabat utama Polres Sukabumi Kota. Selain mempererat hubungan dengan tokoh agama, kunjungan itu juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sukabumi Kota.

Dalam sambutannya, AKBP Sentot Kunto Wibowo mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan keluarga besar Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath.

“Pertama-tama, izinkan kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas sambutan yang begitu hangat, meriah, dan penuh nuansa budaya khas Pondok Pesantren Modern Zikir Al Fath,” ujar AKBP Sentot.

Ia menilai, pondok pesantren tersebut tidak hanya menjadi tempat pendidikan agama, namun juga memiliki peran besar dalam menjaga seni dan budaya tradisional.

“Hari ini kami melihat secara langsung bahwa Pondok Pesantren Modern Zikir Al Fath bukan hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi pusat pelestarian budaya dan seni tradisional yang sangat penting untuk terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Kapolres juga mengapresiasi sistem pendidikan berjenjang yang diterapkan pondok pesantren, mulai dari tingkat PAUD hingga Madrasah Aliyah. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan komitmen pesantren dalam mencetak generasi muda yang unggul dalam ilmu agama, pendidikan, dan akhlak.

Selain itu, AKBP Sentot turut memberikan penghargaan kepada KH. M Fajar Laksana atas dedikasinya dalam melestarikan seni budaya warisan leluhur, khususnya pencak silat Maung Bodas.

Ke depan, Polres Sukabumi Kota berkomitmen mendukung berbagai program positif pondok pesantren, baik dalam pembinaan generasi muda maupun pelestarian budaya daerah.

“Kami melihat banyak nilai positif yang dapat dikembangkan bersama demi menciptakan generasi muda yang berkarakter, berakhlak, dan cinta terhadap budaya bangsa,” katanya.

Sementara itu, KH. M Fajar Laksana menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan jajaran Polres Sukabumi Kota.

“Atas nama keluarga besar pondok pesantren, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres beserta rombongan yang telah berkenan hadir dan bersilaturahmi dengan kami,” ucap Fajar Laksana.

Menurutnya, hubungan antara ulama, santri, dan aparat keamanan harus terus dijaga untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan persatuan di tengah masyarakat.

“Ketika keduanya berjalan beriringan, maka insyaAllah akan lahir masyarakat yang aman, religius, dan penuh persaudaraan,” tuturnya.

Ia juga berharap hubungan baik antara Polri dan pondok pesantren dapat terus terjalin demi kemaslahatan umat dan bangsa.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Hujan Ekstrem Dua Hari Picu Longsor dan Banjir di Sukabumi, Akses Jalan Putus

0
Oplus_131072

Wartain.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sukabumi selama dua hari berturut-turut memicu sejumlah bencana. Dari Kamis 14 Mei 2026 sore hingga Jumat 15 Mei 2026 pagi, BPBD mencatat lima titik kejadian di wilayah berbeda.

Salah satu titik terbaru berada di Kampung Legok Nyenang, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh. Jumat pagi, tebing penahan tanah di jalan lingkungan ambrol setelah diguyur hujan deras sejak sore sebelumnya.

Material longsor sepanjang 6 meter dengan tinggi 3 meter menutup akses jalan. Akibatnya, kendaraan roda dua tidak bisa melintas. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi langsung turun ke lokasi. Daeng Sutisna selaku manajer pusat pengendalian operasi menyebut penanganan awal terkendala minimnya material penahan.

“Koordinasi sudah dilakukan bersama desa, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, relawan, dan warga. Saat ini kami butuh bronjong dan karung untuk antisipasi longsoran susulan,” jelas Daeng, Jumat 15 Mei 2026.

Kejadian serupa terjadi Kamis sore di Perum BMI 3, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar. Tebing setinggi 8 meter ambruk dan menimpa rumah warga. Bagian kamar dan dapur rusak berat, lima jiwa mengungsi untuk menghindari risiko.

Petugas gabungan dari P2BK, kecamatan, pemerintah desa, TNI-Polri, Tagana, dan relawan telah melakukan asesmen dan koordinasi penanganan di lokasi.

Di waktu yang hampir bersamaan, hujan lebat juga memicu banjir dan longsor di Kampung Bojongkokosan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda. Sekitar pukul 16.00 WIB, air merendam empat rumah dengan 18 jiwa terdampak.

