26.7 C
Jakarta
Minggu, Juni 7, 2026

Latest Posts

Malam Tahun Baru Berujung Aksi Kekerasan, Empat Pemuda Jadi Korban Pembacokan

Wartain.com || Suasana perayaan malam pergantian Tahun Baru di pusat Kota Sukabumi berubah mencekam setelah terjadi aksi pembacokan yang melukai empat pemuda. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Syamsudin, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, atau tak jauh dari kawasan Balai Kota.

Akibat kejadian itu, keempat korban langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin SH atau RSUD Bunut. Salah satu korban mengalami luka serius pada jari tangan hingga kondisinya nyaris terputus.

Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan identitasnya mengaku terkejut saat mendengar keributan di luar tempat usahanya. Saat keluar untuk melihat kondisi di sekitar lokasi, ia mendapati beberapa pemuda sudah dalam keadaan bersimbah darah.

“Tiba-tiba ramai di luar, pengunjung juga pada keluar. Pas saya lihat, korban sudah banyak darah, langsung dibawa sama temannya ke rumah sakit. Saya tidak tahu kejadiannya bagaimana,” ujar warga tersebut, Jumat (2/1/2026).

Tak lama setelah kejadian, aparat kepolisian sempat mendatangi sejumlah pertokoan di sekitar lokasi untuk mencari rekaman kamera pengawas (CCTV). Namun, kamera yang ada tidak mengarah langsung ke titik kejadian sehingga tidak merekam aksi pembacokan tersebut.

Pihak RSUD R Syamsudin SH membenarkan adanya empat korban luka akibat benda tajam yang masuk ke IGD pada Rabu (1/1/2026) dini hari.

Humas sekaligus Ketua Tim Penanganan Keluhan RSUD Bunut, dr Irfan Nugraha Triputra Irawan, menyampaikan bahwa korban datang hampir bersamaan dengan tingkat luka yang berbeda-beda.

“Benar, sekitar pukul 00.30 WIB ada empat pasien korban pembacokan yang kami terima di IGD,” katanya.

Menurut dr Irfan, dua korban mengalami luka ringan dan telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis. Sementara dua korban lainnya harus menjalani penanganan lanjutan karena luka yang cukup serius.

“Yang luka ringan sudah ditangani di IGD dan dipulangkan. Dua korban lainnya masih dirawat karena kondisinya lebih berat,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat sebagian dari mereka sedang berkumpul di sekitar lokasi, sementara yang lain sedang melintas. Para pelaku diduga melakukan penyerangan secara acak dan tidak dikenal oleh korban.

“Korban tidak mengenali pelaku. Dugaan sementara, penyerangan terjadi secara random karena tidak ada hubungan sebelumnya,” ungkap dr Irfan.

Luka ringan yang dialami korban berada di bagian pipi, bahu kiri, serta punggung. Sementara luka berat dialami dua korban lainnya, masing-masing mengalami luka di tangan dan lutut, serta luka parah di jari tengah tangan kiri yang nyaris terputus.

“Korban dengan luka di jari tengah tangan kiri datang ke IGD dalam kondisi hampir putus. Saat ini masih dalam penanganan intensif,” tambahnya.

Terkait kemungkinan amputasi, pihak rumah sakit belum dapat memastikan dan masih menunggu hasil evaluasi lanjutan dari dokter spesialis ortopedi.

“Keputusan amputasi belum ditentukan. Masih akan dievaluasi di ruang operasi oleh dokter ortopedi,” ujarnya.

Dari karakter luka yang dialami para korban, pihak rumah sakit memastikan luka tersebut disebabkan oleh benda tajam. Namun, jenis senjata yang digunakan pelaku belum dapat dipastikan.

“Lukanya memiliki tepi yang tajam, sehingga kuat dugaan akibat senjata tajam. Namun jenisnya belum bisa kami simpulkan,” katanya.

Keempat korban telah mendapatkan suntikan serum anti tetanus dan hingga kini belum ditemukan tanda-tanda infeksi. Mereka diketahui berusia antara 17 hingga 27 tahun dan seluruhnya berjenis kelamin laki-laki.

Dua orang korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara dua orang lagi  telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi terkait pelaku maupun motif pembacokan tersebut.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.