Wartain.com – Pemerintah Kota Sukabumi mendorong Mojang Jajaka Kota Sukabumi memperkuat promosi potensi daerah melalui media sosial. Kreativitas generasi muda dinilai menjadi salah satu modal penting untuk mengenalkan pariwisata, seni, budaya, hingga kuliner Sukabumi kepada masyarakat yang lebih luas.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, saat menerima kunjungan Mojang Jajaka Kota Sukabumi di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Kamis (27/8/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi beserta jajaran.
Bobby mengatakan perkembangan media sosial membuka peluang besar bagi Mojang Jajaka untuk mengambil peran lebih luas dalam memperkenalkan berbagai potensi daerah. Menurutnya, promosi tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi dapat dikemas dalam konten kreatif yang dekat dengan karakter generasi muda.
“Di era digital ini, jangan pernah berhenti mempromosikan Kota Sukabumi melalui media sosial masing-masing. Manfaatkan media sosial untuk memperkenalkan potensi seni, budaya, pariwisata, kuliner, maupun berbagai program yang ada di Kota Sukabumi,” ujarnya.
Menurut Bobby, Mojang Jajaka bukan sekadar pemegang gelar. Mereka merupakan representasi putra dan putri daerah yang memiliki tanggung jawab untuk ikut membangun citra positif Kota Sukabumi.
Karena itu, Mojang Jajaka diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, terbuka terhadap masyarakat, serta mampu menyampaikan kekayaan daerah dengan cara yang menarik dan sesuai perkembangan zaman.
“Saya berharap Mojang Jajaka menjadi sosok yang komunikatif, dekat dengan masyarakat, dan mampu membawa seni serta budaya Kota Sukabumi dengan cara yang menarik,” katanya.
Dorongan tersebut juga berkaitan dengan target Pemerintah Kota Sukabumi untuk meningkatkan sektor pariwisata. Bobby menyebut Kota Sukabumi saat ini menempati peringkat keempat dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat dalam tata kelola sektor pariwisata.
Capaian itu, menurutnya, harus menjadi motivasi untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan. Pemerintah daerah bahkan menargetkan Sukabumi mampu menempati posisi teratas di Jawa Barat.
“Kita saat ini sudah berada di posisi keempat. Ke depan, kita akan terus berusaha dan menargetkan Sukabumi bisa meraih juara pertama. Salah satu proses untuk mewujudkan target tersebut adalah melalui promosi yang dilakukan oleh Mojang Jajaka,” tuturnya.
Bobby juga membuka ruang bagi Mojang Jajaka untuk menyampaikan gagasan dan program yang dapat mendukung promosi daerah. Ia menilai ide-ide kreatif dari generasi muda perlu mendapat ruang untuk dikembangkan dan disinergikan dengan program pemerintah.
“Saya juga terbuka terhadap ide dan gagasan kreatif dari Mojang Jajaka. Kalau ada program yang menurut kalian cocok untuk dikembangkan, silakan komunikasikan dengan pemerintah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby turut mengapresiasi prestasi perwakilan Mojang Jajaka Kota Sukabumi yang berhasil meraih penghargaan The Best Parigel. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa generasi muda Sukabumi mampu bersaing sekaligus membawa nama baik daerah.
Ia menegaskan, keterbatasan pemerintah daerah dalam berbagai aspek tidak seharusnya menghambat kreativitas generasi muda. Sebaliknya, kondisi tersebut dapat menjadi ruang untuk melahirkan inovasi dan gagasan baru.
Ke depan, Pemkot Sukabumi berencana memperluas keterlibatan Mojang Jajaka dalam berbagai agenda pemerintahan, termasuk ketika menerima kunjungan tamu dari luar daerah.
Dengan keterlibatan tersebut, Mojang Jajaka diharapkan dapat menjadi wajah Kota Sukabumi dalam memperkenalkan potensi daerah secara langsung sekaligus memperkuat promosi melalui kanal digital.
“Harapannya, Mojang Jajaka benar-benar menjadi bagian dari pembangunan dan promosi Kota Sukabumi. Bersama-sama kita bisa membawa Sukabumi semakin dikenal dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” pungkasnya.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