Longsoran di wilayah itu mengancam dua rumah yang dihuni tujuh jiwa. Selain itu, kolam ikan milik warga ikut rusak akibat material tanah yang terbawa arus.

BPBD mengimbau warga di daerah rawan tebing dan aliran sungai untuk tetap waspada. Hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi memicu bencana susulan di wilayah Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Tokoh Mahasiswa Jabar Kritik Balik Sahroni: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Panggung Sensasi

0
Oplus_131072

Wartain.com – Riyan Hidayatullah menilai kritik Ahmad Sahroni terhadap polemik utang Wagub Jawa Barat justru kehilangan arah substansi dan lebih condong menjadi panggung opini politik.

Menurutnya, publik tentu tidak anti kritik. Namun kritik yang sehat seharusnya fokus pada transparansi kebijakan dan penyelesaian masalah, bukan menggiring kegaduhan dengan menyeret nama keluarga serta lingkar personal ke ruang konsumsi politik.

‘Kalau memang ingin membela kepentingan rakyat, dorong pembuktian hukum dan keterbukaan data secara utuh. Jangan berhenti pada sentilan yang ramai di media tapi miskin arah penyelesaian,’ tegasnya, Sabtu 16/05/2026.

Riyan juga menyebut gaya politik seperti itu hanya memperlihatkan betapa sebagian elite lebih sibuk membangun persepsi dibanding menghadirkan solusi nyata. Baginya, keberanian politik tidak diukur dari seberapa keras menyerang di depan kamera, tetapi seberapa konsisten memperjuangkan kepentingan publik tanpa tebang pilih.

‘Rakyat hari ini sudah lelah dengan politik gaduh. Sedikit masalah dipelintir jadi panggung moral, padahal substansi persoalan dibiarkan kabur. Kritik jangan berubah jadi alat mencari sorotan,’ ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pejabat publik memang wajib dikritik, tetapi etika dan proporsionalitas tetap harus dijaga agar demokrasi tidak berubah menjadi arena saling serang demi kepentingan politik sesaat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Jelang Tol Beroperasi, Pemkot Sukabumi Gencarkan Promosi Wisata Kota

0

Wartain.com – Pemerintah Kota Sukabumi mulai memperkuat promosi sektor pariwisata menjelang dibukanya akses jalan tol menuju Sukabumi yang diperkirakan akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui kegiatan Sukabumi Tourism yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Sabtu (16/05/2026).

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana mengatakan program Sukabumi Tourism merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Sukabumi dalam memperkenalkan berbagai potensi wisata yang dimiliki daerah.

“Program ini menjadi bagian dari strategi pengembangan sektor pariwisata menjelang dibukanya akses jalan tol menuju Sukabumi yang diproyeksikan semakin meningkatkan mobilitas wisatawan ke wilayah Sukabumi,” ucapnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya Pemerintah Kota Sukabumi telah melaksanakan program Sukabumi Walking Tour yang mengajak peserta berkeliling kota sambil mengenal bangunan heritage, sejarah kota, hingga kuliner khas Sukabumi.

Kini, kegiatan tersebut dilanjutkan melalui Sukabumi City Tour sebagai putaran kedua dari program promosi wisata daerah.

Wakil Wali Kota juga mengapresiasi kolaborasi lintas perangkat daerah dalam mendukung kegiatan tersebut, termasuk penyediaan armada wisata untuk peserta city tour.

“Kota Sukabumi memiliki banyak potensi yang dapat menjadi daya tarik wisata, mulai dari wisata sejarah, budaya, toleransi, hingga kuliner khas daerah,” lanjutnya.

Menurut Bobby, Kota Sukabumi juga dikenal sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia dengan keberagaman tempat ibadah dan bangunan heritage yang berdiri berdampingan sebagai simbol keharmonisan masyarakat.

Selain itu, Balai Kota Sukabumi yang menjadi lokasi kegiatan turut menjadi bagian dari kekayaan sejarah kota karena merupakan bangunan peninggalan kolonial Belanda yang masih mempertahankan arsitektur khas Sunda.

