Wartain.com – Tim Nasional (Timnas) Futsal U17 Indonesia harus mengakui ketangguhan tim tuan rumah Spanyol U17 setelah dipaksa menyerah dengan skor telak 0-4. Pertandingan pembuka yang menjadi debut internasional bersejarah bagi skuad Garuda Muda ini berlangsung di arena futsal Castro del Rio, Cordoba, Spanyol, pada Rabu (24/6/2026) malam WIB.
Kekalahan ini terjadi akibat dominasi permainan agresif yang ditunjukkan oleh Spanyol sejak awal laga. Tim matador muda sukses menyarangkan empat gol tanpa balas ke gawang Indonesia yang dikawal oleh Azmi Anugrah. Gol-gol kemenangan Spanyol masing-masing dicetak oleh Pablo Saez Cardona, Arnau Cobos Pareja, Albert Miguel Soleto, dan ditutup oleh eksekusi Roger Galego Llorente di babak kedua.Pertandingan berjalan sengit sejak peluit pertama dibunyikan, di mana Spanyol yang tampil penuh percaya diri langsung menekan lini pertahanan Indonesia.
Skuad Garuda Muda sempat kesulitan mengembangkan permainan akibat skema pressing ketat dari pemain lawan. Hasilnya, saat laga baru berjalan dua menit, Pablo Cardona berhasil memecah kebuntuan dan membawa Spanyol unggul cepat 1-0 lewat tembakan melengkung yang sulit dijangkau kiper Indonesia.
Indonesia bukan tanpa perlawanan dan sempat memperoleh peluang emas untuk menyamakan kedudukan melalui sepakan Muhammad Alfayyadh, namun kokohnya kiper Spanyol, Adrian Martin Rodriguez, berhasil mementahkan peluang tersebut. Menjelang akhir babak pertama, konsentrasi lini belakang Indonesia buyar sehingga Spanyol mampu menambah dua gol tambahan melalui kaki Arnau Pareja dan Albert Soleto, sekaligus menutup paruh pertama dengan skor 3-0.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan anak asuh Indonesia coba ditingkatkan demi mengejar ketertinggalan. Namun, kelengahan transisi bertahan justru mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Roger Llorente untuk menggenapkan keunggulan Spanyol menjadi 4-0. Hingga laga usai, kedudukan tetap tidak berubah dan membuat Indonesia untuk sementara waktu harus berada di posisi bawah klasemen Grup A.
Turnamen bertajuk VI Nations Tournament 2026 ini diikuti oleh enam kekuatan besar futsal dunia yang terbagi ke dalam dua grup. Indonesia sendiri tergabung di Grup A yang merupakan grup neraka bersama tuan rumah Spanyol dan raksasa futsal Amerika Latin, Brasil. Sementara itu, Grup B diisi oleh kekuatan tangguh Eropa dan Afrika lainnya, yakni Prancis, Portugal, dan Maroko.
Menghadapi turnamen level dunia ini, jajaran kepelatihan Timnas Futsal U17 Indonesia telah memboyong total 14 pemain terbaik ke Spanyol. Komposisi skuad ini didapatkan setelah para pemain melewati fase pemusatan latihan (TC) yang sangat intensif di Jakarta sejak awal Juni 2026 demi mematangkan taktik dan fisik.
Dalam laga ini, sektor pertahanan dipercayakan kepada duet penjaga gawang Azmi Anugrah dan Muhammad Rizky Munawir. Sementara di posisi anchor, Indonesia mengandalkan ketangguhan Anak Agung Ngurah Made Kresna, Muhammad Ibnu Alan, Muhammad Revan Aditya, serta Niant Moris Very untuk membendung serangan sporadis lawan.
Di lini serang, rotasi cepat terus dilakukan pada sektor flank dan pivot yang diisi oleh Ardio Ferbrian Dwi Putra, Muhamad Dafa Ramadan, Muhammad Rivail, Muhammad Faisal Gumilang, Boy Brian Salosa, dan Zahi Dzakwan Putra. Meski telah memberikan perlawanan maksimal, ketangguhan fisik dan kematangan taktik pemain Spanyol terbukti masih menjadi tembok besar bagi para pemain muda Indonesia.
Meski menelan kekalahan di laga perdana, ajang internasional di Eropa ini dinilai menjadi ruang evaluasi yang sangat mahal dan pengalaman berharga bagi Timnas Futsal U17 Indonesia. Skuad Garuda Muda diharapkan dapat segera bangkit dan memetik pelajaran penting sebelum melakoni laga berikutnya untuk mengukur kemampuan mereka di level kompetisi tertinggi dunia internasional.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
