Wartain.com || Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) meluncurkan buku Melanglang Buana, Menyemai Janabijana sebagai catatan perjalanan 200 hari kerja pertama, Jumat 30/05/2025.
Judul ini dipilih karena dipercyai setiap langkah pekerja migran adalah benih kehidupan. Disemai di Korea, Jepang, atau Arab Saudi, tapi akarnya tetap di Indonesia.
Abdul Kadir Karding KemenP2MI menyebutkan “Buku ini bukan sekadar laporan. Ini cara kami bercerita bahwa kami hadir bukan sebagai birokrasi yang kaku, tapi sebagai pelindung yang tahu caranya mencintai yaitu dengan kerja nyata dan kehadiran yang tulus,” ucapnya.
Lebih lanjut Kadir menyebut ini sebagai ruang partisipasi publik. Masukan dari masyarakat yang menjadi bagian penting dalam mengevaluasi kerja kemenP2MI dan merancang langkah ke depan.
“Dan karena ini tanggung jawab publik, kami buat dalam bentuk buku agar mudah dibaca dan dipahami,” tambahnya.
“Inilah wujud komitmen kami untuk terus menjaga dan membersamai para pekerja migran Indonesia, di mana pun mereka berada,” pungkasnya.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
