Wartain.com || Pemerintah Kota Sukabumi terus mempercepat transformasi layanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui kolaborasi erat dengan pemerintah pusat. Langkah ini terlihat dalam audiensi yang dilakukan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, bersama jajaran Disdukcapil Kota Sukabumi dengan Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri pada Senin (8/12/2025) di Jakarta.
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang pelaporan, tetapi juga forum untuk memastikan bahwa seluruh inovasi pelayanan di daerah selaras dengan arah kebijakan Dukcapil pusat. Penyelarasan ini menjadi penting mengingat pelayanan adminduk kini bergerak menuju sistem yang semakin digital, terintegrasi, dan berbasis keakuratan data.
Dalam diskusi, berbagai isu teknis turut dibahas, mulai dari akurasi Nomor Induk Kependudukan (NIK), pemutakhiran data perpindahan penduduk, hingga optimalisasi layanan digital seperti aplikasi identitas kependudukan dan sistem pelayanan berbasis daring.
Wakil Wali Kota Bobby Maulana menegaskan bahwa Pemkot Sukabumi telah melakukan percepatan layanan melalui sejumlah inovasi Disdukcapil. Salah satu yang disorot adalah Mocilegit, platform layanan digital terintegrasi yang makin mempermudah akses masyarakat terhadap dokumen kependudukan.
“Kami menyampaikan progres layanan digital, termasuk program Mocilegit yang terus dikembangkan untuk memastikan masyarakat bisa mengakses layanan adminduk lebih cepat dan efektif,” ujar Bobby.
Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah indikator kinerja Kota Sukabumi mengalami peningkatan signifikan. Cakupan pencatatan akta kelahiran berhasil menempatkan Sukabumi sebagai peringkat pertama di Jawa Barat, bahkan melampaui target nasional. Sementara itu, untuk perekaman dan penerbitan KTP elektronik, Kota Sukabumi berada di posisi keenam nasional dengan capaian mendekati 100%.
Bobby optimistis bahwa penguatan sinergi dengan Dukcapil pusat akan mendorong percepatan implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), perluasan layanan jemput bola, serta peningkatan sarana dan infrastruktur pelayanan.
“Harapannya, koordinasi ini mempercepat transformasi layanan adminduk kita. Masyarakat juga kami dorong untuk segera mengunduh aplikasi identitas digital dan memanfaatkan platform Mocilegit agar layanan bisa diakses dari mana saja,” kata Bobby.*** (RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
