Wartain.com – Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional dalam rangka Hari Pangan Sedunia 2026 digelar besar-besaran. Serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota pada Kamis (22/10), Perum BULOG hadir memastikan pangan murah sampai ke masyarakat.
Di Makassar, antusiasme warga pecah. Sejak pukul 06.00 WITA, warga sudah memadati dua lokasi pusat GPM yakni Kantor Kecamatan Tallo dan PD Pasar Makassar Raya, padahal acara belum dibuka.
Di dua lokasi itu, 27 tenda pangan berdiri menyediakan beras SPHP, beras premium, Minyakita, cabai, gula, minyak goreng, daging ayam, hingga produk UMKM lokal.
Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Ito Hediarto yang turun langsung bersama Dirut Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menyebut tingginya animo warga menjadi bukti GPM sangat dibutuhkan.
Lewat program BULOG Peduli, BULOG membagikan 300 paket beras premium 5 kg dan ID FOOD membagikan 1.000 voucher belanja Rp15.000.
Dirut BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan, GPM bukan seremoni. Ini adalah instrumen stabilisasi harga.
“Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote, bahkan sampai kecamatan. Kami pastikan pangan terjangkau hadir,” kata Rizal.
Ia juga memastikan stok untuk Bantuan Pangan Beras Tahap III alokasi Oktober-Desember 2026 sudah siap 100 persen.
“Surat penugasan sudah keluar, beras dan kemasan sudah siap. Kita tinggal tunggu data penerima dari Kemensos, minggu-minggu depan langsung kita salurkan,” ujarnya.
GPM Nasional tahun ini mengusung tema ‘Berinovasi Kini, Menjaga Pangan Masa Depan’. Pelaksanaannya terkoneksi secara telekonferensi dari Jakarta, Medan, Merauke, Pacitan, Bandung, Semarang, hingga Palangka Raya untuk memastikan koordinasi harga pangan nasional tetap terjaga jelang Nataru.***
Editor: Aab Abdul Malik
(Dul)
