Wartain.com || Stasiun televisi pemerintah Iran akhirnya mengonfirmasi kabar yang mengguncang dunia pada Minggu malam (1/3/2026). Jasad Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei ditemukan di bawah puing-puing bangunan yang hancur total akibat serangan udara masif yang melumpuhkan jantung pemerintahan di Teheran.
Proses evakuasi yang berlangsung dramatis di zona hijau Teheran berakhir dengan ditemukannya jenazah pria yang telah memimpin Iran selama puluhan tahun tersebut. Tim penyelamat menemukan jasad Khamenei terkubur di bawah lapisan reruntuhan.
Penemuan ini menandai berakhirnya spekulasi mengenai keberadaan sang Pemimpin Agung sejak serangan fajar dimulai. Lokasi penemuan jasad dilaporkan merupakan salah satu gedung pemerintahan paling terproteksi yang menjadi target utama dalam operasi militer bersandi “Operation Epic Fury”.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana menteri Benyamin Netanyahu sudah mengetahui atas meninggalnya ayatollah Ali Khamenei. melalui Truth Social mengonfirmasi kematian tersebut dengan pernyataan keras.
“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, sudah mati. Tulisnya.
Serangan “Operation Epic Fury” sendiri dilaporkan sebagai operasi terkoordinasi yang menghancurkan titik-titik vital Iran, yang meliputi Fasilitas Nuklir, Sistem pertahanan udara, dan gedung pemerintah. Pasca serangan ini, di prediksi harga minyak dunia (WTI) akan melonjak drastis hingga $115 per barel karena ketidakpastian keamanan di kawasan Teluk.
Iran berpotensi jatuh ke dalam kekacauan internal atau pembalasan dendam dari faksi garis keras Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Dunia kini menunggu, apakah ini awal dari perdamaian atau justru pembuka gerbang perang yang lebih besar di Timur Tengah?(***)
Editor : Aab Abdul Malik
(Sule)
