26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Latest Posts

HBI Luncurkan Program “Qurban Bersama”, Fokus pada Pemberdayaan dan Dampak Berkelanjutan

Wartain.com || Lembaga Amil Zakat Hidayah Berbagi Indonesia (HBI) resmi meluncurkan program “Qurban Bersama” dengan mengusung tema “Berdaya dalam Berbagi, Bermakna untuk Sesama”. Program ini dirancang tidak hanya untuk menyalurkan daging kurban, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan manfaat.

Peluncuran program tersebut dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan kemanusiaan yang masih dihadapi masyarakat, baik di tingkat nasional maupun global. Di Indonesia, sejumlah wilayah masih berada dalam kondisi rentan akibat bencana maupun tekanan ekonomi.

Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Tamiang, misalnya, berdampak pada ratusan ribu jiwa dan memaksa banyak warga mengungsi. Hingga kini, sebagian masyarakat masih berada di posko pengungsian dan membutuhkan dukungan untuk pemulihan.

Sementara itu, di Jawa Barat, persoalan kemiskinan juga masih menjadi perhatian. Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025 mencatat jumlah penduduk miskin mencapai sekitar 3,65 juta orang. Kerentanan ekonomi dinilai cukup tinggi, terutama di wilayah Priangan Timur seperti Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.

Di tingkat global, krisis kemanusiaan di Gaza, Palestina, turut menjadi perhatian. Keterbatasan akses terhadap pangan, air bersih, layanan kesehatan, dan tempat tinggal masih dirasakan jutaan warga.

Divisi Program HBI, Agus Salim Alhasan, mengatakan bahwa program Qurban Bersama dirancang untuk memberikan dampak yang lebih luas.

“Qurban Bersama kami rancang bukan hanya sebagai penyaluran bantuan, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan harapan dan kekuatan baru bagi masyarakat. Kami akan hadir langsung di wilayah terdampak bencana, sekaligus menjangkau daerah yang selama bertahun-tahun belum merasakan kurban,” ujarnya. Senin, (6/4/2026).

Selain penyaluran, program ini juga mengusung konsep pemberdayaan dari hulu ke hilir. Pengadaan hewan kurban akan melibatkan peternak lokal sebagai upaya mendukung perekonomian masyarakat serta memperkuat sektor peternakan rakyat.

Sebagai tahap awal, penyaluran program akan difokuskan di sejumlah wilayah prioritas. Di Provinsi Aceh, distribusi akan dilakukan di wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh Tamiang. Adapun di Jawa Barat, program ini akan menjangkau wilayah Priangan Timur.

Direktur HBI, Muhammad Fauzi Ridwan, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari gerakan kemanusiaan berkelanjutan.

“Melalui Qurban Bersama, kami ingin mengajak masyarakat melihat kurban sebagai gerakan kebersamaan dan kemanusiaan yang berkelanjutan. Kami berkomitmen menjangkau mereka yang paling membutuhkan, termasuk masyarakat di wilayah terpencil dengan keterbatasan akses pangan,” katanya.

HBI juga menargetkan distribusi ke wilayah yang selama ini minim atau belum pernah menerima kurban dalam kurun waktu lama, termasuk daerah terpencil dengan keterbatasan akses pangan.

Selain di dalam negeri, program Qurban Bersama juga direncanakan menjangkau pengungsi di Palestina sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan global.

Melalui program ini, HBI mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menghadirkan kurban yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak sosial yang berkelanjutan bagi penerima manfaat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ape/Biro Ciamis)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.