Wartain.com – Bakal calon Wali Kota Sukabumi yang diusung oleh Partai Demokrat dan Golkar, Mohammad Muraz memastikan mundurnya Airlangga Hartanto dari kursi Ketum Golkar tak mempengaruhi konsentrasinya di Pilkada Kota Sukabumi 2024.
“Enggak (terpengaruh), nanti SK yang didaftar ke KPU itu dasarnya keputusan Kemenhumkam ini pergantian pak Airlangga dengan ketum yang lain kan baru Plt terus ada Munas barangkali SK dari Kumham nya enggak akan selesai sebulan, makanya pimpinan Golkar menyampaikan SK yang keluar tidak akan berpengaruh dalam pengajuan kepada KPU,” kata Muraz saat ditemui pada di Pondok Pesantren Al Fath Kota Sukabumi pada Selasa (13/8/2024).
Diberitakan sebelumnya pasangan Mohammad Muraz dan Andri Hamami dipastikan maju di Pilwalkot Sukabumi 27 November mendatang setelah secara resmi mendapatkan SK dari DPP Demokrat dan Golkar.
“Alhamdulillah artinya dari Demokrat dan Golkar sudah selesai tinggal saya dengan pak Andri dengan relawan kompak untuk berjuang gitu aja yang jelas,” katanya.
Selain itu dirinya juga terbuka jika nantinya ada partai lain yang ikut mendukung, karena Muraz menyadari pergerakan politik saat ini begitu dinamis.
“Komunikasi dijalin tapi kan namanya politik kan fleksibel bisa saja satu partai pindah ke partai lain bergabung bisa saja. Tapi hari ini yang SK lengkap ya Demokrat dengan Golkar jadi pasangan Maju sudah jelas didukung oleh DPP,” pungkasnya.***(RAF)
