Wartain.com – Panggung Milangkala Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, yang ke-44 memanas oleh gelak tawa. Group Lawak Hiblador tampil sebagai bintang hiburan rakyat pada acara puncak sekaligus penutupan, yang berlangsung di Lapang Desa Sirnaresmi, Sabtu malam 30/08/2026.
Kedatangan group asal Cicantayan ini memang sengaja dihadirkan panitia untuk menghibur warga. Aksi bodor dengan lagu-lagu Sunda dan modern, mereka sukses membuat ribuan warga Sirnaresmi tertawa lepas.
Group Hiblador sendiri bukan nama baru di dunia lawak Sunda. Sebelum tahun 2005, grup ini dikenal dengan nama Sawargi. Pada 2006 bertransformasi menjadi Hiblador, singkatan dari Hiburan Lagu dan Bodor.
Markas besar mereka berada di Kp. Cantayan RT 001 RW 001, Desa/Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.
Saat ini Hiblador beranggotakan 13 personil. Dalam perjalannya, mereka sudah 3 kali mengalami perubahan formasi. Untuk personil bodor inti ada 6 orang, yaitu Cewaw, Jaim Wong, Buher, Epot Bolu, Ma Ijem Junior, dan Ma Erot.
Pimpinan grup dipegang oleh Wanwan Juanda yang akrab disapa Cewaw. Di tangannyalah konsep lawak Hiblador terus berkembang mengikuti zaman.
Ciri khas Hiblador adalah kolaborasi komedian Sunda dengan musik calung modern serta musik modern. Joke-joke yang dibawakan pun selalu disesuaikan dengan situasi kekinian agar dekat dengan penonton.
“Kami sih tidak punya ciri khas tertentu, setiap manggung materinya lawaknya akan di sesuaikan dengan kondisi acara,” ungkap Cewaw disela-sela acara.

Tak heran jika grup ini kerap diundang di berbagai hajatan. Mulai dari kenaikan kelas dan perpisahan sekolah, acara 17 Agustusan, pernikahan, gelar budaya/adat, hingga milangkala desa seperti di Sirnaresmi.
“Soal manggung paling sering Kami diundang pada acara kenaikan kelas dan perpisahan sekolah, 17 Agustusan, pernikahan, gelar budaya atau acara milangkala seperti ini,” tambahnya.
Untuk memboyong Hiblador, panitia harus merogoh kocek cukup dalam. Tarif mereka dibanderol mulai 10 juta untuk paket minimal. Untuk paket standar 15 juta. Sementara jika lokasi jauh bisa mencapai 20 juta-an.
“Untuk booking jasa, ya, bisa dinegosiasikan. Pengguna jasa gak usah takut untuk tidak ada keringanan, harga-harga diatas itu normatif ya,” jelas Cewaw.
Meski tarifnya tinggi, peminatnya tidak pernah surut. Daya tarik utama Hiblador ada pada interaksi langsung dengan penonton dan kelucuan yang membumi.
Di Sirnaresmi malam itu, Cewaw Cs membawakan materi lawak seputar kehidupan desa, politik lokal, hingga guyonan rumah tangga. Selipan lagu Sunda dan modern membuat suasana makin hidup.
Warga yang memadati lapangan tampak larut. Dari anak-anak hingga orang tua ikut tertawa dan bertepuk tangan mengikuti setiap punchline.
Dengan tampilnya Hiblador, Milangkala ke-44 Desa Sirnaresmi ditutup meriah. Acara yang awalnya penuh dengan seremoni resmi, berakhir dengan tawa dan kebersamaan warga.***
Catatan redaksi : Bagi yang ingin mengundang, Hiblador bisa dihubungi melalui pimpinannya, Wanwan Juanda (Cewaw) di nomor 081563738733.
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
