Foto : Reuteurs/Craig Hudson
Wartain.com, Washington || Mantan CEO Microsoft Bill Gates tiba di Forum Wawasan Kecerdasan Buatan (AI) bipartisan, untuk seluruh senator AS, yang diselenggarakan oleh Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer (D-NY) di US Capitol di Washington, AS, 13/09/2023 lalu.
Otoritas Amerika Serikat (AS) khawatir soal perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI/Artificial Intelligence). Untuk membahas soal dampak dan regulasi AI, pemerintah mengumpulkan para petinggi perusahaan teknologi dalam sebuah forum khusus.
Diskusi ini diinisiasi oleh Senat Amerika Serikat Chuck Schumer. Para “dewa teknologi” yang turun ke Washington D.C, berdiskusi dengan sekitar 60 senator AS dan perwakilan dari organisasi buruh, perusahaan media, serta aktivis hak asasi manusia.
Schumer mengatakan pertemuan soal AI di Ibu Kota Amerika Serikat tersebut adalah, yang pertama dan digelar tertutup. Dalam pertemuan berikutnya, Schumer berencana membukanya untuk publik.
Selain itu, Sam Altman, CEO pembuat ChatGPT OpenAI, juga sama membersamai yang lain, dan tiba di Forum Wawasan Kecerdasan Buatan (AI) bipartisan untuk semua senator AS, yang diselenggarakan oleh Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer (D-NY), ikut berdiskusi.
Schumer menekankan pentingnya regulasi soal AI menjelang pemilu AS pada 2024, terutama terkait penggunaan deep fakes yaitu konten audio, video, atau gambar, yang diciptakan oleh AI. Pasalnya, konten-konten buatan ‘bot’ tersebut mirip dengan yang diproduksi oleh manusia.
Pada Maret lalu, Musk dan sekelompok ahli kecerdasan buatan meminta pengembangan AI yang lebih canggih, dari GPT-4 buatan OpenAI disetop selama 6 bulan.
GPT-4 adalah teknologi yang mendasari ChatGPT, robot chat yang bisa menciptakan artikel, puisi, dan tulisan lain.
Tampak juga, salah satu pendiri Facebook dan CEO Meta Mark Zuckerberg duduk di kursinya, di dalam Forum Wawasan Kecerdasan Buatan (AI) bipartisan untuk semua senator AS, yang diselenggarakan oleh Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer (D-NY) di gedung senat.
Pemerintah di seluruh dunia khawatir teknologi AI digunakan untuk menciptakan teks, gambar, audio, dan video rekayasa yang tidak bisa dideteksi.
Pada Selasa, Adobe, IBM, Nvidia, dan beberapa perusahaan lain telah menandatangani komitmen memberikan watermark di semua konten ciptaan AI di hadapan Presiden AS Joe Biden.
Berikut adalah daftar “dewa teknologi” yang ikut dalam pertemuan soal AI:
CEO OpenAI, Sam Altman (pemilik ChatGPT)
Pendiri Microsoft Bill Gates
CEO Nvidia Jensen Huang
CEO Palantir Alex Karp
CEO IBM Arvind Krishna
CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk (pemilik X yang dulu bernama Twitter)
CEO Microsoft Satya Nadella
CEO Alphabet dan Google Sundar Pichai
Pendiri Google Eric Schmidt
CEO Meta Mark Zuckerberg (Meta adalah pemilik Instagram, WhatsApp, dan Twitter)
Sumber : CNBC Indonesia
Editor : Aab Abdul Malik
(Tim)