“Melalui program Sukabumi Tourism, Pemerintah Kota Sukabumi berharap sektor pariwisata dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, sekaligus memperkuat identitas Kota Sukabumi sebagai kota kecil yang kaya sejarah, budaya, dan keramahan,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Persik Kediri Tak Berdaya di Rumah Sendiri, Persija Jakarta Pulang Bawa Poin Penuh

0

Wartain.com – Persija Jakarta sukses mencuri tiga poin penuh setelah menumbangkan tuan rumah Persik Kediri dengan skor meyakinkan 3-1 dalam lanjutan laga BRI Liga 1 yang digelar di Stadion Brawijaya, Kediri. Sempat tertinggal lebih dulu di awal babak pertama, skuad Macan Kemayoran berhasil bangkit berkat efektivitas penyelesaian akhir dan dominasi skema bola-bola udara yang gagal diantisipasi oleh lini pertahanan Macan Putih. Sabtu, 16 Mei 2026.

Pertandingan langsung berjalan sengit sejak menit awal, di mana Persik Kediri berhasil memecah kebuntuan terlebih dahulu pada menit ke-23. Berawal dari skema serangan terukur, Jose Enrique sukses menggetarkan jala gawang Persija Jakarta lewat sebuah sundulan tajam yang memanfaatkan umpan silang matang. Gol ini sempat membakar semangat ribuan suporter tuan rumah yang memadati stadion.

Namun, keunggulan Persik Kediri tidak bertahan lama. Hanya berselang dua menit, tepatnya pada menit ke-25, Persija Jakarta langsung membalas dengan skema yang identik. Memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah, Hannan berhasil menyambut umpan lambung dengan sundulan kepala yang akurat, mengubah papan skor menjadi imbang 1-1 sekaligus mengembalikan rasa percaya diri tim tamu hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan semakin dikuasai oleh Persija Jakarta secara taktis. Macan Kemayoran kembali menghukum lini belakang Persik Kediri pada menit ke-63 melalui skema andalan mereka malam itu. Gustavo berhasil mencetak gol kedua Persija, lagi-lagi lewat sundulan kepala yang terarah setelah memanfaatkan umpan silang akurat, membalikkan kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan tim tamu.

Tidak butuh waktu lama bagi Persija untuk mengunci kemenangan mereka. Hanya dua menit berselang, tepatnya pada menit ke-65, Gustavo kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak brace. Berbeda dari skema sebelumnya, gol penutup ini lahir melalui sebuah eksekusi tendangan keras dari dalam kotak penalti yang menghujam deras tanpa mampu dibendung oleh penjaga gawang Persik Kediri.

Berdasarkan statistik akhir pertandingan, Persija Jakarta memang tampil sedikit lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 51% dan akurasi operan sebesar 87% dari total 472 operan. Meskipun kedua tim sama-sama melepaskan 9 tembakan, efisiensi Persija yang mencatatkan 38 sentuhan di kotak penalti lawan menjadi pembeda utama. Hingga peluit panjang ditiup, skor 1-3 tetap bertahan untuk kemenangan dramatis Persija Jakarta.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, PPJNA 98 Sebut Bentuk Nyata Keberpihakan pada Buruh

0
Oplus_131072

Wartain.com – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu 16 Mei 2026. Momentum ini dinilai menjadi penanda penghormatan negara terhadap sejarah panjang perjuangan buruh Indonesia.

Ketua Umum PPJNA 98 Anto Kusumayuda menyebut langkah tersebut lebih dari sekadar agenda seremonial. Menurutnya, peresmian ini memperlihatkan keberpihakan nyata pemerintah terhadap kelompok pekerja yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

“Peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah ini menunjukkan bahwa Presiden Prabowo memiliki perhatian besar terhadap perjuangan kaum buruh. Ini bukan hanya membangun bangunan fisik, tetapi membangun memori kolektif bangsa tentang perjuangan keadilan sosial,” kata Anto.

Anto menilai Marsinah adalah simbol keberanian rakyat kecil dalam memperjuangkan hak pekerja di masa Orde Baru. Karena itu, kehadiran museum memiliki nilai historis sekaligus politik yang mendalam bagi gerakan buruh.

Ia menambahkan, langkah Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara tidak boleh melupakan sejarah rakyat kecil. Selama puluhan tahun, kaum buruh kerap berada pada posisi paling rentan dalam struktur ekonomi nasional.

“Presiden Prabowo ingin menunjukkan bahwa perjuangan buruh adalah bagian dari sejarah besar bangsa Indonesia. Marsinah bukan hanya milik buruh, tetapi simbol keberanian rakyat dalam memperjuangkan keadilan,” ujarnya.

