Wartain.com – Penanganan banjir dan persoalan sampah di Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. TNI Angkatan Udara (TNI AU) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Kecamatan Margahayu, pemerintah desa, dan masyarakat bersinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi banjir.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembersihan dan normalisasi Sungai Cikahiyangan di Jalan Dengdek, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan melibatkan Lanud Sulaiman, Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, Dinas BMPR Provinsi Jawa Barat, Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Satpol PP Kabupaten Bandung, BPBD, Pemerintah Kecamatan Margahayu, Pemerintah Desa Sayati, Pemerintah Desa Margahayu Selatan, serta masyarakat.
Komandan Lanud Sulaiman Marsma TNI Eko Sujatmiko, M.M., turut memperkuat sinergi bersama unsur pemerintah dan kewilayahan dalam penanganan persoalan banjir serta sampah di wilayah Margahayu.
Pembersihan dan normalisasi dilakukan dengan mengangkat sampah serta material yang berpotensi menghambat aliran Sungai Cikahiyangan. Langkah tersebut merupakan bagian dari mitigasi banjir untuk menjaga aliran air tetap lancar dan mengurangi risiko genangan saat debit air meningkat.
Dari sisi teknis, Dinas SDA Provinsi Jawa Barat mendukung penanganan dan normalisasi sungai. Dinas BMPR Provinsi Jawa Barat serta Dinas PUTR Kabupaten Bandung mendukung aspek infrastruktur yang berkaitan dengan pengendalian banjir.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup mendukung penanganan sampah hasil pembersihan. Satpol PP Provinsi Jawa Barat dan Satpol PP Kabupaten Bandung turut mendukung ketertiban kegiatan, sedangkan BPBD mendukung aspek mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
Di tingkat kewilayahan, Pemerintah Kecamatan Margahayu bersama Pemerintah Desa Sayati dan Pemerintah Desa Margahayu Selatan berperan dalam koordinasi dan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Masyarakat turut dilibatkan untuk menjaga kebersihan sungai dan lingkungan secara berkelanjutan.
Camat Margahayu Dr. Nur Hazanah, S.STP., M.Tr.IP., M.A.B., mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam kegiatan tersebut.
“Penanganan banjir dan sampah membutuhkan sinergi bersama. Tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Kolaborasi antara TNI AU, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, kecamatan, desa dan masyarakat menjadi kekuatan bersama dalam menjaga lingkungan serta mengurangi risiko banjir,” ujar Nur Hazanah.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai maupun selokan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai maupun selokan. Apabila melihat penumpukan sampah atau kondisi yang berpotensi menyebabkan banjir, segera laporkan kepada pemerintah setempat agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari semangat Pentahelix Kecamatan Margahayu, dengan mendorong keterlibatan berbagai unsur dalam menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian masyarakat, serta memperkuat upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Melalui sinergi TNI AU, pemerintah provinsi dan kabupaten, pemerintah kecamatan dan desa, unsur kebencanaan, serta masyarakat, diharapkan Sungai Cikahiyangan di Jalan Dengdek dapat terus terjaga kebersihannya, aliran air tetap lancar, dan risiko banjir di wilayah Margahayu dapat diminimalkan.***
Editor : Aab Abdul Malik
(M. Nabil/Biro Bandung)
