Wartain.com || Sebuah truk tronton bermuatan tanah merah terguling di Jalan Raya Nagrak-Cubadak, RT 02 RW 05, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Minggu 26/10/2025, sekitar pukul 15.30 WIB.
Kendaraan bernomor polisi B 9832 TI itu diketahui membawa muatan tanah sekitar 20 ton dari arah Tol Bocimi Seksi 3 menuju lokasi pembuangan tanah di Tangerang. Namun nahas, saat melintas di jalan menurun, rem truk diduga blong hingga akhirnya terguling dan menabrak pagar Kantor Dinas Sosial setempat.
Diketahui, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sang sopir, Fahrul (29), yang saat itu bersama istrinya, mengaku panik dan langsung membanting setir ke kanan untuk menghindari kecelakaan yang lebih fatal.
“Remnya tiba-tiba blong, saya langsung buang ke kanan supaya nggak kena kendaraan lain. Rencananya mau buang tanah ke Tangerang. Alhamdulillah saya dan istri selamat,” ujar Fahrul kepada wartawan.
Sementara itu, saksi mata Agus (35) menuturkan bahwa dirinya sempat mendengar bunyi klakson berulang dari arah tanjakan sebelum truk terguling.
“Dari atas udah bunyi terus tuh klakson. Biasanya kalau gitu tandanya remnya bermasalah. Saya langsung lari menjauh. Truk itu juga sempat nyerempet tiang listrik. Untungnya nggak kena orang,” katanya.
Agus juga menyebutkan bahwa lokasi tersebut sering terjadi insiden serupa, karena jalan sempit dan tak layak dilalui kendaraan berat seperti truk tronton atau dump truk.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Aipda Edhi Wangsit Wibowo, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kecelakaan kuat dugaan disebabkan sistem pengereman yang tidak berfungsi dengan baik.
“Benar, kendaraan bermuatan tanah dari arah Nagrak menuju Cibadak ini mengalami rem blong dan akhirnya terguling. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material saja,” ungkapnya.
Petugas kepolisian sempat menutup sementara arus lalu lintas dari arah Karang Tengah untuk proses evakuasi kendaraan.
“Kami imbau kepada seluruh pengendara agar selalu berhati-hati dan memeriksa kondisi kendaraan, terutama bagian rem,” tambah Edhi.
Sementara itu, seorang pengendara motor bernama Irpan (23) turut mengalami kerugian material. Motor Yamaha Mio Sporty F 2797 BT miliknya rusak parah setelah terlindas mobil L300 yang mundur saat berusaha menghindari truk tronton.
“Saya langsung loncat ninggalin motor, soalnya L300 di depan saya mundur pas truk itu datang. Untung saya nggak apa-apa, cuma motor yang rusak,” ujarnya.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