Museum dibangun dekat rumah masa kecil Marsinah di Desa Nglundo. Di dalamnya tersimpan barang pribadi Marsinah, dokumentasi perjuangan buruh era 1990-an, hingga arsip pemberitaan kasus kematiannya yang masih menjadi luka sejarah nasional.

Pemerintah juga membangun rumah singgah di lokasi yang sama. Fasilitas ini diperuntukkan bagi peziarah, aktivis buruh, dan masyarakat umum yang datang dari luar daerah, dengan fasilitas menginap gratis maksimal satu malam.

Anto menyebut rumah singgah memiliki makna sosial yang kuat. Tempat itu menggambarkan semangat gotong royong dan solidaritas antarpekerja tanpa dibatasi persoalan ekonomi.

“Rumah singgah ini menggambarkan semangat kemanusiaan. Buruh dari berbagai daerah bisa datang, belajar sejarah, berdiskusi, dan membangun solidaritas,” katanya.

Peresmian diperkirakan dihadiri ribuan buruh dari Surabaya, Mojokerto, Jombang, hingga Nganjuk. Kehadiran mereka menunjukkan nama Marsinah masih hidup dalam ingatan kolektif gerakan pekerja Indonesia.

PPJNA 98 menilai langkah ini selaras dengan kebijakan pemerintah lain yang berpihak pada pekerja, seperti Satgas Mitigasi PHK dan regulasi perlindungan pekerja transportasi online serta perikanan. Anto berharap museum menjadi ruang edukasi bagi generasi muda agar memahami sejarah ketenagakerjaan Indonesia.

Sebelumnya, Prabowo juga telah menegaskan komitmennya pada Hari Buruh Internasional di Monas. Marsinah sendiri dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 2025 sebagai pengakuan negara terhadap perjuangan buruh dan hak asasi manusia.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Nuruddin Zain Syamsi Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Sukabumi, Dewan Penasehat Aam Abdul Salam Yakin Bawa Perubahan

0
Oplus_131072

Wartain.com – Nuruddin Zain Syamsi alias Bah Anom, resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Sukabumi periode 2026-2029 dalam Konferensi VI yang digelar di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Sabtu 16 Mei 2026.

Pemilihan berlangsung secara aklamasi setelah seluruh peserta menyepakati Bah Anom untuk kembali memimpin organisasi. Ia sebelumnya menjabat sebagai Plt Ketua PWI Kabupaten Sukabumi.

Dewan Penasehat PWI Kabupaten Sukabumi, Aam Abdul Salam S.Ag, menyambut baik hasil konferensi. Mereka menilai pengalaman dan konsistensi Bah Anom dalam menjaga soliditas organisasi menjadi modal penting untuk mendorong perubahan ke arah yang lebih baik.

“Kami yakin di bawah kepemimpinan beliau, PWI Kabupaten Sukabumi akan lebih solid dan mampu menjawab tantangan pers di era disrupsi informasi,” ujar Aam pasca pemilihan.

Aam menegaskan, Bah Anom akan berkomitmen untuk memperkuat profesionalisme wartawan dan menjaga marwah pers sebagai pilar demokrasi. Ia menyebut penguatan internal dan kebersamaan anggota menjadi kunci agar organisasi tetap relevan.

“Kondisi pers saat ini tidak mudah. Karena itu PWI harus kuat, kompak, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” tegas Aam.

Aam, berharap kepemimpinan baru mampu membawa PWI Kabupaten Sukabumi lebih progresif dalam mengawal informasi publik yang akurat dan berimbang.

“Kami berharap ketua baru akan membawa dampak yang baru pula, baik untuk kepentingan anggota maupun organisasi. Kedepan PWI Kabupaten Sukabumi, harus lebih progresif dalam memberikan informasi publik,” pungkas Aam.

Konferensi VI ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga independensi dan profesionalisme pers di Kabupaten Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Pemkab Sukabumi Gerak Cepat Tangani Pohon Tumbang di Jalur Nasional Palabuhanratu–Banten

0

Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menangani peristiwa pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan nasional penghubung Palabuhanratu menuju wilayah Banten di Kecamatan Cikakak, Jumat (15/5/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut sejak sore hari. Sebuah pohon ketapang berukuran besar roboh dan melintang di badan jalan kawasan Jaipong, sehingga menghambat arus lalu lintas dari kedua arah.

