26.7 C
Jakarta
Sabtu, Oktober 10, 2026

Latest Posts

Pembacokan di Cireunghas Sukabumi, Tiga Orang Luka Serius

Wartain.com – Tiga orang mengalami luka serius dalam insiden penyerangan yang berujung perkelahian menggunakan senjata tajam di Kampung Gandasoli RT 01/RW 06, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Ketiga korban masing-masing berinisial Y (26), yang menjadi pihak yang diserang, serta SA (35) dan MR (21) yang diduga terlibat sebagai pihak penyerang. Seluruh korban saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD R. Syamsudin, S.H., Kota Sukabumi.

Kapolsek Cireunghas, Iptu Hendrayana, menjelaskan peristiwa tersebut bermula ketika SA bersama sejumlah orang mendatangi rumah korban pada waktu subuh. Saat itu, terdapat tujuh orang di dalam rumah.

“ Saat kejadian, mereka itu kan subuh kejadian itu. Mereka sedang tidur di rumah, didatangi pihak penyerang. Kebetulan di rumah ada tujuh orang yang ada pada saat itu,” kata Hendrayana kepada Koran Gala di Mapolsek Cireunghas, Sabtu (10/10/2026).

Situasi kemudian memanas ketika pihak yang datang melakukan penyerangan dengan membawa senjata tajam. Y disebut melakukan perlawanan hingga bentrokan tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka.

Hendrayana menyebutkan, dua korban berasal dari pihak yang diduga melakukan penyerangan, sedangkan satu korban lainnya merupakan pihak yang diserang.

“Akibat penyerangan itu, ada tiga korban yang saat ini masih dirawat di rumah sakit, baik korban dari penyerang maupun korban yang diserang. Untuk korban, dari pihak penyerang dua orang, dari yang diserang satu orang. Saat ini masih kondisinya masih perawatan intensif di rumah sakit,” ujarnya.

Polisi masih menyelidiki penyebab terjadinya insiden tersebut, termasuk mendalami motif dan persoalan yang melatarbelakangi penyerangan. Sejumlah barang bukti turut diamankan, yakni satu bilah golok dan sebuah gunting.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa tiga orang saksi untuk membantu mengungkap kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Selain melakukan penyelidikan, kepolisian juga berupaya mencegah terjadinya konflik susulan. Koordinasi telah dilakukan dengan unsur pemerintah setempat, mulai dari camat, kepala desa, kepala dusun hingga ketua RT, untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat.

Hendrayana meminta warga tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

“Sebagai antisipasi kejadian lanjutan, saat ini kita sudah memanggil, mengundang camat, kepala desa, kepala dusun, RT, untuk melakukan imbauan ke masyarakat melalui pihak-pihak tersebut agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan yang menambah permasalahan semakin melebar, meluas,” pungkasnya.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.