Selain menutup jalur utama kendaraan, pohon tumbang juga menyebabkan tiang listrik di sekitar lokasi ikut roboh. Kondisi tersebut membuat proses penanganan dilakukan secara hati-hati demi memastikan keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pemadam Kebakaran langsung menerjunkan personel begitu menerima laporan dari warga. Penanganan dilakukan secara terpadu bersama BPBD, Tagana, aparat kepolisian, serta berkoordinasi dengan pihak PLN.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan, mengatakan respons cepat dilakukan untuk mempercepat pembukaan akses jalan nasional yang sempat terputus akibat material pohon.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan memastikan akses jalan dapat segera kembali normal,” ujarnya.

Menurut Erwin, proses evakuasi membutuhkan waktu karena ukuran batang pohon yang cukup besar. Petugas menggunakan sejumlah alat pemotong dan peralatan penyelamatan guna membersihkan material pohon dari badan jalan.

Di sisi lain, keberadaan tiang listrik yang roboh menjadi perhatian khusus dalam proses penanganan. Untuk mengantisipasi risiko bahaya listrik, petugas berkoordinasi dengan PLN untuk melakukan pengamanan jaringan selama proses evakuasi berlangsung.

Penanganan di lokasi melibatkan dua regu Damkar dengan dukungan personel gabungan lintas instansi. Berkat kerja sama seluruh unsur, material pohon berhasil disingkirkan dan jalur nasional kembali dapat dilalui kendaraan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama di wilayah rawan pohon tumbang dan longsor.

“Alhamdulillah proses penanganan berjalan lancar dan akses lalu lintas kini sudah kembali normal,” pungkas Erwin.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Desa Sukajaya Resmi Desa Wisata Tikukur, Bupati Asjap: Kami Dorong Pariwisata Berbasis Masyarakat

0

Bisnisnews.net – Bupati Sukabumi H. Asep Japar meresmikan Desa Sukajaya , Kecamatan Sukabumi sebagai Desa Wisata Tikukur. Peresmian dilaksanakan dalam momen Festival Seni Budaya Tikukur 2026 di Bale Tkukur, Desa Sukajaya, Sabtu, 16 Mei 2026.

Desa Wisata Tikukur sendiri, merupakan satu dari 31 Desa/Kampung Wisata yang telah dikukuhkan Bupati Sukabumi H. Asep Japar, belum lama ini. Desa tersebut menonjolkan berbagai potensi wilayahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi yang luar biasa. Baik dari sisi alam, budaya, maupun UMKM. Kehadiran desa wisata menjadi salah satu upaya mendorong potensi tersebut dari mulai tingkat desa.

“Kami memiliki potensi yang luar biasa. Dengan adanya desa wisata yang dibantu Komite Ekonomi Kreatif, kami yakin potensi desa dapat terdongkrak,” ujarnya.

Oleh karena itu, bupati mendorong seluruh desa di Kabupaten Sukabumi dapat menggali dan menonjolkan potensi wilayahnya. Hal itu sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian desa ke depannya.

“Kami pun dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat. Ini merupakan upaya untuk membangun pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ucapnya.

Bahkan ke depannya, desa wisata ini bukan hanya menghadirkan destinasi dan atraksi wisata, namun membuka berbagai peluang bagi masyarakat.

“Kehadiran desa wisata ini, bisa membuka peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, mengembangkan UMKM, melestarikan budaya lokal, serta ekonomi kreatif masyarakat,” ungkapnya.

Oleh karena itu, bupati mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi, bersinergi, serta menjaga kelestarian potensi lokal Berbasis sektor pariwisata dan budaya.

“Di samping itu juga, kita harus terus meningkatkan kualitas SDM, membangun pelayanan wisata yang aman, nyaman, dan berkesan bagi wisatawan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukajaya Deden Gunaefi mengatakan, letak geografis desa yang beririsan dengan Kota Sukabumi menjadi nilai lebih. Terutama dalam mengembangkan potensi desanya yang didominasi hasil pertanian, peternakan dan UMKM.

“Warga kota yang ingin menikmati suasana alam,banyak yang berkunjung ke tempat kami. Kami manfaatkan untuk menunjukan potensi yang ada. Alhamdulillah setiap libur, tempat kami selalu ramai dikunjungi,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)